Home / Riau /
BNN Gerebek Kapal di Perairan Bengkalis, Amankan 1 Ton Narkoba Cair
Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Bea Cukai, dan Polda Kepulauan Riau (Kepri) berhasil mengamankan 1 ton diduga narkotika cair jenis Methamphetamine, Foto: Istimewa
RiauAkses - Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Bea Cukai, dan Polda Kepulauan Riau (Kepri) berhasil mengamankan 1 ton diduga narkotika cair jenis Methamphetamine. Pengungkapan kasus ini setelah tim gabungan mengamankan Kapal MV Ocean Porter di Perairan Tanjung Parit, Bengkalis, Riau.
Kepala BNN Komjen Suyudi Ario Seto membenarkan adanya pengungkapan kasus narkoba kakap ini.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, penggerebekan kapal berlangsung tepat pada Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 pada Senin (17/8/2026) kemarin. Narkoba itu diduga diangkut dengan modus menggunakan identitas kapal yang dipalsukan dari MV Rain Maker menjadi MV Ocean Porter berbendera Tanzania.
Saat ini MV Ocean Porter ditarik ke Pelabuhan Pangkalan Bea Cukai Karimun untuk dilakukan pengecekan oleh anjing pelacak. Selain itu ada 10 kru kapal semuanya adalah warga negara Myanmar yang telah diamankan.
BNN menyatakan penindakan ini menjadi kado di peringatan Hari Kemerdekaan ke-81 Indonesia. BNN bersama petugas terkait akan terus mencegah peredaran narkotika untuk melindungi masyarakat dari bahaya zat terlarang tersebut.
Belum ada penjelasan lengkap terkait konstruksi operasi penumpasan narkoba ini.
Sebelumnya Amankan Ketamine 1,3 Ton
Sebelumnya, Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Bea dan Cukai, TNI Angkatan Laut, Bareskrim Polri, Badan Intelijen Negara (BIN), dan Polda Kepulauan Riau telah menggagalkan penyelundupan narkotika jenis ketamine seberat kurang lebih 1,3 ton di wilayah perairan Natuna, Kepulauan Riau. Dalam operasi gabungan tersebut, petugas mengamankan sebuah kapal bernama King Sun beserta delapan orang anak buah kapal (ABK) yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran gelap narkotika internasional.
Dari hasil pemeriksaan, petugas mengamankan delapan orang ABK berinisial ZO, MML, KH, MM, TA, ML, TMH, dan PL. Sementara itu, barang bukti yang disita terdiri atas 65 karung. Sebanyak 64 karung masing-masing berisi kurang lebih 20 bungkus teh Cina berwarna hijau, sedangkan satu karung lainnya berisi 18 bungkus yang diduga kuat merupakan ketamine dalam bentuk kristal dengan berat bruto kurang lebih 1,3 ton. (R-07)
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
Komunitas Pelari Kampong Rayakan Setahun Berlari: Pelopor dan Menebar Semangat Sehat di Kepulauan Meranti
KEPULAUAN MERANTI, RiauAkses - Ratusan orang memenuhi kawasan Jalan Terpadu, KompleksCek Kesehatan Gratis Bongkar Penyakit yang Banyak Diderita Warga Pekanbaru
PEKANBARU, RiauAkses - Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kota Pekanbaru mulaiPuluhan Warga Dihajar di Kebun Sawit Rohul, Konflik 2.000 Hektare Berujung Berdarah
ROKAN HULU, RiauAkses - Konflik penguasaan lahan perkebunan sawit di Kecamatan Tambusai Utara,Rp602 Miliar Mengalir ke Riau, Tapi APBD Masih Tercekik: Bengkalis Dapat Terbesar
RiauAkses - Pemerintah pusat kembali menggelontorkan dana untuk membantu keuangan pemerintahKarhutla Rohul dan Inhu Tuntas, Manggala Agni Lanjutkan Pendinginan di Pematang Pudu Bengkalis
RiauAkses.com, Bengkalis - Upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Pematang







Komentar Via Facebook :