https://www.riauakses.com

  • Beranda
  • Pilihan
  • Riau
  • Lancang Kuning
    • Pekanbaru
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Kampar
    • Siak
    • Indragiri Hulu
    • Indragiri Hilir
    • Rokan Hulu
    • Rokan Hilir
    • Pelalawan
    • Kuantan Singingi
    • Kepulauan Meranti
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Politik
  • Hukum
  • Dunia
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lingkungan
    • Sumber Daya Alam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Video

  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://www.riauakses.com

Iklan Atas

https://www.riauakses.com

  • ";
  • Riau
  • Lancang Kuning
    • Pekanbaru
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Kampar
    • Siak
    • Indragiri Hulu
    • Indragiri Hilir
    • Rokan Hulu
    • Rokan Hilir
    • Pelalawan
    • Kuantan Singingi
    • Kepulauan Meranti
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Politik
  • Hukum
  • Dunia
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lingkungan
    • Sumber Daya Alam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Video

Terbaru

Trending

Pilihan

Video

Home / Riau /

Sudah Menunggu Bertahun-Tahun, JCH Kampar Meninggal di Batam Jelang Keberangkatan

Minggu, 10 Mei 2026 | 08:14 WIB  
Editor : Raya Desmawanto
Sudah Menunggu Bertahun-Tahun, JCH Kampar Meninggal di Batam Jelang Keberangkatan

Ilustrasi. Foto: Dok SM News

RiauAkses.com, Kampar - Kabar duka menyelimuti keberangkatan jemaah calon haji (JCH) asal Provinsi Riau. Seorang calon haji dari Kabupaten Kampar dilaporkan meninggal dunia saat berada di Batam, Kepulauan Riau, sebelum sempat diberangkatkan ke Tanah Suci.

Almarhum diketahui bernama Azhari Hasan Ahmad, yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) BTH 05. Ia menghembuskan napas terakhir pada Sabtu, 9 Mei 2026, sekitar pukul 03.47 WIB, setelah sebelumnya menjalani perawatan medis di rumah sakit akibat kondisi kesehatan yang menurun.

Peristiwa ini menjadi pukulan bagi keluarga sekaligus pengingat pentingnya kesiapan fisik bagi calon jemaah haji, mengingat ibadah tersebut membutuhkan kondisi tubuh yang prima.

Kondisi Kesehatan Memburuk Sebelum Keberangkatan
Azhari Hasan Ahmad merupakan warga Desa Kumantan, Kecamatan Bangkinang Kota, Kabupaten Kampar. Ia sebenarnya dijadwalkan berangkat menuju Madinah pada 27 April 2026. Namun, rencana keberangkatan itu harus tertunda lantaran kondisi kesehatannya yang tidak stabil.

Pihak Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau menjelaskan bahwa almarhum sempat dirawat intensif di Batam. Harapannya, jika kondisi membaik, ia dapat diberangkatkan pada jadwal penerbangan berikutnya.

Namun takdir berkata lain. Setelah menjalani perawatan, kondisi almarhum tidak kunjung pulih hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia di embarkasi.

Kabar wafatnya Azhari sontak membawa duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi sesama calon jemaah haji yang mengenalnya selama masa persiapan keberangkatan.

Penantian Panjang yang Tak Tersampaikan
Di balik kabar duka ini, tersimpan kisah haru yang menyentuh. Azhari Hasan Ahmad diketahui telah menunggu selama bertahun-tahun untuk bisa menunaikan ibadah haji.

Seperti banyak calon jemaah lainnya di Indonesia, masa tunggu yang panjang menjadi bagian dari perjalanan spiritual. Namun sayangnya, impian tersebut harus terhenti di tanah air, tepat sebelum langkahnya menuju Tanah Suci terwujud.

Kisah ini menjadi pengingat betapa ibadah haji bukan sekadar perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan takdir yang sepenuhnya berada dalam kehendak Tuhan.

Hak Jemaah Tetap Dijamin
Meski meninggal dunia sebelum berangkat, pemerintah memastikan bahwa seluruh hak almarhum sebagai calon jemaah haji tetap diberikan.

Pihak Kementerian Agama menegaskan bahwa jemaah yang wafat di embarkasi tetap berhak mendapatkan perlindungan, termasuk asuransi haji. Ahli waris akan menerima santunan sesuai ketentuan yang berlaku.

Selain itu, proses administrasi juga akan dipermudah agar keluarga tidak terbebani dalam mengurus berbagai keperluan pascakejadian.

Tidak hanya itu, kuota haji milik almarhum juga tidak akan hangus. Hak tersebut dapat dialihkan kepada ahli waris yang nantinya akan diprioritaskan untuk keberangkatan pada musim haji berikutnya.

Proses Pemulasaran dan Pemulangan Jenazah
Setelah dinyatakan meninggal dunia, jenazah almarhum langsung menjalani proses pemulasaran di Batam. Seluruh proses ditangani oleh pihak terkait, termasuk Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Batam.

Pemerintah juga memastikan bahwa pemulangan jenazah ke daerah asal akan difasilitasi sepenuhnya, bekerja sama dengan pihak maskapai penerbangan.

Setibanya di Riau, jenazah akan diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan di kampung halaman dengan pendampingan dari pihak Kementerian Agama.

Pentingnya Istitha’ah Kesehatan
Kasus ini kembali menyoroti pentingnya aspek kesehatan dalam penyelenggaraan ibadah haji. Pemeriksaan kesehatan atau istitha’ah menjadi syarat utama bagi calon jemaah sebelum diberangkatkan.

Ibadah haji dikenal sebagai ibadah fisik yang cukup berat. Jemaah harus menjalani rangkaian aktivitas dalam cuaca panas ekstrem, berjalan kaki dalam jarak jauh, serta berinteraksi dengan jutaan orang dari berbagai negara.

Oleh karena itu, kondisi kesehatan yang prima menjadi faktor krusial untuk memastikan keselamatan dan kelancaran ibadah.

Pemeriksaan kesehatan yang dilakukan pemerintah mencakup berbagai aspek, mulai dari pemeriksaan fisik, tes laboratorium, hingga penilaian kemampuan mental dan kemandirian.

Melalui proses ini, diharapkan potensi risiko kesehatan dapat dideteksi lebih dini sehingga kejadian serupa bisa diminimalkan.

Duka dan Doa untuk Almarhum
Pihak Kementerian Agama menyampaikan belasungkawa mendalam atas wafatnya Azhari Hasan Ahmad. Mereka juga mendoakan agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.

Peristiwa ini menjadi refleksi bagi semua pihak bahwa perjalanan ibadah haji bukan hanya soal kesiapan materi dan administratif, tetapi juga kesiapan fisik dan takdir yang tidak bisa diprediksi.

Di tengah suka cita keberangkatan jemaah haji tahun ini, kabar duka tersebut menjadi pengingat bahwa setiap perjalanan memiliki cerita dan ujian masing-masing. (R-05)


TOPIK TERKAIT

# calon haji meninggal di Batam# JCH Kampar wafat 2026# hak ahli waris jemaah haji Indonesia# RiauAkses.c
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Musda Bulat Ajukan Agung Nugroho ke DPP Jadi Calon Tunggal Ketua Demokrat Riau

    Politik•
    Jumat, 15/05/2026 | 21:38 WIB
    RiauAkses.com, Pekanbaru - Ketua DPD Partai Demokrat Riau, Agung Nugroho, kembali dipercaya
  • Rumah Eks Gubernur Riau Disatroni Maling, Motor Digotong Diam-Diam

    Hukum•
    Jumat, 15/05/2026 | 20:46 WIB
    RiauAkses.com, Pekanbaru - Aksi pencurian kembali mengguncang Kota Pekanbaru. Kali ini, rumah
  • Modus Ngaku Kunjungi Saudara, Penyelundupan PMI Ilegal di Dumai Terbongkar

    Hukum•
    Jumat, 15/05/2026 | 15:44 WIB
    RiauAkses.com, Dumai - Penyelundupan calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal ke Malaysia 
  • Libur Panjang Tak Pengaruhi Jumlah Penumpang di Bandara SSK II Pekanbaru

    Riau•
    Jumat, 15/05/2026 | 11:37 WIB
    RiauAkses.com, Pekanbaru - Libur panjang pekan ini tidak terlalu berpengaruh terhadap jumlah
  • 11.856 Ijazah SMA-SMK di Riau Masih Tersimpan di Sekolah, Ini Penyebabnya

    Riau•
    Jumat, 15/05/2026 | 08:33 WIB
    RiauAkses.com, Pekanbaru  - Sebanyak 11.856 ijazah SMA dan SMK Negeri di Provinsi Riau masih
Banner Ramadhan TAF - P07

TRENDING

  • Kampar Perkuat Identitas Serambi Mekkah Riau Lewat Majelis Zikir dan Kajian Agama

    Kampar Perkuat Identitas Serambi Mekkah Riau Lewat Majelis Zikir dan Kajian Agama

    Sabtu, 09/05/2026 | 11:41 WIB
  • Ruang Publik Baru Akan Dibangun di Lahan 8 Hektare Pasca Penertiban Bangunan Liar

    Ruang Publik Baru Akan Dibangun di Lahan 8 Hektare Pasca Penertiban Bangunan Liar

    Sabtu, 09/05/2026 | 07:16 WIB
  • Niat Menyalip Berujung Maut, Pelajar 13 Tahun di Pekanbaru Tewas Terlindas Truk

    Niat Menyalip Berujung Maut, Pelajar 13 Tahun di Pekanbaru Tewas Terlindas Truk

    Jumat, 15/05/2026 | 12:41 WIB
  • BMKG Ungkap Cuaca Riau 9 Mei 2026: Hujan Mengintai, Beberapa Wilayah Berisiko Tinggi

    BMKG Ungkap Cuaca Riau 9 Mei 2026: Hujan Mengintai, Beberapa Wilayah Berisiko Tinggi

    Sabtu, 09/05/2026 | 08:38 WIB
  • Viral! Warga Rohul Geruduk Rumah Diduga Bandar Narkoba, Api Berkobar di Lokasi

    Viral! Warga Rohul Geruduk Rumah Diduga Bandar Narkoba, Api Berkobar di Lokasi

    Minggu, 10/05/2026 | 07:51 WIB
  • 11.856 Ijazah SMA-SMK di Riau Masih Tersimpan di Sekolah, Ini Penyebabnya

    11.856 Ijazah SMA-SMK di Riau Masih Tersimpan di Sekolah, Ini Penyebabnya

    Jumat, 15/05/2026 | 08:33 WIB
  • Modus Ngaku Kunjungi Saudara, Penyelundupan PMI Ilegal di Dumai Terbongkar

    Modus Ngaku Kunjungi Saudara, Penyelundupan PMI Ilegal di Dumai Terbongkar

    Jumat, 15/05/2026 | 15:44 WIB
  • Libur Panjang Tak Pengaruhi Jumlah Penumpang di Bandara SSK II Pekanbaru

    Libur Panjang Tak Pengaruhi Jumlah Penumpang di Bandara SSK II Pekanbaru

    Jumat, 15/05/2026 | 11:37 WIB
Banner STMIK In Pekanbaru - P09
    • Ikuti Kami di:



  • Disclaimer     Kontak Kami     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    RiauAkses.com - All Right Reserved
    Desain by : Aditya