https://www.riauakses.com

  • Beranda
  • Pilihan
  • Riau
  • Lancang Kuning
    • Pekanbaru
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Kampar
    • Siak
    • Indragiri Hulu
    • Indragiri Hilir
    • Rokan Hulu
    • Rokan Hilir
    • Pelalawan
    • Kuantan Singingi
    • Kepulauan Meranti
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Politik
  • Hukum
  • Dunia
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lingkungan
    • Sumber Daya Alam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Video

  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://www.riauakses.com

Iklan Atas

https://www.riauakses.com

  • ";
  • Riau
  • Lancang Kuning
    • Pekanbaru
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Kampar
    • Siak
    • Indragiri Hulu
    • Indragiri Hilir
    • Rokan Hulu
    • Rokan Hilir
    • Pelalawan
    • Kuantan Singingi
    • Kepulauan Meranti
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Politik
  • Hukum
  • Dunia
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lingkungan
    • Sumber Daya Alam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Video

Terbaru

Trending

Pilihan

Video

Home / Hukum /

Warga Nias Gugat UU Desa ke MK Soal Jabatan Kades 6 Tahun, Ini Alasannya 

Sabtu, 28 Januari 2023 | 11:41 WIB  
Editor : Hendrik Khoirul Muhid
Warga Nias Gugat UU Desa ke MK Soal Jabatan Kades 6 Tahun, Ini Alasannya 

Kepala Desa demo tuntut jabatan 9 tahun. Foto: Net

RiauAkses.com - Seorang warga Nias, Eliadi Hulu menggugat Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa (UU Desa) ke Mahkamah Konstitusi (MK) pada Rabu (25/1/2023). Dia meminta agar regulasi jabatan Kepala Desa (Kades) diubah menjadi 5 tahun.

“Meminta kepada Mahkamah Konstitusi agar masa jabatan kepala desa hanya 5 (lima) tahun dengan periodesasi sebanyak 2 (dua) kali,” kata Eliadi dalam keterangan tertulis, Jumat (27/1/2023).

Eliadi meminta MK untuk menguji materil UU Desa terkait Pasal 39 ayat (1) dan ayat (2) yang mengatur tentang masa jabatan dan periodesasi jabatan kepala desa. Pasal 39 ayat (1) dan (2) yang ingin diuji tersebut berbunyi:

(1) Kepala Desa memegang jabatan selama 6 (enam) tahun terhitung sejak tanggal pelantikan.

(2) Kepala Desa sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat menjabat paling banyak 3 (tiga) kali masa jabatan secara berturut-turut atau tidak secara berturut-turut.

Gugatan Eliadi telah masuk dalam permohonan perkara di laman resmi Mahkamah Konstitusi. Eliadi menjelaskan, pengujian tersebut dilatarbelakangi oleh inkonstitusionalitas Pasal 39 UU Desa.

Menurutnya, pasal tersebut bertentangan dengan masa jabatan politis yang diatur UUD 1945. khususnya, kata dia, Pasal 7 yang mengatur masa jabatan dan periodesasi jabatan presiden dan wakil presiden.

Dia menambahkan, regulasi pada UUD 1945 memang hanya mengatur tentang masa jabatan presiden. Namun ruh dan semangat yang terkandung di pasal itu harus dijadikan ilham. Itulah mengapa, masa jabatan dan periodesasi gubernur hingga bupati/wali kota juga lima tahun.

“Sehingga sudah sepatutnya diterapkan di tingkat kepala desa,” katanya.

Menurut Eliadi, kekuasaan yang terlampau besar akan melahirkan tindakan koruptif dan abuse of power. Hal ini senada dengan yang disampaikan oleh Lord Acton yang menyatakan power tends to corrupt, absolute power corrupt absolutely, Kekuasaan cenderung korup, kekuasaan mutlak dipastikan akan korup.

Dia menilai sejak berlakunya UU Desa, paradigma dan political will pemerintah tidak lagi menempatkan desa sebagai wilayah administrasi formalitas belaka. Desa ditempatkan sebagai tiang penyanggah pembangunan negara. Dengan fungsi desa tersebut, Kades diharapkan memiliki kemampuan leadership dan manajerial yang baik dalam menjalankan pemerintahan desa.

“Namun jika faktanya justru terbalik, maka satu-satunya cara adalah dengan melakukan pergantian kepala desa. Namun pergantian tersebut harus menunggu 6 (enam) tahun, waktu yang sangat lama,” ucap dia.

Eliadi juga mengatakan gugatan dilayangkannya karena ada kekhawatiran terkait tuntutan para Kades belakangan ini yang meminta agar masa jabatan diperpanjang hingga 9 tahun. Menurutnya, tuntutan tersebut muncul karena pembentuk UU telah membuka peluang sejak awal dengan menetapkan masa jabatan kepala desa 6 tahun dengan 3 periode.

Dia berpendapat masa jabatan kepala desa hingga 3 periode juga dimanfaatkan oleh pihak-pihak maupun organisasi tertentu agar Jokowi juga dapat menjabat hingga periode.

“Tuntutan ini tentunya akan membunuh demokrasi di tingkat desa dan bertentangan dengan UUD 1945,” ucap dia.

Seharusnya, kata Eliadi, kepala desa yang sedang menjabat saat ini fokus pada pembangunan dan kemajuan desa.

“Jadi ia tidak perlu khawatir dengan jabatannya karena masyarakat desa akan kembali memilih dia pada periode berikutnya,” katanya.

Sebelumnya, Perkumpulan Aparatur Pemerintah Desa Seluruh Indonesia demo di depan Gedung DPR, Senayan, Jakarta pada Selasa (17/1). Mereka ingin masa jabatan kades menjadi 9 tahun. Alasannya, masa jabatan saat ini tidak cukup.

Perpanjangan masa jabatan kades ini bisa dilakukan lewat revisi UU Desa.

Komisi II DPR bahkan telah resmi mengusulkan revisi UU Desa terkait wacana perpanjangan masa jabatan kepala desa menjadi sembilan tahun dalam satu periode.

Wakil Ketua Komisi II DPR, Junimart Girsang mengatakan pihaknya telah mengirim surat ke Badan Legislasi (Baleg) DPR terkait revisi UU tersebut. Dalam surat itu, Komisi II meminta agar revisi UU Desa menjadi inisiatif DPR. (RE-02)

Sumber : Kompas.com

TOPIK TERKAIT

# Kades# 9 Tahun# Gugat# UU Desa# RiauAksesCom# RiauAkses
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • KPU Riau Butuh 20.318 Pantarlatih Pemilu 2024, Cek Syaratnya!

    Politik•
    Sabtu, 28/01/2023 | 11:35 WIB
    RiauAkses.com, Pekanbaru - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Riau membuka lowongan Petugas
  • Akhir Pekan, Wilayah Provinsi Riau Berpotensi Hujan Petir dan Angin Kencang

    Riau•
    Sabtu, 28/01/2023 | 10:53 WIB
    RiauAkses.com - Forecaster on Duty BMKG stasiun Pekanbaru Mia Vadilla mengungkapkan wilayah
  • Peduli Korban Banjir, EMP-PT ITA Bagikan 450 Sembako di Kecamatan Tebingtinggi Barat

    Ekonomi•
    Jumat, 27/01/2023 | 20:44 WIB
    RiauAkses.com, Selatpanjang – EMP – PT Imbang Tata Alam (ITA) menyalurkan sebanyak 450
  • Kecamatan Tebingtinggi Timur Bakal Berbenah di Usia ke-12 Tahun, Bangun Kantor LAM dan Rumah Dinas Camat

    Lancang Kuning•
    Jumat, 27/01/2023 | 19:41 WIB
    RiauAkses.com, Selatpanjang – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti akan membangun Kantor
  • Puncak Perayaan Imlek di Selatpanjang Ditutup Dengan Pawai Cue Lak, Ternyata Begini Sejarahnya

    Lancang Kuning•
    Jumat, 27/01/2023 | 18:21 WIB
    RiauAkses.com, Selatpanjang – Hari keenam perayaan Imlek di Kota Selatpanjang, Kepulauan
Banner Ramadhan TAF - P07

TRENDING

  • Pekanbaru Kota Terbaik II Turunkan Kemiskinan dan Stunting

    Pekanbaru Kota Terbaik II Turunkan Kemiskinan dan Stunting

    Minggu, 26/04/2026 | 17:19 WIB
  • PLN UIP3B Sumatera Siap Salurkan Electrifying Agriculture, Harapan Baru Pembudidaya Ikan di Padang Pariaman

    PLN UIP3B Sumatera Siap Salurkan Electrifying Agriculture, Harapan Baru Pembudidaya Ikan di Padang Pariaman

    Kamis, 30/04/2026 | 19:17 WIB
  • Dibuka Sekretaris Dinas Kominfo Rohil, PWI Rokan Hilir Gelar Konferensi ke VIII

    Dibuka Sekretaris Dinas Kominfo Rohil, PWI Rokan Hilir Gelar Konferensi ke VIII

    Rabu, 29/04/2026 | 12:04 WIB
  • Jemaah Haji Asal Kampar Wafat di Masjid Nabawi, Kanwil Sampaikan Duka Mendalam

    Jemaah Haji Asal Kampar Wafat di Masjid Nabawi, Kanwil Sampaikan Duka Mendalam

    Kamis, 30/04/2026 | 07:00 WIB
  • 453 Jamaah Haji Kampar Diberangkatkan dalam 3 Kloter, Ini Jadwal Lengkapnya

    453 Jamaah Haji Kampar Diberangkatkan dalam 3 Kloter, Ini Jadwal Lengkapnya

    Minggu, 26/04/2026 | 08:00 WIB
  • Viral Video Korban Bullying Hebohkan Publik, Tim Sumber Rohil Tegaskan Kejadian Bukan di Rokan Hilir

    Viral Video Korban Bullying Hebohkan Publik, Tim Sumber Rohil Tegaskan Kejadian Bukan di Rokan Hilir

    Sabtu, 25/04/2026 | 10:30 WIB
  • Prakiraan Cuaca Riau Sabtu 25 April 2026: Hujan Ringan Dominasi Sebagian Besar Wilayah

    Prakiraan Cuaca Riau Sabtu 25 April 2026: Hujan Ringan Dominasi Sebagian Besar Wilayah

    Sabtu, 25/04/2026 | 08:24 WIB
  • Tim Gabungan Tangkap Debt Collector Lakukan Kekerasan dan Pemerasan di Pekanbaru

    Tim Gabungan Tangkap Debt Collector Lakukan Kekerasan dan Pemerasan di Pekanbaru

    Minggu, 26/04/2026 | 16:24 WIB
Banner STMIK In Pekanbaru - P09
    • Ikuti Kami di:



  • Disclaimer     Kontak Kami     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    RiauAkses.com - All Right Reserved
    Desain by : Aditya