Home / Ekonomi /
Kawanan Gajah Masuki Pekanbaru, Acak-acak Tanaman Warga di Rumbai
Gajah masuk ke perkebunan warga di Rumbai, Pekanbaru dan rusak tanaman. Foto: Istimewa
RiauAkses.com, Pekanbaru - Sekelompok gajah Sumatera diduga merusak kebun milik warga di Jalan Tengku Maharani, Rumbai Barat, Pekanbaru. Banyak jejak kaki gajah ditemukan di bekas kerusakan. Selain itu, buah-buahan juga ranggas dimakan binatang berbelalai tersebut.
Nurman Wathon, salah seorang pemilik kebun mengungkapkan, gajah-gajah itu memasuki kebun kala dirinya sedang istirahat tidur. Kejadian tersebut berlaku pada Selasa (24/1/2023). Gajah tersebut merusak sejumlah tanaman siap siap panen seperti pepaya, pisang dan kelapa.
Ternyata gerombolan gajah tersebut sudah mendekati perkebunan sejak sore harinya. Tapi pemilik kebun segera menghalau gajah-gajah tersebut. Nurman menuturkan, gajah memasuki perkebunan saat dini hari sekira pukul 2 hingga 3 WIB.
“Sebelumnya sudah kedengaran dari sore, tapi bisa kami halau sehingga dia pergi. Beberapa hari ini gajah masuk di saat kami tengah tidur, sekitar jam 2-3 dini hari,” kata Nurman, Rabu (25/1/2023).
Akibat kerusakan yang ditimbulkan kawanan gajah tersebut, warga mengalami kerugian. Nurman sendiri mengaku 50 tanamannya tak terselamatkannya. Total kerugian diperkirakan mencapai Rp 7,5 juta.
Nurman menuturkan, konflik gajah dengan pemilik kebun ini bukanlah pertama kali terjadi. Dia menyebut hampir tiap tahun kebun warga di kawasan tersebut diserang kawanan gajah. Pihaknya pun khawatir kehadiran gajah yang kian nekat dapat menimbulkan korban jiwa.
“Kami tak tahu pasti ini gajah liar atau penangkaran, tapi dampaknya merusak kebun masyarakat. Takutnya bisa berakibat ke warga, rumah, bahkan memakan korban jiwa karena sudah masuk ke lingkungan pemukiman,” cakapnya.
Masih menurut Nurman, sejak 2017 lalu, warga sekitar sudah pernah melaporkan hal tersebut ke pihak terkait terutama BBKSDA. Namun meski hampir tiap tahun kawanan gajah mendatangi kebun warga, belum ada respon dari pihak tersebut.
“Ke mana kami mau mengadu? Sementara yang dirusak tak sedikit dan juga untuk kebutuhan sehari-hari,” keluhnya.
Pemilik kebun lainnya yang dirusak gajah, Nababan, juga mengeluhkan hal serupa. Kerugian Nababan lebih parah. Satwa berbadan tambun itu disebutnya telah merusak 130 batang tanaman kelapa miliknya. Kerugian yang dideritanya mencapai puluhan juta.
“Jumlah kelapa yang telah rusak untuk saat ini sekitar 130 batang. Per batangnya itu Rp250 ribu. Beginilah kehidupan yang kami alami,” keluhnya.
Nababan berharap pihak terkait dapat segera menangani permasalahan ini. Sehingga gajah tak lagi masuk ke pemukiman atau perkebunan warga.
“Kami harap gajah ini betul diamankan dan tak masuk ke pemukiman warga. Apalagi memang kami mayoritas petani, namun tanaman telah dirusak sebelum kami menikmati hasilnya,” pungkasnya. (RE-02)
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
Bupati M Wardan Resmi Kukuhkan Pengurus Forum RT/RW Kabupaten Inhil Periode 2023-2027
RiauAkses.com, Indragiri Hilir - Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan mengukuhkan ketua besertaKhas Hotel Pekanbaru Gelar Aksi Sosial Donor Darah Sambut Hari Jadi ke-7 Tahun
RiauAkses.com, Pekanbaru – Dalam rangka menyambut hari jadi ke-7 tahun, Khas Hotel PekanbaruTruk Kontainer Tak Kuat Nanjak, Jalan Lintas Pekanbaru-Pelalawan Macet Parah
RiauAkses.com, Pekanbaru - Tak kuat menanjak, satu truk kontainer dari Pelalawan menuju PekanbaruPendapatan Negara 2022 di Riau Lampaui Pagu Anggaran, Tembus 109,38 Persen
RiauAkses, Pekanbaru - Pendapatan negara di Provinsi Riau 2022 mencapai Rp 34,38 triliun. Angka iniAngka Stunting Riau Tahun 2022 Turun Menjadi 17,0 Persen
RiauAkses.com, Pekanbaru - Menurut data dari Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2022, angka







Komentar Via Facebook :