Home / Riau /
Niat Menyalip Berujung Maut, Pelajar 13 Tahun di Pekanbaru Tewas Terlindas Truk
Ilustrasi lokasi kecelakaan seorang siswi berusia 13 tahun tewas setelah terlindas dump truck dalam insiden yang terjadi di Jalan Sri Palas, tepatnya di dekat Kantor Camat Rumbai Barat, Kamis (14/5/2026) sore. Foto: SM News/Created by Al
RiauAkses.com, Pekanbaru – Kecelakaan lalu lintas tragis kembali merenggut nyawa pelajar di Kota Pekanbaru. Seorang siswi berusia 13 tahun tewas setelah terlindas dump truck dalam insiden yang terjadi di Jalan Sri Palas, tepatnya di dekat Kantor Camat Rumbai Barat, Kamis (14/5/2026) sore.
Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 17.10 WIB dan langsung menyita perhatian warga sekitar. Korban diketahui bernama Cilvy Septiliandi (13), warga Rumbai Barat. Saat kejadian, ia mengendarai sepeda motor sambil membonceng rekannya, Azizah Kanzah Azahrah (12).
Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, kecelakaan bermula ketika korban melaju dari arah utara menuju selatan di Jalan Sri Palas. Di lokasi kejadian, korban berupaya mendahului sebuah dump truck Mitsubishi Colt Diesel yang berada di depannya dan melaju searah.
Namun, upaya menyalip itu berujung petaka.
Saat berada di sisi kanan kendaraan berat tersebut, sepeda motor yang dikendarai korban diduga melintasi permukaan jalan yang berpasir. Kondisi tersebut membuat kendaraan kehilangan keseimbangan hingga akhirnya tergelincir dan jatuh.
“Korban diduga kehilangan kendali karena kondisi jalan berpasir saat hendak mendahului kendaraan di depannya,” ungkap Kasat Lantas Polresta Pekanbaru, AKP Satrio BW Wicaksana.
Nahas, ketika terjatuh, posisi korban berada di sisi kanan kendaraan. Dalam hitungan detik, bagian kepala korban terlindas roda dump truck yang melaju di sampingnya.
Benturan keras itu menyebabkan korban mengalami luka fatal di bagian kepala dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Sementara itu, rekan korban yang dibonceng, Azizah, mengalami luka di bagian bahu. Ia segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis intensif.
Jenazah korban kemudian dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Arifin Achmad Pekanbaru untuk proses lebih lanjut.
Kondisi Jalan Jadi Sorotan
Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi mengungkapkan bahwa kondisi jalan di lokasi kecelakaan turut menjadi faktor penting dalam peristiwa ini. Jalan Sri Palas diketahui merupakan jalan aspal dua arah, namun terdapat pasir yang tersebar di sebagian badan jalan.
Kondisi tersebut dinilai berbahaya, terutama bagi pengendara roda dua yang melaju dengan kecepatan tinggi atau mencoba mendahului kendaraan lain.
Selain itu, saat kejadian, cuaca dilaporkan dalam kondisi cerah dengan arus lalu lintas yang tidak terlalu padat. Artinya, faktor cuaca tidak menjadi penyebab utama kecelakaan.
Perhatian kini tertuju pada aspek keselamatan jalan serta kewaspadaan pengendara dalam menghadapi kondisi permukaan jalan yang tidak ideal.
Peran Pengendara dan Kendaraan Berat
Insiden ini kembali menegaskan tingginya risiko kecelakaan yang melibatkan kendaraan berat seperti dump truck. Dalam banyak kasus, kendaraan besar memiliki titik buta (blind spot) yang luas sehingga menyulitkan pengemudi untuk melihat kendaraan kecil di sekitarnya.
Dalam situasi menyalip, risiko tersebut menjadi berlipat ganda, terutama jika dilakukan di jalan dengan kondisi tidak stabil seperti berpasir.
Polisi juga mengidentifikasi kendaraan dump truck yang terlibat dikemudikan oleh seorang pria berinisial Jhonson Afriady (45), warga Tenayan Raya, Pekanbaru.
Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan, termasuk kemungkinan adanya faktor kelalaian dari pengendara maupun pengemudi truk.
Imbauan Keselamatan
Kasus ini menjadi pengingat keras akan pentingnya keselamatan berkendara, khususnya bagi pelajar yang masih berusia di bawah umur. Mengendarai sepeda motor di usia dini tanpa pengalaman dan kehati-hatian yang cukup dapat meningkatkan risiko kecelakaan fatal.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat, terutama orang tua, untuk lebih mengawasi aktivitas berkendara anak-anak mereka. Selain itu, pengendara diharapkan lebih waspada terhadap kondisi jalan, menjaga jarak aman, dan tidak memaksakan diri menyalip kendaraan besar dalam situasi berisiko.
Di sisi lain, pemerintah daerah juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas infrastruktur jalan, termasuk memastikan kebersihan dan keamanan permukaan jalan dari material berbahaya seperti pasir atau kerikil.
Tragedi yang Berulang
Kecelakaan yang menewaskan pelajar ini bukanlah yang pertama terjadi di Pekanbaru. Dalam beberapa waktu terakhir, sejumlah insiden serupa juga melibatkan kendaraan berat dan sepeda motor, dengan korban jiwa yang tidak sedikit.
Fenomena ini menjadi alarm serius bagi semua pihak, mulai dari pengguna jalan, aparat penegak hukum, hingga pemerintah daerah, untuk bersama-sama meningkatkan kesadaran dan sistem keselamatan lalu lintas.
Tragedi yang menimpa Cilvy menjadi duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga korban, tetapi juga masyarakat luas. Kehilangan nyawa di usia muda akibat kecelakaan lalu lintas adalah kenyataan pahit yang seharusnya bisa dicegah dengan kewaspadaan dan tanggung jawab bersama. (R-03)
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
Libur Panjang Tak Pengaruhi Jumlah Penumpang di Bandara SSK II Pekanbaru
RiauAkses.com, Pekanbaru - Libur panjang pekan ini tidak terlalu berpengaruh terhadap jumlah11.856 Ijazah SMA-SMK di Riau Masih Tersimpan di Sekolah, Ini Penyebabnya
RiauAkses.com, Pekanbaru - Sebanyak 11.856 ijazah SMA dan SMK Negeri di Provinsi Riau masihGelombang Kelvin Picu Hujan di Hampir Seluruh Wilayah Riau Hari Ini
RiauAkses.com, Pekanbaru - BMKG Pekanbaru menyebut fenomena gelombang ekuatorial Kelvin memicuKampar Perkuat Identitas Serambi Mekkah Riau Lewat Majelis Zikir dan Kajian Agama
RiauAkses.com, Kampar - Suasana hangat dan penuh kekhusyukan terasa di kediaman dinas Wakil BupatiBMKG Ungkap Cuaca Riau 9 Mei 2026: Hujan Mengintai, Beberapa Wilayah Berisiko Tinggi
RiauAkses.com, Pekanbaru - Cuaca di sebagian besar wilayah Provinsi Riau pada Sabtu, 9 Mei 2026,







Komentar Via Facebook :