Home / Ekonomi /
Catat Lokasinya, Riau Kembali Gelar Operasi Pasar Murah di Pekan Pertama Mei 2026
Ilustrasi pasar murah. Foto: SM News
RiauAkses.com, Pekanbaru - Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop UKM) Provinsi Riau Negeri kembali menggelar operasi pasar murah.
Operasi tersebut dilaksanakan di sejumlah wilayah Provinsi Riau di pekan pertama Mei 2026 guna menjaga ketersediaan bahan pokok di tengah masyarakat.
Kabid Disperindagkop Tetty Nurdianti, menjelaskan melalui operasi pasar murah Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mengupayakan ketersediaan bahan pokok di tengah masyarakat.
"Kami ingin memastikan ketersediaan bahan pokok dan kestabilan harga melalui kegiatan yang digelar setiap hari, mulai dari Senin hingga Jumat, dan pada setiap pekannya ada di kabupaten," kata Tetty Nurdianti, Senin, 4 Mei 2026.
Untuk pekan pertama Mei 2026, ia menyebut operasi pasar murah dilaksanakan di empat lokasi di Kota Pekanbaru dan satu lokasi di Kabupaten Kampar.
"Pagi ini akan kita gelar pukul 08.30 WIB di halaman Kantor Lurah Rumbai Bukit, Kecamatan Rumbai Barat," kata Tetty.
Sementara untuk pasar murah kembali beroperasi pada 5 Mei 2026 di halaman Kantor Lurah Pebatuan Kecamatan Kulim.
"Dan pada Rabu, 6 Mei, di halaman Kedai Kopi Bossku, Jalan Tanjung Datuk No 141 c, Kelurahan Pesisir, Kecamatan Limapuluh. Sementara untuk tanggal 7 Mei akan digelar di halaman Kantor Desa Tarai Bangun, Kabupaten Kampar. Dan Jumat kembali digelar di Kota Pekanbaru, tepatnya di Fasum Jalan Pari 5, RT 03 RW 12, Kelurahan Limbungan Baru, Kecamatan Rumbai," ungkapnya.
Adapun harga pangan yang diperjualbelikan pada operasi pasar murah, diantaranya beras SPHP dibandrol Rp60 ribu per 5 kilogram, beras anak daro dan beras sokan kemasan 10 kg dibandrol Rp165 ribu per 10 kg, beras sokan dan beras anak daro kemasan 5 kg dibandrol Rp83 ribu.
Untuk gula Rp18.500 per kilogram, MinyaKita Rp15.500 per bungkus garam krista Rp 2 ribu per 200 gram, garam nusantara Rp 2 ribu per 250 gram, tepung Segitiga Biru Rp 13 ribu per bungkus. Sementara itu cabai merah, bawang merah, bawang putih dan kentang menyesuaikan harga petani dan harga dinamis pada telur ayam.
"Masyarakat diharapkan tertib dan membawa kantong belanja sendiri saat berbelanja di pasar murah, guna mengurangi penggunaan kantong plastik," pungkasnya. (R-03)
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
Picu Antrian Panjang di SPBU Hingga Naiknya Harga BBM Eceran, Disperindag Pekanbaru Lakukan Sidak
RiauAkses.com, Pekanbaru - Menyusul terjadinya kelangkaan Pertalite yang memicu antrean panjang diMay Day Penuh Harmoni di Kepulauan Meranti, Ribuan Buruh Rayakan Hari Buruh dengan Pesta Rakyat
RiauAkses.com, Kepulauan Meranti - Peringatan Hari Buruh Sedunia atau May Day Tahun 2026 diSemarak May Day di Kampar, Bupati Tekankan Kebersamaan
RiauAkses.com, Kampar – Bupati Kampar, Ahmad Yuzar menyampaikan apresiasi atas semangatIni Penjelasan Pertamina Patra Niaga Sumbagut Soal Penyebab Antrean BBM di Riau Mengular
RiauAkses.com, Pekanbaru - Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut)Stok BBM Riau Ditambah 20 Persen Guna Antisipasi Lonjakan Mobilitas Warga
RiauAkses.com, Pekanbaru – Antrean panjang bahan bakar minyak (BBM) yang sempat terjadi di







Komentar Via Facebook :