Home / Riau /
Pekanbaru Jadi Salah Satu Lokasi, Bareskrim Bongkar Judol Internasional "Ujangbet"
Pekanbaru Jadi Salah Satu Lokasi, Bareskrim Bongkar Judol Internasional "Ujangbet" Foto: Istimewa
RiauAkses - Bareskrim Polri mengungkap jaringan judi online internasional bernama "Ujangbet" yang menggunakan modus transaksi pulsa untuk menyamarkan aliran dana. Jaringan tersebut disebut telah memutar uang hingga Rp890 miliar selama satu tahun.
Pengungkapan dilakukan melalui operasi serentak di sejumlah lokasi, salah satunya Kota Pekanbaru, Provinsi Riau.
Penindakan dilakukan Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri setelah menerima laporan masyarakat. Pengungkapan tersebut juga disebut berkaitan dengan arahan kebijakan Presiden Prabowo Subianto melalui program Asta Cita dalam upaya pemberantasan perjudian daring.
Brigjen Wira Satya Triputra menjelaskan, jaringan Ujangbet memiliki pola transaksi yang berbeda dibandingkan praktik judi online pada umumnya. Para pemain tidak melakukan deposit melalui rekening bank maupun dompet digital, melainkan menggunakan pulsa telepon seluler.
“Metode ini tergolong baru dan cukup unik. Pemain cukup mengakses situs Ujangbet lalu memilih opsi deposit lewat pulsa. Saldo langsung terpotong dan masuk ke sistem yang dikelola admin di luar negeri,” ujar Wira dalam jumpa pers di Jakarta, Jumat, 14 Agustus 2026.
Dalam praktiknya, pulsa yang digunakan pemain sebagai deposit kemudian dikumpulkan dan dikelola oleh pihak perantara di Indonesia. Pulsa tersebut selanjutnya dijual kembali kepada agen atau toko pulsa dengan harga di bawah nilai normal sebelum dikonversi menjadi uang tunai.
Polisi menyebut admin utama jaringan tersebut berada di Kamboja. Sementara itu, pengelolaan transaksi dilakukan oleh sejumlah pihak yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.
Skema tersebut diduga sengaja digunakan untuk membuat aliran uang lebih sulit ditelusuri karena transaksi tidak secara langsung tercatat dalam sistem perbankan konvensional. Namun, melalui koordinasi dengan PPATK, penyidik akhirnya dapat menelusuri aliran dana jaringan tersebut.
Operasi dilakukan di sejumlah wilayah, antara lain Jakarta Barat, Kabupaten Tangerang, Kota Pekanbaru, Medan Johor, Medan Kota dan Kota Batam.
Pekanbaru menjadi salah satu titik yang mendapat perhatian dalam pengungkapan tersebut karena diduga berkaitan dengan rantai pendistribusian pulsa yang digunakan dalam skema pencucian uang jaringan.
Dari rangkaian penindakan itu, polisi mengamankan sembilan tersangka. Sejumlah barang bukti turut disita, berupa uang tunai sekitar Rp10 miliar, 28 unit telepon genggam, empat unit laptop, 34 buku tabungan dan 34 kartu ATM.
Selain itu, penyidik juga menemukan mata uang asing, perhiasan emas serta perak yang diduga berkaitan dengan hasil kejahatan.
Kesembilan tersangka memiliki tugas berbeda dalam jaringan tersebut. Peran mereka antara lain menyediakan rekening atas nama pihak lain, menampung dana hingga berkomunikasi dengan pengelola jaringan yang berada di Kamboja.
Wira mengingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap tawaran deposit atau pembayaran menggunakan pulsa yang tidak jelas asal maupun tujuannya.
“Kami meminta masyarakat untuk lebih waspada terhadap tawaran deposit atau pembayaran lewat pulsa yang tidak jelas tujuannya. Modus ini terus berkembang dan bisa menjerat siapa saja tanpa disadari,” katanya.
Penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap para tersangka untuk mendalami kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat. Polisi juga menduga nilai kerugian maupun perputaran dana jaringan tersebut masih dapat berkembang berdasarkan hasil penyidikan lanjutan.
Masyarakat diimbau tidak mudah tergiur dengan tawaran keuntungan dari judi online dan segera melaporkan aktivitas perjudian daring kepada aparat penegak hukum. (R-07)
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
Kabur Bawa Diduga Barang Curian, Mobil Avanza Hancur dan Berakhir di Halaman Mapolres Dumai
RiauAkses - Pelarian dua pria yang diduga membawa barang hasil pencurian berakhir tak jauhTerima Bantuan CSR dari PT Agro Murni, Kepsek SMK Negeri 4 Dumai Sampaikan Apresiasi
DUMAI, RiauAkses.com - Kepala SMK Negeri 4 Dumai, Miftahul Jannah SPd, MPd menyampaikanRiau Gelontorkan Rp97,7 Miliar untuk Jalan Mahato, Proyek 8,9 Km Segera Dikerjakan
RIAU, RiauAkses.Com - Pemprov Riau memperkuat Jalan Mahato-Simpang Manggala sepanjang 8,9 kilometerMomentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI, PT Agro Murni Salurkan Program CSR ke SMKN 4 Dumai
DUMAI, RiauAkses.Com - PT. Agro Murni memperkuat kepedulian sosial melalui program CSR pendidikanRp602 Miliar Mengalir ke Riau, Tapi APBD Masih Tercekik: Bengkalis Dapat Terbesar
RiauAkses - Pemerintah pusat kembali menggelontorkan dana untuk membantu keuangan pemerintah







Komentar Via Facebook :