Home / Riau /
Tekan Inflasi, Pemprov Riau Gelar Operasi Pasar Murah di Pekanbaru, Kampar, dan Dumai
Ilustrasi
RiauAkses.com, Kampar – Pemerintah Provinsi Riau mengambil langkah populis dengan memassifkan operasi pasar murah di berbagai daerah guna menekan inflasi sekaligus memastikan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat. Program ini digelar setiap hari dan digilir di kabupaten/kota agar kebutuhan pokok warga tetap terpenuhi dengan harga terjangkau.
Melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Riau bersama BUMD PT Riau Pangan Bertuah, Pemprov Riau menyiapkan lima kali operasi pasar murah dalam sepekan, mulai Senin hingga Jumat, 20-24 Juli 2026.
Kabid Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop UKM) Provinsi Riau, Tetty Nurdianti, mengatakan operasi pasar murah pekan ini menyasar tiga daerah, yakni Kabupaten Kampar, Kota Pekanbaru, dan Kota Dumai.
“Pekan ini akan ada lima kali operasi pasar murah, mulai Senin hingga Jumat dan tersebar pada tiga daerah, yaitu Kabupaten Kampar, Kota Pekanbaru, dan Dumai,” kata Tetty, Senin (20/7/2026).
Operasi pasar murah diawali di halaman Kantor Lurah Bangkinang, Kabupaten Kampar, pada Senin. Selanjutnya, kegiatan digelar di halaman Kantor Plaza Citra, Jalan Pepaya, Kota Pekanbaru, pada Selasa (21/7/2026).
Pada Rabu (22/7/2026), operasi pasar murah berlanjut di halaman Kantor Lurah Industri Tenayan, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru. Kemudian pada Kamis (23/7/2026), kegiatan dipusatkan di Bukit Kapur, Kota Dumai.
Sementara itu, operasi pasar murah terakhir dalam pekan ini akan digelar pada Jumat (24/7/2026) di halaman Kantor Lurah Tangkerang Barat, Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru.
Tetty menegaskan, langkah ini merupakan upaya konkret Pemprov Riau untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan distribusi bahan pokok tetap lancar di tengah masyarakat.
“Dengan adanya operasi pasar murah ini, kami ingin menjaga dan memastikan ketersediaan bahan pokok, kelancaran distribusi, dan kestabilan harga di masyarakat dalam memenuhi kebutuhan,” ujarnya.
Dalam operasi pasar murah tersebut, masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dibanding harga pasar. Beras SPHP dijual Rp60.000 per 5 kilogram, sedangkan beras Anak Daro dan beras Sokan dibanderol Rp165.000 per 10 kilogram atau Rp83.000 per 5 kilogram.
Selain itu, gula pasir dijual Rp18.000 per kilogram, minyak goreng kemasan Minyakita Rp15.500 per bungkus, garam Krista Rp2.000 per 200 gram, garam Nusantara Rp2.000 per 250 gram, dan telur ayam Rp49.000 per papan.
Pemprov Riau berharap operasi pasar murah ini dapat membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga yang lebih ringan, terutama di tengah fluktuasi harga pangan yang berpotensi memicu inflasi.
Tetty juga mengimbau masyarakat yang ingin berbelanja agar mengantre dengan tertib dan membawa kantong belanja dari rumah untuk mengurangi penggunaan kantong plastik.
“Kita harapkan masyarakat dapat mengantre dengan tertib. Dan kami mengimbau agar membawa kantong belanja dari rumah, guna mengurangi penggunaan kantong plastik,” pungkasnya. (R-05)
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
BMKG Keluarkan Peringatan! Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Sejumlah Wilayah Riau Hari Ini
RiauAkses.com, Pekanbaru – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkanAgung Nugroho Punya Gebrakan Baru: RT/RW Dilantik, Dasawisma Kembali Aktif di Pekanbaru
RiauAkses.com, Pekanbaru – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mematangkan persiapan pelantikanKarhutla Rohul dan Inhu Tuntas, Manggala Agni Lanjutkan Pendinginan di Pematang Pudu Bengkalis
RiauAkses.com, Bengkalis - Upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa PematangPemprov Riau Gandeng Perusahaan Perbaiki Jalan Mahato–Simpang Manggala
RiauAkses.com, Pekanbaru - Pemerintah Provinsi Riau menggelar Rapat Koordinasi Penanggulangan70 Lapak PKL di Kawasan Stadion Utama Riau Ditertibkan
RiauAkses.com, Pekanbaru - Puluhan lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Stadion Utama Riau,







Komentar Via Facebook :