https://www.riauakses.com

  • Beranda
  • Pilihan
  • Riau
  • Lancang Kuning
    • Pekanbaru
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Kampar
    • Siak
    • Indragiri Hulu
    • Indragiri Hilir
    • Rokan Hulu
    • Rokan Hilir
    • Pelalawan
    • Kuantan Singingi
    • Kepulauan Meranti
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Politik
  • Hukum
  • Dunia
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lingkungan
    • Sumber Daya Alam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Video

  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://www.riauakses.com

Iklan Atas

https://www.riauakses.com

  • ";
  • Riau
  • Lancang Kuning
    • Pekanbaru
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Kampar
    • Siak
    • Indragiri Hulu
    • Indragiri Hilir
    • Rokan Hulu
    • Rokan Hilir
    • Pelalawan
    • Kuantan Singingi
    • Kepulauan Meranti
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Politik
  • Hukum
  • Dunia
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lingkungan
    • Sumber Daya Alam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Video

Terbaru

Trending

Pilihan

Video

Home / Riau /

Heboh Dokter Klinik Universitas Riau Diduga Lecehkan Mahasiswi

Senin, 27 April 2026 | 16:00 WIB  
Editor : Raya Desmawanto
Heboh Dokter Klinik Universitas Riau Diduga Lecehkan Mahasiswi

Ilustrasi pelecehan. Foto: Dok SM News

RiauAkses.com, Pekanbaru - Kasus dugaan pelecehan di lingkungan kampus di Pekanbaru kembali mencuat setelah korban melapor melalui akun media sosial. Pelaku diduga merupakan seorang dokter di Klinik Pratama Unri Sehat saat melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap sejumlah mahasiswi. Peristiwa ini memicu perhatian luas publik, terutama setelah sejumlah kesaksian korban beredar di berbagai platform digital dalam beberapa hari terakhir.

Berdasarkan pantauan, beberapa akun Instagram seperti @sudut_fkip dan @riau.terkini mengunggah cerita dari para terduga korban sejak dua hari lalu. Unggahan tersebut berisi kronologi pengalaman yang dialami saat menjalani pemeriksaan kesehatan di klinik kampus. Cerita-cerita ini kemudian menyebar dengan cepat dan memicu diskusi publik mengenai keamanan serta etika pelayanan kesehatan di lingkungan perguruan tinggi.

Salah satu terduga korban mengungkapkan pengalamannya saat mendatangi klinik untuk memeriksakan kondisi kesehatan. Ia mengaku datang dengan keluhan batuk dan sesak napas. Namun, di tengah proses pemeriksaan, dokter yang menanganinya meminta korban membuka dua kancing baju dengan alasan untuk memeriksa denyut jantung atau paru-paru.

Korban merasa permintaan tersebut tidak wajar dan tidak relevan dengan keluhan yang disampaikan. Ia juga menyoroti tidak adanya pendampingan dari tenaga medis lain seperti perawat, serta tidak adanya penjelasan prosedur medis secara jelas. Karena merasa tidak nyaman, korban akhirnya menolak permintaan tersebut.

Tidak hanya itu, korban juga mengaku menerima pesan lanjutan melalui aplikasi WhatsApp dari dokter yang bersangkutan setelah pemeriksaan selesai. Pesan tersebut berisi pertanyaan mengenai kondisi korban. Hal ini semakin menambah kecurigaan dan ketidaknyamanan yang dirasakan.

Kesaksian serupa juga disebutkan muncul dari beberapa korban lainnya, meskipun detail masing-masing kejadian berbeda. Namun, benang merah dari cerita yang beredar menunjukkan adanya dugaan tindakan yang mengarah pada pelecehan dalam proses pemeriksaan medis.

Mencuatnya kasus ini langsung mendapat perhatian dari Satuan Tugas (Satgas) Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Perguruan Tinggi (PPKPT) Universitas Riau. Pihak kampus bergerak cepat menindaklanjuti laporan yang telah diterima dari korban.

Dalam siaran pers yang diunggah melalui akun Instagram resmi @satgasppkpt_unri, disebutkan bahwa laporan dugaan pelecehan di Klinik Pratama Unri Sehati 1 telah resmi diterima. Satgas memastikan bahwa proses penanganan kasus dilakukan sesuai dengan aturan yang berlaku.

Sebagai langkah awal, terduga pelaku telah dinonaktifkan dari tugasnya sejak 27 April 2026. Penonaktifan ini dilakukan guna mempermudah proses pemeriksaan dan memastikan tidak adanya potensi gangguan terhadap korban maupun proses investigasi yang sedang berjalan.

Satgas PPKPT Universitas Riau menegaskan bahwa penanganan kasus ini mengacu pada Permendikbudristek Nomor 55 Tahun 2024 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Perguruan Tinggi. Regulasi tersebut menjadi dasar dalam memastikan setiap laporan kekerasan, termasuk dugaan pelecehan, ditangani secara serius, transparan, dan berkeadilan.

Kasus ini kembali menyoroti pentingnya sistem perlindungan bagi mahasiswa, khususnya dalam layanan kesehatan kampus. Keberadaan standar operasional prosedur (SOP) yang jelas, transparansi tindakan medis, serta kehadiran pendamping saat pemeriksaan menjadi aspek penting untuk mencegah terjadinya tindakan yang tidak diinginkan.

Selain itu, peran media sosial dalam mengungkap kasus ini juga menjadi sorotan. Platform digital kini menjadi ruang alternatif bagi korban untuk menyuarakan pengalaman mereka, terutama ketika merasa kesulitan mengakses jalur pelaporan formal. Namun demikian, proses verifikasi dan penanganan tetap menjadi kewenangan institusi terkait agar kasus dapat ditindaklanjuti secara objektif.

Pihak kampus diharapkan dapat memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan bagi seluruh mahasiswa, serta memastikan bahwa setiap laporan ditangani dengan serius tanpa adanya intimidasi terhadap korban. Transparansi dalam proses investigasi juga menjadi hal penting untuk menjaga kepercayaan publik.

Hingga saat ini, proses pemeriksaan terhadap terduga pelaku masih berlangsung. Satgas PPKPT Universitas Riau menyatakan akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas, termasuk memberikan pendampingan kepada korban sesuai ketentuan yang berlaku.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa lingkungan kampus harus menjadi ruang aman bagi seluruh civitas akademika. Upaya pencegahan, edukasi, serta penegakan aturan yang tegas menjadi kunci dalam meminimalisir terjadinya kasus serupa di masa mendatang. (R-03)


TOPIK TERKAIT

# dugaan pelecehan kampus Pekanbaru# dokter klinik Unri Sehat# Satgas PPKPT Universitas Riau# RiauAkses.c
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Pengedar 420 Cartridge Etomidate Ditangkap di Pekanbaru

    Hukum•
    Senin, 27/04/2026 | 12:32 WIB
    RiauAkses.com, Pekanbaru  - Jajaran Polda Riau kembali menunjukkan taringnya dalam memberantas
  • Prakiraan Cuaca Riau Senin 27 April 2026: BMKG Prediksi Hujan Ringan di Sejumlah Wilayah

    Riau•
    Senin, 27/04/2026 | 07:29 WIB
    RiauAkses.com, Pekanbaru – Prakiraan cuaca di wilayah Provinsi Riau pada Senin (27/4/2026)
  • 13 Sapi-Sapi Jumbo dari Riau Diusulkan Jadi Bantuan Presiden Iduladha 2026

    Riau•
    Minggu, 26/04/2026 | 19:41 WIB
    RiauAkses.com, Pekanbaru – Pemerintah Provinsi Riau tengah memproses usulan sapi bantuan
  • Pekanbaru Kota Terbaik II Turunkan Kemiskinan dan Stunting

    Riau•
    Minggu, 26/04/2026 | 17:19 WIB
    RiauAkses.com, Pekanbaru - Dibawah kepemimpinan H Agung Nugroho SE MM, Kota Pekanbaru terus
  • Tim Gabungan Tangkap Debt Collector Lakukan Kekerasan dan Pemerasan di Pekanbaru

    Hukum•
    Minggu, 26/04/2026 | 16:24 WIB
    RiauAkses.com, Pekanbaru - Aksi kekerasan dan pemerasan yang diduga melibatkan debt
Banner Ramadhan TAF - P07

TRENDING

  • Cuaca Buruk Balikkan Kapal Virgo Transport 8 di Laut Jawa, 1 Tewas dan 157 Orang Masih Hilang

    Cuaca Buruk Balikkan Kapal Virgo Transport 8 di Laut Jawa, 1 Tewas dan 157 Orang Masih Hilang

    Minggu, 13/09/2026 | 11:25 WIB
  • Polsek Pinggir Usut Penguasaan 2,5 Hektare Kawasan Hutan Produksi

    Polsek Pinggir Usut Penguasaan 2,5 Hektare Kawasan Hutan Produksi

    Jumat, 11/09/2026 | 16:02 WIB
  • Leasing Mau Tarik Mobil di Gerbang Tol, Malah Polisi Menarik Sopir Sigra ke Kantor

    Leasing Mau Tarik Mobil di Gerbang Tol, Malah Polisi Menarik Sopir Sigra ke Kantor

    Minggu, 13/09/2026 | 11:54 WIB
  • Landasan SSK II Tak Kelihatan Jelas, Lion Air Memilih Terbang ke Batam

    Landasan SSK II Tak Kelihatan Jelas, Lion Air Memilih Terbang ke Batam

    Minggu, 13/09/2026 | 10:26 WIB
  • Cinta Butuh Modal, Pemuda Ini Pilih Jalan Tol Narkoba, Polisi Pasang Portal

    Cinta Butuh Modal, Pemuda Ini Pilih Jalan Tol Narkoba, Polisi Pasang Portal

    Sabtu, 12/09/2026 | 19:03 WIB
  • IHSG Jatuh ke 6.484, Investor Menanti Data Inflasi Amerika Serikat

    IHSG Jatuh ke 6.484, Investor Menanti Data Inflasi Amerika Serikat

    Jumat, 11/09/2026 | 09:47 WIB
  • X-Fire Diuji di Pelalawan, Polda Riau Bidik Pemadaman Lahan Gambut Tanpa Bara Tersisa

    X-Fire Diuji di Pelalawan, Polda Riau Bidik Pemadaman Lahan Gambut Tanpa Bara Tersisa

    Jumat, 11/09/2026 | 15:40 WIB
  • Polsek Bangko Pusako Tangkap Dua Terduga Pelaku Penyalahgunaan Narkotika

    Polsek Bangko Pusako Tangkap Dua Terduga Pelaku Penyalahgunaan Narkotika

    Jumat, 11/09/2026 | 15:19 WIB
Banner STMIK In Pekanbaru - P09
    • Ikuti Kami di:



  • Disclaimer     Kontak Kami     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    RiauAkses.com - All Right Reserved
    Desain by : Aditya