https://www.riauakses.com

  • Beranda
  • Pilihan
  • Riau
  • Lancang Kuning
    • Pekanbaru
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Kampar
    • Siak
    • Indragiri Hulu
    • Indragiri Hilir
    • Rokan Hulu
    • Rokan Hilir
    • Pelalawan
    • Kuantan Singingi
    • Kepulauan Meranti
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Politik
  • Hukum
  • Dunia
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lingkungan
    • Sumber Daya Alam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Video

  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://www.riauakses.com

Iklan Atas

https://www.riauakses.com

  • ";
  • Riau
  • Lancang Kuning
    • Pekanbaru
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Kampar
    • Siak
    • Indragiri Hulu
    • Indragiri Hilir
    • Rokan Hulu
    • Rokan Hilir
    • Pelalawan
    • Kuantan Singingi
    • Kepulauan Meranti
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Politik
  • Hukum
  • Dunia
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lingkungan
    • Sumber Daya Alam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Video

Terbaru

Trending

Pilihan

Video

Home / Riau /

Landasan SSK II Tak Kelihatan Jelas, Lion Air Memilih Terbang ke Batam

Minggu, 13 September 2026 | 10:26 WIB  
Editor : Krisman
Landasan SSK II Tak Kelihatan Jelas, Lion Air Memilih Terbang ke Batam

Ilustrasi pesawat Lion Air. (sumber: istimewa)

PEKANBARU, RiauAkses.com — Pesawat Lion Air JT292 sudah mendekati Pekanbaru ketika rencana pendaratan tiba-tiba berubah. Jarak pandang di sekitar Bandara Sultan Syarif Kasim II terlalu rendah. Pesawat akhirnya meninggalkan jalur pendekatan dan mengalihkan pendaratan ke Batam demi keselamatan.

Pesawat Boeing 737-900ER tersebut berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta sekitar pukul 05.32 WIB. Penerbangan kemudian memasuki wilayah udara Pekanbaru sebelum mencoba mendekati landasan. Namun, pesawat sempat berputar beberapa kali di udara.

Rencana kedatangan sekitar pukul 07.00 WIB akhirnya tidak berjalan mulus. JT292 memilih mengubah tujuan menuju Bandara Hang Nadim Batam. Peristiwa tersebut membuat perjalanan Jakarta-Pekanbaru berubah menjadi perjalanan tambahan menuju Kepulauan Riau.

General Manager Bandara SSK II Pekanbaru, Achmad, membenarkan pengalihan tersebut. Menurut informasi Tower, jarak pandang menjadi faktor utama dalam keputusan pendaratan. Kondisi itu diperhitungkan ketika pesawat sudah memasuki fase akhir pendekatan.

“Info dari Tower bahwa pesawat Lion divert to BTH karena jarak pandang rendah,” kata Achmad. Ia juga menyebut kebutuhan pandangan terhadap landasan pada ketinggian minimum 400 kaki. Keputusan tersebut ditempuh untuk menjaga keselamatan penerbangan.

Di dunia penerbangan, landasan bukan tempat untuk bermain tebak-tebakan. Pilot membutuhkan kondisi visual sesuai prosedur sebelum meneruskan pendaratan. Ketika syarat tersebut tidak terpenuhi, pesawat dapat menunggu atau mencari bandara alternatif.

Situasi pagi itu juga tidak sepenuhnya membuat semua pesawat berhenti bergerak. Pesawat Citilink dengan rute serupa sempat melakukan holding di wilayah udara Pekanbaru. Namun, pesawat tersebut akhirnya berhasil melanjutkan pendekatan dan mendarat di SSK II.

Perbedaan keputusan itu menunjukkan kondisi penerbangan dapat berubah dalam hitungan menit. Satu pesawat bisa melanjutkan pendekatan. Pesawat lain dapat memilih mengalihkan tujuan ketika perhitungan keselamatan tidak lagi menguntungkan.

Data BMKG untuk Pekanbaru pada Minggu pagi memperlihatkan kelembapan tinggi. Pada pukul 07.00 WIB, suhu tercatat 26 derajat Celsius dengan kelembapan 88 persen. Prakiraan juga menunjukkan jarak pandang kurang dari enam kilometer. 

Angka tersebut bukan otomatis menjelaskan kondisi persis saat JT292 melakukan pendekatan. Namun, cuaca dan jarak pandang memang menjadi bagian penting dalam operasional penerbangan. Karena itu, keputusan pilot dan Tower harus mengikuti kondisi aktual di lapangan.

Setelah dialihkan, JT292 melanjutkan penerbangan menuju Batam. Pesawat akhirnya menggunakan Hang Nadim sebagai bandara alternatif. Para penumpang pun harus menerima kenyataan sederhana. Tujuan boleh Pekanbaru, tetapi keselamatan tetap menjadi tujuan paling utama.

Bagi penumpang, kejadian itu mungkin terasa seperti perjalanan yang tiba-tiba mendapat bab tambahan. Bagi penerbangan, pengalihan justru merupakan prosedur ketika pendaratan tidak lagi aman. Langit Pekanbaru pagi itu akhirnya memberi satu pesan keras: jangan memaksa mendarat ketika landasan sulit terlihat. R-02 


TOPIK TERKAIT

# Lion Air# Gagal Landing# Bandara SSK II# JT292# Bandara Hang Nadim# Jarak Pandang# Kabut Asap
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Kabut Asap Pekanbaru Makin Pekat, 177 Warga Terserang ISPA

    Riau•
    Kamis, 27/08/2026 | 11:19 WIB
    PEKANBARU, RiauAkses.Com - Pekanbaru menghadapi penurunan kualitas udara setelah kabut asap
  • Rentetan Kabut Asap Riau Sejak 1997, Jarak Pandang Pernah Anjlok di Bawah 100 Meter

    Riau•
    Sabtu, 22/08/2026 | 23:56 WIB
    RiauAkses - Riau sudah berulang kali berhadapan dengan kabut asap dalam episode besar sejak
  • H-7 Lebaran! Penumpang Bandara SSK II Pekanbaru Melonjak 26 Persen, Kursi Pesawat Hampir Penuh

    Riau•
    Minggu, 15/03/2026 | 07:16 WIB
    RiauAkses.com, Pekanbaru - Menjelang puncak arus mudik Lebaran 2026, pergerakan penumpang di
  • Trafik Penerbangan Bandara SSK II Pekanbaru Naik 34 Persen Jelang Mudik Lebaran

    Riau•
    Sabtu, 14/03/2026 | 07:03 WIB
    SABANGMERAUKE NEWS, Riau – Aktivitas penerbangan di Bandar Udara Sultan Syarif Kasim II mulai
  • Dua Pengedar Narkoba Diamankan di Bandara SSK II Pekanbaru, 2 Kg Sabu Jadi Barang Bukti

    Hukum•
    Selasa, 11/06/2024 | 23:07 WIB
    RiauAkses.com, Pekanbaru - Satuan Reserse Narkoba Polresta Pekanbaru menggagalkan upaya
Banner Ramadhan TAF - P07

TRENDING

  • Cuaca Buruk Balikkan Kapal Virgo Transport 8 di Laut Jawa, 1 Tewas dan 157 Orang Masih Hilang

    Cuaca Buruk Balikkan Kapal Virgo Transport 8 di Laut Jawa, 1 Tewas dan 157 Orang Masih Hilang

    Minggu, 13/09/2026 | 11:25 WIB
  • Polsek Pinggir Usut Penguasaan 2,5 Hektare Kawasan Hutan Produksi

    Polsek Pinggir Usut Penguasaan 2,5 Hektare Kawasan Hutan Produksi

    Jumat, 11/09/2026 | 16:02 WIB
  • Leasing Mau Tarik Mobil di Gerbang Tol, Malah Polisi Menarik Sopir Sigra ke Kantor

    Leasing Mau Tarik Mobil di Gerbang Tol, Malah Polisi Menarik Sopir Sigra ke Kantor

    Minggu, 13/09/2026 | 11:54 WIB
  • Landasan SSK II Tak Kelihatan Jelas, Lion Air Memilih Terbang ke Batam

    Landasan SSK II Tak Kelihatan Jelas, Lion Air Memilih Terbang ke Batam

    Minggu, 13/09/2026 | 10:26 WIB
  • Cinta Butuh Modal, Pemuda Ini Pilih Jalan Tol Narkoba, Polisi Pasang Portal

    Cinta Butuh Modal, Pemuda Ini Pilih Jalan Tol Narkoba, Polisi Pasang Portal

    Sabtu, 12/09/2026 | 19:03 WIB
  • IHSG Jatuh ke 6.484, Investor Menanti Data Inflasi Amerika Serikat

    IHSG Jatuh ke 6.484, Investor Menanti Data Inflasi Amerika Serikat

    Jumat, 11/09/2026 | 09:47 WIB
  • X-Fire Diuji di Pelalawan, Polda Riau Bidik Pemadaman Lahan Gambut Tanpa Bara Tersisa

    X-Fire Diuji di Pelalawan, Polda Riau Bidik Pemadaman Lahan Gambut Tanpa Bara Tersisa

    Jumat, 11/09/2026 | 15:40 WIB
  • Polsek Bangko Pusako Tangkap Dua Terduga Pelaku Penyalahgunaan Narkotika

    Polsek Bangko Pusako Tangkap Dua Terduga Pelaku Penyalahgunaan Narkotika

    Jumat, 11/09/2026 | 15:19 WIB
Banner STMIK In Pekanbaru - P09
    • Ikuti Kami di:



  • Disclaimer     Kontak Kami     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    RiauAkses.com - All Right Reserved
    Desain by : Aditya