https://www.riauakses.com

  • Beranda
  • Pilihan
  • Riau
  • Lancang Kuning
    • Pekanbaru
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Kampar
    • Siak
    • Indragiri Hulu
    • Indragiri Hilir
    • Rokan Hulu
    • Rokan Hilir
    • Pelalawan
    • Kuantan Singingi
    • Kepulauan Meranti
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Politik
  • Hukum
  • Dunia
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lingkungan
    • Sumber Daya Alam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Video

  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://www.riauakses.com

Iklan Atas

https://www.riauakses.com

  • ";
  • Riau
  • Lancang Kuning
    • Pekanbaru
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Kampar
    • Siak
    • Indragiri Hulu
    • Indragiri Hilir
    • Rokan Hulu
    • Rokan Hilir
    • Pelalawan
    • Kuantan Singingi
    • Kepulauan Meranti
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Politik
  • Hukum
  • Dunia
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lingkungan
    • Sumber Daya Alam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Video

Terbaru

Trending

Pilihan

Video

Home / Nasional /

KPK Panggil Stafsus Menhut, Penyidikan Kasus Bupati Kuansing Makin Melebar

Jumat, 21 Agustus 2026 | 17:53 WIB  
Editor : PP. Sianturi
KPK Panggil Stafsus Menhut, Penyidikan Kasus Bupati Kuansing Makin Melebar

Ilustrasi Gedung KPK. Penyidik KPK memanggil Staf Khusus Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni sebagai saksi dalam penyidikan kasus dugaan korupsi Bupati Kuansing, Foto: RiauAkses/Create AI

JAKARTA, RiauAkses - Penyidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap kasus dugaan korupsi yang menjerat Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Suhardiman Amby kembali bergerak. Kali ini, penyidik memanggil Staf Khusus Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Andi Saiful Haq, sebagai saksi.

Pemanggilan Andi dijadwalkan KPK hari ini, Jumat (21/8/2026) di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta. Ia diperiksa terkait perkara dugaan suap pengisian jabatan perangkat daerah dan penerimaan gratifikasi di Kabupaten Kuansing periode 2021-2026.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo membenarkan pemanggilan tersebut.

“Pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK atas nama ASH, Stafsus Menhut Kementerian Kehutanan,” kata Budi, Jumat (21/8/2026).

Bagi publik Riau, pemeriksaan ini menjadi penting karena perkara Kuansing tidak hanya berkaitan dengan dugaan jual beli jabatan di lingkungan pemerintahan daerah. KPK juga sedang mengembangkan dugaan gratifikasi yang berkaitan dengan pengurusan pelepasan kawasan hutan.

Nama Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni ikut muncul dalam rangkaian penyidikan setelah adanya pertemuan dengan Suhardiman. Dalam salah satu pertemuan pada 2 Juni 2026, Raja Juli mengaku menerima sebuah amplop dari Bupati Kuansing tersebut.

Raja Juli sebelumnya menyatakan tidak mengetahui isi amplop ketika menerimanya. Ia kemudian menginstruksikan ajudannya untuk mengembalikan amplop tersebut kepada pihak Suhardiman pada 12 Juni 2026 dan melaporkan penerimaan tersebut kepada KPK pada 3 Juli 2026. Namun, KPK menyatakan laporan gratifikasi itu tidak diproses melalui mekanisme pelaporan gratifikasi karena pemberian tersebut sudah menjadi bagian dari perkara yang sedang ditangani penyidik.

Persoalan semakin menarik perhatian penyidik setelah KPK menyita uang 12.000 dolar Singapura saat memeriksa Ketua DPRD Kuansing Juprizal pada 8 Juli 2026. Uang tersebut diduga berkaitan dengan rangkaian pemberian yang sedang ditelusuri KPK.

KPK juga tengah menelusuri selisih uang dalam rangkaian pemberian tersebut. Sejumlah laporan menyebut terdapat perbedaan antara uang yang disebut diberikan dan uang yang kemudian ditemukan atau dikembalikan.

Pemanggilan Andi Saiful Haq menjadi bagian dari upaya penyidik mengurai rangkaian tersebut, termasuk siapa saja yang mengetahui, terlibat, atau memiliki informasi mengenai pertemuan dan dugaan aliran uang yang berkaitan dengan perkara Kuansing.

Kasus ini bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada 29 Juni 2026. KPK kemudian menetapkan Suhardiman Amby, Sekretaris Daerah Kuansing Zulkarnain, serta Direktur Utama PT Mitra Ideal Consultant Ardiles sebagai tersangka dalam perkara dugaan suap pengisian jabatan di lingkungan Pemkab Kuansing.

Pemeriksaan staf khusus Menteri Kehutanan ini, penyidikan kasus Kuansing menunjukkan perkembangan yang semakin luas. Tidak hanya mengusut dugaan transaksi di lingkungan Pemkab Kuansing, KPK juga menelusuri dugaan pemberian uang dan kaitannya dengan pengurusan kawasan hutan.

KPK masih mendalami perkara ini dan belum menyampaikan kesimpulan mengenai keterlibatan pihak-pihak yang diperiksa sebagai saksi.(R-07)


TOPIK TERKAIT

# KPK# Stafsus# Raja Juli Antoni# Menhut# Suhardiman Amby# Kuansing# Andi Saiful Haq
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Semarakkan Pawai Taaruf MTQ ke-44 Provinsi Riau di Kuansing, Kepulauan Meranti Tampil Memukau dengan Usung Joged Meranti dan Tradisi Golek Tual Sagu

    Riau•
    Sabtu, 27/06/2026 | 21:09 WIB
    RiauAkses.com, Kepulauan Meranti – Perhelatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat
  • Pemprov Riau Serahkan Data Tunggakan PKB kepada Pemkab Kuansing, Perkuat Sinergi Tingkatkan PAD

    Riau•
    Sabtu, 27/06/2026 | 18:18 WIB
    RiauAkses.com, Kuantan Singingi – Pemerintah Provinsi Riau terus memperkuat kolaborasi dengan
  • Plt Gubernur Riau Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat di Kuansing

    Riau•
    Sabtu, 27/06/2026 | 18:04 WIB
    RiauAkses.com, Kuantan Singingi - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, tinjau progres
  • 526 Rumah Di Empat Kecamatan Kuansing Terdampak Banjir

    Riau•
    Minggu, 17/05/2026 | 21:21 WIB
    RiauAkses.com, Kuantan Singingi - Sebanyak 526 rumah di empat Kecamatan yakni Kecamatan Pangean,
  • The Power of Emak-emak: Bongkar Sindikat Narkoba yang Sasar Anak Sekolah di Kuansing

    Hukum•
    Kamis, 23/04/2026 | 15:53 WIB
    RiauAkses.com, Kuantan Singingi - Masa depan generasi muda di Kabupaten Kuantan Singingi
Banner Ramadhan TAF - P07

TRENDING

  • Puluhan Warga Dihajar di Kebun Sawit Rohul, Konflik 2.000 Hektare Berujung Berdarah

    Puluhan Warga Dihajar di Kebun Sawit Rohul, Konflik 2.000 Hektare Berujung Berdarah

    Minggu, 16/08/2026 | 11:45 WIB
  • Warga di Rohil Blokir Jalan Akibat Debu, Perusahaan dan Pengusaha Peron Sawit Tak Peduli?

    Warga di Rohil Blokir Jalan Akibat Debu, Perusahaan dan Pengusaha Peron Sawit Tak Peduli?

    Selasa, 18/08/2026 | 23:24 WIB
  • Janji Ajak Makan Enak Justru Berakhir Pemerkosaan Bagi Gadis di Dumai

    Janji Ajak Makan Enak Justru Berakhir Pemerkosaan Bagi Gadis di Dumai

    Rabu, 19/08/2026 | 18:49 WIB
  • Oknum Polisi Pelalawan Dilaporkan Paksa Pacar Gugurkan Kandungan, Propam Memeriksa

    Oknum Polisi Pelalawan Dilaporkan Paksa Pacar Gugurkan Kandungan, Propam Memeriksa

    Rabu, 19/08/2026 | 14:01 WIB
  • Kapal TKI Tujuan Malaysia Karam di Perairan Rupat, 3 Orang Hilang

    Kapal TKI Tujuan Malaysia Karam di Perairan Rupat, 3 Orang Hilang

    Minggu, 16/08/2026 | 00:20 WIB
  • 323 Dokumen Diseret dari RSD Madani, Polda Riau Mulai Bongkar Dugaan Korupsi

    323 Dokumen Diseret dari RSD Madani, Polda Riau Mulai Bongkar Dugaan Korupsi

    Jumat, 21/08/2026 | 16:15 WIB
  • BNN Gerebek Kapal di Perairan Bengkalis, Amankan 1 Ton Narkoba Cair

    BNN Gerebek Kapal di Perairan Bengkalis, Amankan 1 Ton Narkoba Cair

    Selasa, 18/08/2026 | 23:13 WIB
  • KPK Panggil Stafsus Menhut, Penyidikan Kasus Bupati Kuansing Makin Melebar

    KPK Panggil Stafsus Menhut, Penyidikan Kasus Bupati Kuansing Makin Melebar

    Jumat, 21/08/2026 | 17:53 WIB
Banner STMIK In Pekanbaru - P09
    • Ikuti Kami di:



  • Disclaimer     Kontak Kami     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    RiauAkses.com - All Right Reserved
    Desain by : Aditya