https://www.riauakses.com

  • Beranda
  • Pilihan
  • Riau
  • Lancang Kuning
    • Pekanbaru
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Kampar
    • Siak
    • Indragiri Hulu
    • Indragiri Hilir
    • Rokan Hulu
    • Rokan Hilir
    • Pelalawan
    • Kuantan Singingi
    • Kepulauan Meranti
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Politik
  • Hukum
  • Dunia
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lingkungan
    • Sumber Daya Alam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Video

  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://www.riauakses.com

Iklan Atas

https://www.riauakses.com

  • ";
  • Riau
  • Lancang Kuning
    • Pekanbaru
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Kampar
    • Siak
    • Indragiri Hulu
    • Indragiri Hilir
    • Rokan Hulu
    • Rokan Hilir
    • Pelalawan
    • Kuantan Singingi
    • Kepulauan Meranti
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Politik
  • Hukum
  • Dunia
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lingkungan
    • Sumber Daya Alam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Video

Terbaru

Trending

Pilihan

Video

Home / Riau /

Kiprah 20 Bulan Dalie Priasmoro Bertugas di PLN Selatpanjang: Cetak Surplus Daya dan Terangi 40 Km Pelosok Desa

Kamis, 09 April 2026 | 15:57 WIB  
Editor : Ali Imran
Kiprah 20 Bulan Dalie Priasmoro Bertugas di PLN Selatpanjang: Cetak Surplus Daya dan Terangi 40 Km Pelosok Desa

Kepala ULP PLN Selatpanjang, Dalie Priasmoro saat berkoordinasi dengan Wakil Bupati Kepulauan Meranti terhadap ketersediaan daya listrik. Foto : Istimewa

Selatpanjang, RiauAkses.Com - Sudah hampir satu tahun delapan bulan lamanya Dalie Priasmoro Sinulingga mengabdikan diri sebagai Manajer PLN ULP Selatpanjang di Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti, kota yang akrab dijuluki Kota Sagu. Waktu yang mungkin terasa singkat dalam hitungan kalender birokrasi, namun cukup panjang untuk meninggalkan jejak pengabdian, relasi, dan kenangan bersama masyarakat, mitra serta para pemangku kepentingan daerah. 

Sejak pertama kali ditugaskan pada 1 Agustus 2024, Dalie hadir di tengah dinamika pelayanan kelistrikan wilayah kepulauan yang memiliki tantangan geografis tersendiri. Di daerah yang bentang wilayahnya dipisahkan oleh perairan dan akses transportasi yang tidak selalu mudah, peran layanan kelistrikan bukan sekadar soal distribusi energi, tetapi juga menyangkut keberlangsungan aktivitas ekonomi dan kehidupan masyarakat sehari-hari.

Kini, memasuki April 2026, perjalanan pengabdiannya di Selatpanjang memasuki babak baru. Dalie telah menerima konfirmasi penugasan berikutnya dan direncanakan akan menjabat sebagai Manajer PLN ULP Tanjung Batu di Tanjung Batu. Kepindahan itu tinggal menunggu waktu hingga proses serah terima jabatan (sertijab) resmi dilaksanakan.

Bagi sebagian orang, mutasi adalah hal yang biasa dalam dinamika organisasi. Namun bagi masyarakat daerah, pergantian figur yang selama ini menjadi bagian dari pelayanan publik sering kali menghadirkan rasa tersendiri antara harapan baru dan kenangan atas kebersamaan yang telah terbangun. 

Selama bertugas di Selatpanjang, Dalie tidak hanya menjalankan fungsi manajerial pelayanan kelistrikan semata. Kehadirannya juga menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi antara perusahaan layanan energi dengan pemerintah daerah serta masyarakat dalam menjaga stabilitas pasokan listrik di wilayah kepulauan.

Perjalanan pengabdian selama satu tahun delapan bulan itu pun menjadi catatan penting tersendiri, bukan hanya bagi institusi yang ia wakili, tetapi juga bagi daerah yang pernah menjadi tempatnya bekerja dan berinteraksi secara langsung dengan masyarakat.

Kini, menjelang kepindahannya ke Kepulauan Riau, Selatpanjang menjadi salah satu titik perjalanan yang akan selalu tercatat dalam jejak pengabdian Dalie—sebuah fase yang menandai bagaimana pelayanan publik di daerah kepulauan tidak hanya soal pekerjaan, tetapi juga tentang hubungan kemanusiaan yang tumbuh dari kedekatan dan kepercayaan. 

Kehadiran Dalie Priasmoro di Kabupaten Kepulauan Meranti memang tidak panjang jika dihitung dalam rentang waktu penugasan birokrasi. Namun dalam kurun sekitar satu tahun delapan bulan sejak ditugaskan pada 1 Agustus 2024, ia memikul satu tanggung jawab besar yakni memastikan listrik tetap menyala di negeri kepulauan yang dikenal sebagai Kota Sagu, Selatpanjang. 

Tugas itu tidak selalu berjalan mulus. Di tengah keterbatasan infrastruktur kelistrikan wilayah kepulauan, Dalie justru harus menghadapi salah satu ujian terberat dalam masa pengabdiannya. Dimana waktu itu ketika pasokan listrik mengalami defisit akibat kerusakan unit pembangkit. Saat itu, daya listrik yang tersedia hanya sekitar 7,8 megawatt, sementara beban puncak masyarakat mencapai 12,8 megawatt. Selisih hampir 5 megawatt membuat pemadaman bergilir tak terhindarkan.

 

Situasi itu memuncak pada Jumat malam, 24 Oktober 2025. Tanpa komando, ratusan warga memadati halaman kantor PLN ULP Selatpanjang. Aksi spontan itu menjadi luapan kekecewaan masyarakat yang sudah terlalu lama menghadapi pemadaman listrik berkepanjangan. Malam itu, suasana Selatpanjang seolah kembali mengulang sejarah lama—sebuah deja vu dari peristiwa serupa yang pernah terjadi pada tahun 2014, ketika masyarakat juga mendatangi kantor PLN karena persoalan listrik yang belum kunjung teratasi.

Di tengah situasi yang tidak mudah itu, Dalie memilih untuk tetap berdiri di depan masyarakat. Bersama pemerintah daerah, aparat keamanan, dan tokoh masyarakat, ia mencoba menjelaskan kondisi sebenarnya dengan tenang. Ia bahkan menyampaikan komitmen berani yakni dalam sepuluh hari ke depan pasokan listrik akan diupayakan kembali normal.

Janji itu bukan sekadar pernyataan tanpa dasar. Di baliknya ada dukungan langsung dari pimpinan PLN Unit Induk Wilayah Riau dan Kepulauan Riau yang bergerak cepat memperkuat suplai listrik ke Selatpanjang. Siang dan malam, upaya percepatan dilakukan untuk memastikan masyarakat tidak lagi terlalu lama berada dalam ketidakpastian.

Tak berselang lama, delapan unit mesin tambahan dengan total kapasitas 6 megawatt berhasil didatangkan. Jumlah mesin pembangkit pun meningkat menjadi 22 unit. Hasilnya mulai terasa. Pasokan listrik di Selatpanjang dan wilayah sekitarnya hingga Kecamatan Tebingtinggi Barat dan Pulau Merbau kini justru berada pada kondisi surplus sekitar 3 megawatt, dengan daya mampu mencapai 16,950 megawatt dan beban puncak tertinggi sekitar 13,200 megawatt. 

Perbaikan tidak hanya dirasakan di ibu kota kabupaten. Di bawah koordinasi Dalie, kondisi kelistrikan di wilayah pelayanan lain juga tetap terjaga.

Di Kecamatan Rangsang Barat, tepatnya wilayah Lemang yang sebelumnya terdampak insiden kebakaran mesin pembangkit, kini kembali diperkuat dengan tambahan unit pembangkit baru. Daya mampu tercatat mencapai 2,485 megawatt dengan beban puncak 2,325 megawatt dan masih dalam kondisi aman.

Sementara itu, kebutuhan listrik wilayah Kecamatan Rangsang Pesisir yang disuplai dari sistem pembangkit di Rangsang Barat dan Tanjung Samak, Kecamatan Rangsang juga berada dalam kondisi stabil dengan daya mampu sekitar 2,9 megawatt dan beban puncak 2,07 megawatt.

Begitu pula di Teluk Belitung yang menopang kebutuhan listrik masyarakat di Kecamatan Merbau dan Tasik Putri Puyu, daya mampu tercatat mencapai 2,880 megawatt dengan beban puncak 2,497 megawatt.

Sedangkan di Kecamatan Tebingtinggi Timur, tepatnya pembangkit di Teluk Buntal, terdapat enam unit mesin dengan kapasitas daya sekitar 1.080 kilowatt dan beban puncak 780 kilowatt, sehingga masih tersisa cadangan daya sekitar 270 kilowatt.

Rangkaian upaya itu menjadi bagian dari perjalanan pengabdian yang tidak selalu terlihat dari luar. Di balik stabilnya lampu yang menyala di rumah-rumah warga hari ini, tersimpan kerja panjang, tekanan situasi lapangan, serta keputusan-keputusan cepat yang harus diambil dalam kondisi terbatas.

 

Karena di daerah kepulauan seperti Kepulauan Meranti, listrik bukan sekadar energi melainkan denyut kehidupan masyarakat. Dan dalam masa tugasnya di Kota Sagu, Dalie menjadi bagian dari cerita bagaimana denyut itu tetap dijaga agar tidak pernah benar-benar padam. 

Menanggapi perjalanan penanganan krisis kelistrikan yang sempat terjadi di Selatpanjang hingga akhirnya kembali stabil, Kepala PLN ULP Selatpanjang Dalie Priasmoro Sinulingga menyampaikan bahwa seluruh upaya yang dilakukan bukanlah kerja satu orang, melainkan hasil kolaborasi banyak pihak yang memiliki kepedulian sama terhadap kebutuhan masyarakat di wilayah kepulauan.

Menurut Dalie, tantangan kelistrikan di Kabupaten Kepulauan Meranti memiliki karakteristik tersendiri karena kondisi geografis yang terpisah-pisah antar pulau. Situasi tersebut membuat setiap gangguan teknis membutuhkan respons cepat sekaligus koordinasi yang kuat agar tidak berdampak luas terhadap aktivitas masyarakat.

“Pada saat terjadi defisit daya beberapa waktu lalu, itu merupakan situasi yang tidak mudah bagi kami. Namun sejak awal kami berkomitmen bahwa masyarakat harus tetap mendapatkan kepastian pelayanan. Karena itu kami berusaha hadir di tengah masyarakat, menjelaskan kondisi yang sebenarnya, sekaligus memastikan solusi segera berjalan,” ujarnya.

Ia juga mengingat kembali momen ketika ratusan warga mendatangi kantor PLN sebagai bentuk kekecewaan atas pemadaman bergilir yang terjadi. Baginya, peristiwa tersebut justru menjadi pengingat penting bahwa listrik telah menjadi kebutuhan utama masyarakat yang tidak bisa lagi dipandang sebagai layanan biasa.

“Ketika masyarakat datang menyampaikan aspirasi secara langsung, kami memahami itu sebagai bentuk harapan kepada PLN. Dari situlah kami semakin memperkuat komitmen untuk mempercepat pemulihan sistem kelistrikan,” katanya.

Dalie menegaskan, komitmen percepatan penanganan saat itu tidak terlepas dari dukungan penuh pimpinan PLN Unit Induk Wilayah Riau dan Kepulauan Riau yang bergerak cepat menambah mesin pembangkit hingga sistem kelistrikan Selatpanjang dan wilayah sekitarnya kembali stabil bahkan mengalami surplus daya.

“Alhamdulillah, berkat kerja bersama seluruh tim dan dukungan dari PLN wilayah, kondisi kelistrikan di Selatpanjang dan wilayah layanan lainnya saat ini sudah jauh lebih baik. Ini tentu menjadi kabar baik bagi masyarakat,” ungkapnya.

Lebih jauh, ia menambahkan bahwa stabilnya pasokan listrik saat ini bukan hanya soal angka kapasitas daya, tetapi juga bagian dari upaya menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan PLN di daerah kepulauan.

“Kami berharap kondisi yang sudah stabil ini dapat terus terjaga sehingga masyarakat bisa beraktivitas dengan nyaman. Bagi kami, listrik bukan sekadar layanan teknis, tetapi bagian dari penggerak kehidupan masyarakat dan pertumbuhan daerah,” tuturnya.

Menutup pernyataannya, Dalie menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh masyarakat Kepulauan Meranti atas dukungan dan pengertian selama proses pemulihan kelistrikan berlangsung.

“Terima kasih atas kesabaran dan dukungan masyarakat selama ini. Apa yang sudah kita capai hari ini adalah hasil kerja bersama. Semoga pelayanan kelistrikan di Kepulauan Meranti ke depan semakin baik dan semakin andal,” tukasnya.

 

Langkah perlahan namun pasti terus ditempuh PLN ULP Selatpanjang di bawah koordinasi Dalie Priasmoro Sinulingga untuk memastikan terang listrik tidak hanya dirasakan masyarakat perkotaan, tetapi juga menjangkau wilayah-wilayah pelosok di Kabupaten Kepulauan Meranti yang selama ini masih menunggu sentuhan jaringan permanen. 

Tidak hanya fokus pada penguatan kapasitas pembangkit di wilayah ibu kota kabupaten, PLN bersama UP2K Riau juga menggenjot percepatan pembangunan jaringan listrik desa melalui program perluasan Jaringan Tegangan Menengah (JTM) sepanjang kurang lebih 40,25 kilometer. Proyek strategis ini ditargetkan rampung paling lambat pada Mei mendatang sebagai bagian dari komitmen menghadirkan listrik yang merata hingga ke wilayah terluar dan terpencil.

Beberapa titik prioritas yang saat ini tengah dikebut pengerjaannya berada di wilayah Kecamatan Tebing Tinggi Timur, di antaranya menuju Dusun Keridi, Desa Batin Suir sepanjang 6,9 kilometer sirkuit. Selain itu, pembangunan juga berlangsung menuju Dusun Nerlang, Desa Sungai Tohor Barat sepanjang 7,15 kilometer sirkuit, serta Desa Kepau Baru sepanjang 23,95 kilometer sirkuit yang menjadi salah satu jalur perluasan jaringan terpanjang dalam program tersebut.

Sementara itu, satu titik lainnya yang berada di Desa Bokor, tepatnya Dusun Cempedak di wilayah Kecamatan Rangsang Barat, telah lebih dulu rampung dengan panjang jaringan sekitar 2,25 kilometer sirkuit dan siap dimanfaatkan masyarakat.

Manajer PLN ULP Selatpanjang, Dalie Priasmoro Sinulingga, menjelaskan bahwa pembangunan jaringan ini merupakan bagian dari langkah nyata PLN dalam memperluas akses listrik hingga menjangkau masyarakat yang selama ini belum sepenuhnya menikmati layanan energi secara stabil.

“Perluasan jaringan ini telah kita mulai sejak awal tahun. Kegiatan pembangunan jaringan tegangan menengah sepanjang total 40,25 kilometer ini kita targetkan selambat-lambatnya selesai pada bulan Mei,” ujarnya.

Ia merincikan, kehadiran jaringan baru tersebut diperkirakan akan memberikan pelayanan listrik kepada sedikitnya sekitar 300 rumah tangga. Rinciannya, Desa Kepau Baru akan melayani sekitar 200 rumah, Dusun Nerlang sebanyak 50 rumah, Dusun Keridi sekitar 50 rumah, serta Dusun Cempedak di Desa Bokor yang akan menjangkau sekitar 40 kepala keluarga.

Menurut Dalie, suplai listrik untuk Desa Kepau Baru dan Dusun Nerlang nantinya akan dialirkan dari pembangkit yang berada di Desa Teluk Buntal, sementara untuk Dusun Keridi meskipun berada dalam kecamatan yang sama akan disuplai dari sistem kelistrikan Selatpanjang. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari strategi teknis agar distribusi daya tetap stabil dan andal.

Namun di balik progres yang terus berjalan tersebut, proses pengerjaan di lapangan tidak sepenuhnya tanpa tantangan. Kondisi geografis Kepulauan Meranti yang didominasi wilayah pesisir, rawa, serta karakter kepulauan dengan akses transportasi terbatas menjadi ujian tersendiri bagi tim di lapangan. Meski demikian, seluruh personel tetap bekerja maksimal agar target pembangunan jaringan dapat tercapai sesuai jadwal.

Lebih dari sekadar menghadirkan listrik ke rumah-rumah warga, kehadiran jaringan baru ini diharapkan mampu membuka peluang baru bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat desa. Aktivitas usaha kecil, sektor perikanan tangkap dan budidaya, hingga layanan pendidikan dan kesehatan diyakini akan ikut terdorong dengan tersedianya listrik yang stabil dan berkelanjutan. 

Dalie menegaskan bahwa program ini juga menjadi bagian penting dalam mendorong peningkatan rasio elektrifikasi di wilayah Kepulauan Meranti yang ditargetkan mendekati angka 100 persen.

“Tentunya ini akan memperluas rasio elektrifikasi hampir 100 persen. Artinya PLN akan terus melanjutkan program elektrifikasi hingga seluruh wilayah di Kepulauan Meranti dapat teraliri listrik secara merata, sejalan dengan target pemerintah dalam pemerataan pembangunan infrastruktur dasar di daerah,” jelasnya.

Upaya perluasan jaringan ini pun menjadi penanda bahwa terang listrik bukan sekadar kebutuhan teknis, tetapi bagian dari langkah menghadirkan keadilan pembangunan hingga ke desa-desa yang selama ini berada di tepian peta layanan energi nasional. (R-01)


TOPIK TERKAIT

# PT PLN# PLN ULP Selatpanjang# Kepulauan meranti# RiauAkses
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Waspada Penipuan! Polda Riau Tegaskan Penerimaan Akpol 2026 Gratis Tanpa Pungutan

    Riau•
    Selasa, 07/04/2026 | 11:25 WIB
    RIauAkses.com, Pekanbaru - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) tengah melangsungkan proses
  • Karhutla di Desa Sekodi Bengkalis Akhirnya Padam, Pemadaman Berlangsung 5 Hari

    Riau•
    Rabu, 08/04/2026 | 11:33 WIB
    RiauAkses.com, Bengkalis – Upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa
  • Pemprov Riau Sambut Peserta Konferensi ICOP 2026, Bahas Integrasi Sapi-Sawit Skala Global

    Riau•
    Rabu, 08/04/2026 | 12:10 WIB
    RiauAkeses.com, Pekanbaru - Forum ilmiah internasional yang akan menjadi ruang temu antara
  • Gerak Cepat PLN UPT Pekanbaru, Perkuat Keandalan Pasca Idulfitri Lewat Perbaikan PMT 20 kV

    Ekonomi•
    Kamis, 09/04/2026 | 10:07 WIB
    RiauAkses.com, Pekanbaru – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Pekanbaru bergerak
  • Dirut PLN Darmawan Prasodjo Raih Penghargaan Green Leadership, PLN Borong 11 PROPER Emas KLH 2025

    Ekonomi•
    Rabu, 08/04/2026 | 12:34 WIB
    RiauAkses.com, Jakarta – Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo kembali
Banner Ramadhan TAF - P07

TRENDING

  • Picu Antrian Panjang di SPBU Hingga Naiknya Harga BBM Eceran, Disperindag Pekanbaru Lakukan Sidak

    Picu Antrian Panjang di SPBU Hingga Naiknya Harga BBM Eceran, Disperindag Pekanbaru Lakukan Sidak

    Senin, 04/05/2026 | 11:46 WIB
  • Imbas Kelangkaan BBM dan Faktor Cuaca, Harga Cabai dan Sayur di Pekanbaru Alami Kenaikan

    Imbas Kelangkaan BBM dan Faktor Cuaca, Harga Cabai dan Sayur di Pekanbaru Alami Kenaikan

    Selasa, 05/05/2026 | 07:10 WIB
  • Hasil SUPAS BPS 2025: Generasi Z dan Milenial Dominasi Penduduk Riau

    Hasil SUPAS BPS 2025: Generasi Z dan Milenial Dominasi Penduduk Riau

    Rabu, 06/05/2026 | 07:18 WIB
  • Razia THM Pekanbaru Selasa Dini Hari: Satu Pengunjung Positif Amphetamine Diamankan  

    Razia THM Pekanbaru Selasa Dini Hari: Satu Pengunjung Positif Amphetamine Diamankan  

    Selasa, 05/05/2026 | 11:43 WIB
  • Terus Dikebut, Progres Pembangunan Tol Lingkar Pekanbaru Sudah Capai 76 Persen

    Terus Dikebut, Progres Pembangunan Tol Lingkar Pekanbaru Sudah Capai 76 Persen

    Jumat, 08/05/2026 | 08:31 WIB
  • Indeks Ketimpangan Gender Riau Menurun, Pekanbaru Terbaik

    Indeks Ketimpangan Gender Riau Menurun, Pekanbaru Terbaik

    Rabu, 06/05/2026 | 09:22 WIB
  • Kampar Perkuat Identitas Serambi Mekkah Riau Lewat Majelis Zikir dan Kajian Agama

    Kampar Perkuat Identitas Serambi Mekkah Riau Lewat Majelis Zikir dan Kajian Agama

    Sabtu, 09/05/2026 | 11:41 WIB
  • Gelombang Pertama Haji Riau Tuntas, Kloter BTH 12 Resmi Diberangkatkan

    Gelombang Pertama Haji Riau Tuntas, Kloter BTH 12 Resmi Diberangkatkan

    Kamis, 07/05/2026 | 08:20 WIB
Banner STMIK In Pekanbaru - P09
    • Ikuti Kami di:



  • Disclaimer     Kontak Kami     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    RiauAkses.com - All Right Reserved
    Desain by : Aditya