Home / Hukum /
Rumah Eks Gubernur Riau Disatroni Maling, Motor Digotong Diam-Diam
Rekaman CCTV aksi pencurian di rumah mantan Gubernur Riau, Syamsuar. Foto: Dok SM News
RiauAkses.com, Pekanbaru - Aksi pencurian kembali mengguncang Kota Pekanbaru. Kali ini, rumah mantan Gubernur Riau, Syamsuar, menjadi sasaran pelaku kejahatan. Peristiwa tersebut terjadi di kediamannya yang berada di Jalan Kurnia, Kelurahan Tangkerang Labuai, Kecamatan Bukit Raya, pada Jumat (15/5/2026) dini hari.
Kejadian ini sontak menyita perhatian publik. Bukan hanya karena nilai kerugian, tetapi juga karena lokasi kejadian merupakan rumah seorang tokoh penting di Provinsi Riau. Fakta bahwa pelaku berani beraksi di lingkungan tersebut memunculkan pertanyaan besar terkait keamanan kawasan permukiman.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, aksi pencurian terjadi sekitar pukul 03.05 WIB. Dalam insiden itu, satu unit sepeda motor milik penghuni rumah dilaporkan hilang. Pelaku diduga beraksi seorang diri, meski kemungkinan keterlibatan lebih dari satu orang belum dapat dipastikan.
Yang membuat peristiwa ini semakin mencolok adalah adanya rekaman kamera pengawas (CCTV) yang berhasil merekam seluruh aksi pelaku. Dari rekaman tersebut, terlihat seorang pria mengenakan helm masuk ke area rumah melalui pagar depan. Ia tampak tenang, seolah sudah memahami kondisi sekitar.
Pelaku kemudian berjalan menuju area parkir rumah. Di sana, ia langsung mengincar sepeda motor yang terparkir. Tidak seperti pencuri pada umumnya yang menyalakan kendaraan di lokasi, pelaku justru menggunakan cara yang terbilang nekat sekaligus cerdik.
Untuk menghindari suara yang dapat membangunkan penghuni rumah, pelaku memilih menggotong sepeda motor tersebut secara perlahan keluar dari halaman. Aksi ini menunjukkan bahwa pelaku cukup berpengalaman dan telah memperhitungkan risiko yang mungkin terjadi.
Setelah berhasil keluar dari area rumah, pelaku kemudian membawa kabur kendaraan tersebut. Hingga kini, belum diketahui ke mana arah pelarian pelaku maupun keberadaan sepeda motor yang dicuri.
Peristiwa ini langsung menjadi perbincangan warga sekitar. Banyak yang mengaku terkejut, mengingat rumah yang menjadi target pencurian adalah milik mantan pejabat tinggi daerah. Lingkungan tersebut selama ini dikenal relatif aman dan jauh dari aksi kriminalitas.
“Tidak menyangka saja, rumah tokoh seperti itu bisa jadi sasaran maling,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Kejadian ini sekaligus menjadi peringatan bagi masyarakat bahwa tindak kejahatan dapat terjadi di mana saja, tanpa memandang status sosial maupun lokasi. Bahkan, kawasan yang dianggap aman sekalipun tetap memiliki potensi menjadi target pelaku kriminal.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait kasus tersebut. Belum diketahui pula apakah kejadian ini telah dilaporkan secara resmi atau masih dalam proses penanganan internal.
Selain itu, identitas pelaku maupun jumlah pasti orang yang terlibat dalam aksi pencurian tersebut juga masih menjadi misteri. Aparat diharapkan segera melakukan penyelidikan mendalam, terutama dengan memanfaatkan rekaman CCTV yang telah beredar.
Kasus ini menambah daftar panjang aksi pencurian kendaraan bermotor yang terjadi di Pekanbaru dalam beberapa waktu terakhir. Modus yang digunakan pelaku pun semakin beragam, mulai dari pembobolan kunci hingga cara senyap seperti menggotong kendaraan.
Dengan kejadian ini, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama pada malam hingga dini hari. Penggunaan sistem keamanan tambahan seperti kunci ganda, alarm, serta pemasangan CCTV dinilai menjadi langkah penting untuk meminimalisir risiko pencurian.
Di sisi lain, peran aparat keamanan juga sangat dibutuhkan untuk meningkatkan patroli, khususnya di kawasan permukiman. Keamanan lingkungan tidak hanya menjadi tanggung jawab individu, tetapi juga membutuhkan sinergi antara masyarakat dan penegak hukum.
Peristiwa pencurian di rumah mantan Gubernur Riau ini menjadi bukti nyata bahwa pelaku kejahatan semakin berani dan terorganisir. Tanpa langkah antisipasi yang serius, bukan tidak mungkin kejadian serupa akan terus berulang. (R-05)
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
Modus Ngaku Kunjungi Saudara, Penyelundupan PMI Ilegal di Dumai Terbongkar
RiauAkses.com, Dumai - Penyelundupan calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal ke MalaysiaLibur Panjang Tak Pengaruhi Jumlah Penumpang di Bandara SSK II Pekanbaru
RiauAkses.com, Pekanbaru - Libur panjang pekan ini tidak terlalu berpengaruh terhadap jumlah11.856 Ijazah SMA-SMK di Riau Masih Tersimpan di Sekolah, Ini Penyebabnya
RiauAkses.com, Pekanbaru - Sebanyak 11.856 ijazah SMA dan SMK Negeri di Provinsi Riau masihGelombang Kelvin Picu Hujan di Hampir Seluruh Wilayah Riau Hari Ini
RiauAkses.com, Pekanbaru - BMKG Pekanbaru menyebut fenomena gelombang ekuatorial Kelvin memicuKampar Perkuat Identitas Serambi Mekkah Riau Lewat Majelis Zikir dan Kajian Agama
RiauAkses.com, Kampar - Suasana hangat dan penuh kekhusyukan terasa di kediaman dinas Wakil Bupati







Komentar Via Facebook :