https://www.riauakses.com

  • Beranda
  • Pilihan
  • Riau
  • Lancang Kuning
    • Pekanbaru
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Kampar
    • Siak
    • Indragiri Hulu
    • Indragiri Hilir
    • Rokan Hulu
    • Rokan Hilir
    • Pelalawan
    • Kuantan Singingi
    • Kepulauan Meranti
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Politik
  • Hukum
  • Dunia
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lingkungan
    • Sumber Daya Alam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Video

  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://www.riauakses.com

Iklan Atas

https://www.riauakses.com

  • ";
  • Riau
  • Lancang Kuning
    • Pekanbaru
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Kampar
    • Siak
    • Indragiri Hulu
    • Indragiri Hilir
    • Rokan Hulu
    • Rokan Hilir
    • Pelalawan
    • Kuantan Singingi
    • Kepulauan Meranti
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Politik
  • Hukum
  • Dunia
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lingkungan
    • Sumber Daya Alam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Video

Terbaru

Trending

Pilihan

Video

Home / Hukum /

Rentetan Kasus Pembunuhan Berantai Wowon CS, Terungkap Setelah Kasus Keracunan 1 Keluarga di Bekasi

Sabtu, 21 Januari 2023 | 10:41 WIB  
Editor : Hendrik Khoirul Muhid
Rentetan Kasus Pembunuhan Berantai Wowon CS, Terungkap Setelah Kasus Keracunan 1 Keluarga di Bekasi

Pelaku pembunuhan berantai. Foto: Net

RiauAkses.com - Kasus keracunan sekeluarga di Bekasi menjadi awal terungkapnya aksi keji pembunuhan berantai. Pelakunya adalah Wowon Erawan alias Aki (60), Solihin alias Duloh, dan Dede Solehuddin.

Kasus bermula dari ditemukannya satu keluarga diduga keracunan di sebuah rumah kontrakan di Bantargebang, Bekasi pada 12 Januari 2023. Tiga dari orang dinyatakan tewas.

Korban adalah Ai Maimunah dan dua anaknya, Ridwan Abdul Muiz dan Riswandi. Seorang anak Ai Maimunah lainnya selamat namun masih dirawat.

Sempat disangka keracunan, Ai Maimunah dan kedua anaknya ternyata dibunuh dengan racun. Pembunuhnya adalah suami Ai Maimunah sendiri yaitu Wowon. Wowon disebut merencanakan pembunuhan tersebut dengan Duloh.

Selain dua pelaku ini, ada tersangka ketiga di pembunuhan Bekasi itu yaitu Dede Solehuddin. Dede merupakan adik ipar korban Ai Maimunah. Dede disebut juga sempat minum racun yang sama sehingga sempat dirawat.

“Ternyata, korban meninggal dunia di Bekasi ini dibunuh karena para tersangka ini diketahui (oleh keluarga tersebut) melakukan tindak pidana lain. Jadi keluarga dekatnya ini dianggap berbahaya karena mengetahui dia melakukan tindak pidana lain,” kata Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran, Kamis (19/1/2023).

Sebagian besar korban para serial killer ini adalah keluarga dan kerabat dekat mereka sendiri yang diduga tahu soal pembunuhan sebelumnya. Yaitu pembunuhan yang terjadi di Cianjur dan di Surabaya.

Pembunuhan di Surabaya

TKW bernama Siti diduga adalah korban pertama pembunuhan berantai oleh Wowon cs. Siti awalnya menagih hasil penggandaan uang yang dijanjikan oleh Wowon dan kawan-kawannya.

Alih-alih memberikan uang yang dijanjikan, Wowon mengelabui Siti dengan mengatakan uangnya bisa diambil di Mataram, NTB. Dalam perjalanan, Wowon menyuruh Noneng mendorong Siti ke laut. Noneng adalah mertua Wowon.

Jasad Siti akhirnya ditemukan oleh warga. Jenazah Siti kemudian dibawa ke kampung halamannya di Garut dan dimakamkan di sana.

Pembunuhan di Cianjur

Wowon diketahui berkali-kali menikah. Sejauh ini, ada 6 wanita yang diketahui pernah menikah dengan Wowon yaitu:

1. Wiwin

2. Ende

3. Heni

4. Iis

5. Halimah

6. Ai Maemunah

Noneng, yang mendorong Siti ke laut, adalah ibu dari Wiwin yang pernah menjadi istri Wowon. Noneng dan Wiwin juga dibunuh oleh Wowon dan Duloh dalam satu hari yang sama di Cianjur dan keduanya dikubur dalam satu lubang.

Wowon dan Duloh juga membunuh Halimah, istri Wowon lainnya. Duloh mengembalikan jenazah Halimah ke kampung halamannya di Cililin dan berdalih Halimah meninggal karena sakit.

Setelah Halimah tewas, Wowon menikah dengan anak Halimah yaitu Ai Maimunah yang merupakan anak tirinya. Dari pernikahan itu, Wowon dan Ai Maimunah memiliki dua orang anak. Anak kedua mereka bernama Bayu.

Di Cianjur, Duloh membunuh Bayu yang baru berusia 2 tahun. Jenazah Bayu langsung dimasukkan ke lubang.

Pembunuhan di Bekasi

Korban pembunuhan di Bekasi adalah Ai Maimunah, Ridwan dan Riswandi. Mereka dibunuh diduga karena mengetahui pembunuhan yang dilakukan trio serial killer ini.

Merekai sengaja mencari kontrakan di Bekasi untuk membunuh keluarga Ai Maimunah. Bahkan, sebuah lubang sudah disiapkan untuk mengubur jenazah mereka. Hingga akhirnya, Ai Maimunah dan keluarganya diberi racun pestisida yang dicampur dalam kopi dan meninggal. (RE-02)

Sumber : cnnindonesia.com

TOPIK TERKAIT

# RiauAksesCom# RiauAkses# Pembunuhan# Bekasi# Pembunuhan Berantai# Wowon
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Disangka Penipuan, Petani Sawit di Pelalawan ini Menang Undian Mobil dari Bank Syariah Riau

    Ekonomi•
    Jumat, 20/01/2023 | 20:24 WIB
    RiauAkses.com, Pelalawan - Petani kelapa sawit, Paiman, mendapat rezeki nomplok. Warga Desa Makmur
  • Dinas Pendidikan Rohil Larang Siswa Main Lato-lato, Ini Alasannya

    Pendidikan•
    Jumat, 20/01/2023 | 19:30 WIB
    RiauAkses.com, Rokan Hilir - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Rokan Hilir melarang
  • Habiskan Biaya 1 Avanza Tiap Bulan, Klub AA Tiga Naga Riau Kecewa Berat Liga 3 Tak Jelas Nasibnya

    Riau•
    Jumat, 20/01/2023 | 19:18 WIB
    RiauAkses.com, Pekanbaru - Kelanjutan kompetisi Liga 2 dan 3 sampai saat ini masih belum jelas.
  • Miris, Jalan Akses Antar Kecamatan di Inhil Belum Disemenisasi, Licin dan Berlumpur Saat Hujan

    Lancang Kuning•
    Jumat, 20/01/2023 | 18:23 WIB
    RiauAkses.com, Indragiri Hilir - Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) boleh disebut tertinggal dari
  • Warganya Tak Bisa Kerja ke Malaysia, M Adil Sebut Jadi Alasan Kepulauan Meranti Miskin

    Ekonomi•
    Jumat, 20/01/2023 | 17:46 WIB
    RiauAkses.com, Jakarta – Bupati Kepulauan Meranti Muhammad Adil menyebut daerah yang
Banner Ramadhan TAF - P07

TRENDING

  • Pekanbaru Kota Terbaik II Turunkan Kemiskinan dan Stunting

    Pekanbaru Kota Terbaik II Turunkan Kemiskinan dan Stunting

    Minggu, 26/04/2026 | 17:19 WIB
  • PLN UIP3B Sumatera Siap Salurkan Electrifying Agriculture, Harapan Baru Pembudidaya Ikan di Padang Pariaman

    PLN UIP3B Sumatera Siap Salurkan Electrifying Agriculture, Harapan Baru Pembudidaya Ikan di Padang Pariaman

    Kamis, 30/04/2026 | 19:17 WIB
  • Dibuka Sekretaris Dinas Kominfo Rohil, PWI Rokan Hilir Gelar Konferensi ke VIII

    Dibuka Sekretaris Dinas Kominfo Rohil, PWI Rokan Hilir Gelar Konferensi ke VIII

    Rabu, 29/04/2026 | 12:04 WIB
  • Jemaah Haji Asal Kampar Wafat di Masjid Nabawi, Kanwil Sampaikan Duka Mendalam

    Jemaah Haji Asal Kampar Wafat di Masjid Nabawi, Kanwil Sampaikan Duka Mendalam

    Kamis, 30/04/2026 | 07:00 WIB
  • 453 Jamaah Haji Kampar Diberangkatkan dalam 3 Kloter, Ini Jadwal Lengkapnya

    453 Jamaah Haji Kampar Diberangkatkan dalam 3 Kloter, Ini Jadwal Lengkapnya

    Minggu, 26/04/2026 | 08:00 WIB
  • Viral Video Korban Bullying Hebohkan Publik, Tim Sumber Rohil Tegaskan Kejadian Bukan di Rokan Hilir

    Viral Video Korban Bullying Hebohkan Publik, Tim Sumber Rohil Tegaskan Kejadian Bukan di Rokan Hilir

    Sabtu, 25/04/2026 | 10:30 WIB
  • Prakiraan Cuaca Riau Sabtu 25 April 2026: Hujan Ringan Dominasi Sebagian Besar Wilayah

    Prakiraan Cuaca Riau Sabtu 25 April 2026: Hujan Ringan Dominasi Sebagian Besar Wilayah

    Sabtu, 25/04/2026 | 08:24 WIB
  • Tim Gabungan Tangkap Debt Collector Lakukan Kekerasan dan Pemerasan di Pekanbaru

    Tim Gabungan Tangkap Debt Collector Lakukan Kekerasan dan Pemerasan di Pekanbaru

    Minggu, 26/04/2026 | 16:24 WIB
Banner STMIK In Pekanbaru - P09
    • Ikuti Kami di:



  • Disclaimer     Kontak Kami     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    RiauAkses.com - All Right Reserved
    Desain by : Aditya