Home / Riau /
Warga Hanyut Saat Banjir di Perumahan Griya Sidomulyo, Tim Gabungan Lakukan Pencarian
Proses pencarian oleh tim gabungan. Foto: Istimewa
RIAU, SabangMerauke News - Seorang warga dilaporkan hanyut saat banjir melanda Perumahan Griya Sidomulyo, Jumat (10/4/2026) malam. Hingga kini, korban belum ditemukan dan identitasnya masih belum diketahui. Peristiwa ini mengejutkan warga setempat yang tidak menyangka banjir yang datang tiba-tiba berubah menjadi musibah yang mengancam nyawa.
Kejadian bermula ketika hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak sore hari. Intensitas hujan yang tinggi membuat debit air meningkat dengan cepat hingga merendam kawasan permukiman. Air yang awalnya hanya menggenang di jalanan perlahan naik hingga menutupi akses keluar masuk warga. Dalam kondisi tersebut, arus air juga menjadi semakin deras, terutama di titik-titik yang memiliki saluran drainase besar.
Diduga korban terseret arus saat melintas di salah satu jalur yang telah tergenang air. Warga menduga korban tidak mengetahui adanya parit besar di lokasi tersebut karena seluruh area tertutup air yang meluap hingga ke permukaan jalan. Kondisi gelap pada malam hari serta minimnya penerangan turut memperburuk situasi, sehingga korban tidak sempat menghindar saat terjatuh ke dalam arus deras.
Sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi sempat mendengar teriakan minta tolong, namun derasnya arus dan keterbatasan jarak pandang membuat upaya pertolongan sulit dilakukan. Dalam hitungan detik, korban dilaporkan hilang terbawa arus banjir yang mengalir ke parit besar di kawasan tersebut.
Di lokasi kejadian, warga menemukan satu unit sepeda motor jenis Mio Soul dengan nomor polisi BM 3803 JH yang diduga milik korban. Kendaraan tersebut ditemukan tidak jauh dari titik awal korban dilaporkan hanyut. Penemuan sepeda motor ini menjadi satu-satunya petunjuk awal terkait identitas korban, meski hingga saat ini belum ada pihak yang mengonfirmasi kepemilikan kendaraan tersebut.
Kepala Basarnas Pekanbaru, Budi Cahyadi, mengatakan pihaknya langsung bergerak cepat setelah menerima laporan dari warga. Tim penyelamat diterjunkan ke lokasi untuk melakukan operasi pencarian sejak malam kejadian hingga Sabtu (11/4/2026) pagi.
“Hingga pagi ini tim rescuer masih melakukan operasi pencarian. Tim menyisir sepanjang parit besar tersebut,” ujar Budi.
Menurutnya, proses pencarian menghadapi sejumlah kendala, mulai dari arus air yang masih cukup deras hingga kondisi air yang keruh, sehingga membatasi jarak pandang tim di lapangan. Selain itu, banyaknya sampah dan material yang terbawa arus juga memperumit upaya penyisiran.
Tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, kepolisian, dan warga setempat terus berupaya memperluas area pencarian. Penyisiran dilakukan tidak hanya di sekitar lokasi awal kejadian, tetapi juga hingga ke aliran hilir yang berpotensi menjadi titik tersangkutnya korban.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Bukit Raya, Iptu Zamhur, membenarkan adanya laporan warga hanyut tersebut. Ia menyatakan bahwa pihak kepolisian turut membantu proses pencarian sekaligus melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas korban.
“Masih dalam pencarian. Identitas korban hingga kini masih belum diketahui,” ujarnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat akan bahaya banjir, terutama di kawasan permukiman yang memiliki saluran air besar namun tidak terlihat saat tergenang. Banyak warga yang tidak menyadari bahwa di bawah genangan air terdapat lubang atau parit yang dapat membahayakan keselamatan.
Beberapa warga setempat mengaku banjir di kawasan Perumahan Griya Sidomulyo memang kerap terjadi saat hujan deras. Namun, kejadian kali ini disebut lebih parah karena debit air naik dengan cepat dan arusnya lebih kuat dibanding biasanya.
“Kami tidak menyangka air bisa sedalam ini dan arusnya sangat deras. Biasanya hanya menggenang saja,” ujar salah seorang warga.
Warga berharap pemerintah setempat segera mengambil langkah antisipasi, seperti memperbaiki sistem drainase, memasang penanda di titik-titik rawan, serta meningkatkan penerangan jalan. Hal ini dinilai penting untuk mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.
Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di tengah kondisi banjir. Menghindari jalur yang tergenang, terutama di malam hari, menjadi langkah penting untuk meminimalkan risiko kecelakaan.
Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian masih terus dilakukan oleh tim gabungan. Harapan besar masih disematkan agar korban segera ditemukan. Sementara itu, warga sekitar terus memantau perkembangan situasi dan memberikan dukungan kepada tim yang bekerja di lapangan.
Peristiwa ini meninggalkan duka dan kekhawatiran bagi masyarakat sekitar, sekaligus menjadi pelajaran penting tentang pentingnya kewaspadaan terhadap bencana alam yang dapat datang secara tiba-tiba. (R-03)
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
Demo Warga Pasir Limau Kapas Memanas, Rumah Terduga Bandar Sabu Dirusak dan Dibakar
RIAU, SabangMerauke News – Aksi unjuk rasa masyarakat terkait maraknya peredaran narkotikaDinkes Riau Pastikan 297 Layanan HIV, Tes hingga Pengobatan Bisa Diakses Pasien Secara Gratis
RiauAkses.com, Pekanbaru - Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) terus422 Calon Siswa SKO Riau Lulus Administrasi, Siap Bertarung di Tes Fisik!
RiauAkses.com, Pekanbaru - Sekolah Khusus Olahraga (SKO) Provinsi Riau, mulai melakukanKinerja LPS Pekanbaru Terus Dievaluasi
RiauAkses.com, Pekanbaru - Lembaga Pengelola Sampah (LPS) yang ada di setiap kelurahan, didorongCegah TPPO dan Penyelundupan Manusia, Imigrasi Selatpanjang Bentuk Desa Binaan di Kepulauan Meranti
Selatpanjang, RiauAkses.Com - Kantor Imigrasi Kelas II TPI Selatpanjang melaksanakan kegiatan







Komentar Via Facebook :