Home / Riau /
Daerah Butuh Dana untuk THR dan Gaji, DPRD Riau Minta Pemprov Jangan Tunda Transfer
Ilustrasi penyaluran dana TKD dari provinsi ke daerah. Foto: Dok SM News
RiauAkses.com, Pekanbaru - Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Riau meminta Pemerintah Provinsi Riau segera menyalurkan dana transfer ke seluruh kabupaten dan kota. Desakan ini muncul karena kebutuhan anggaran daerah meningkat tajam menjelang lebaran, terutama untuk pembayaran gaji pegawai, tunjangan, hingga Tunjangan Hari Raya (THR).
Anggota DPRD Riau, Muhtarom, menilai dana transfer dari pemerintah provinsi sangat dibutuhkan pemerintah kabupaten/kota untuk menjaga stabilitas keuangan daerah menjelang perayaan hari besar umat Islam tersebut.
Menurutnya, setiap pemerintah daerah saat ini sedang menghadapi tekanan anggaran yang cukup berat. Selain harus menyiapkan pelayanan publik selama masa mudik dan libur lebaran, pemerintah daerah juga wajib memenuhi kewajiban pembayaran gaji, tunjangan kinerja, serta THR bagi para pegawai.
“Menjelang Idulfitri ini tanggung jawab pemerintah kabupaten/kota pasti meningkat, terutama untuk pembayaran gaji, tunjangan, THR, dan berbagai kebutuhan lainnya. Nah, jika Pemerintah Provinsi Riau membantu melalui dana transfer, saya pikir ini akan menjadi solusi yang sangat membantu daerah,” ujar Muhtarom, Ahad (15/3/2026).
Ia menegaskan bahwa dana transfer dari provinsi merupakan salah satu sumber pendanaan penting bagi daerah. Tanpa dukungan tersebut, beberapa kabupaten/kota berpotensi mengalami kesulitan dalam memenuhi berbagai kewajiban keuangan menjelang hari raya.
Kebutuhan Daerah Meningkat Jelang Lebaran
Muhtarom menjelaskan bahwa momentum Idulfitri selalu diikuti dengan lonjakan aktivitas ekonomi dan pelayanan publik di daerah. Hal ini tentu membutuhkan dukungan anggaran yang memadai.
Selain kewajiban kepada pegawai, pemerintah kabupaten/kota juga harus memastikan berbagai program pelayanan masyarakat tetap berjalan optimal, seperti pengamanan arus mudik, penanganan kesehatan, hingga penyediaan fasilitas publik selama masa libur lebaran.
Oleh karena itu, ia berharap Pemprov Riau dapat segera menyalurkan dana transfer agar pemerintah daerah memiliki ruang fiskal yang cukup untuk menjalankan tugasnya.
“Setidaknya dengan dana transfer itu bisa mengurangi beban pemerintah kabupaten/kota. Karena memang saat ini daerah sangat membutuhkan dukungan tersebut,” jelasnya.
Ia juga mengaku telah menyampaikan hal tersebut kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau agar menjadi perhatian serius pemerintah provinsi.
Menurutnya, hampir seluruh pemerintah kabupaten dan kota di Riau saat ini sangat menunggu pencairan dana tersebut.
“Seluruh kabupaten/kota hari ini pasti membutuhkan dana itu, dana transfer dari provinsi ke daerah,” kata Muhtarom.
DPRD Minta Pemprov Sesuaikan dengan Kemampuan Keuangan
Meski mendesak percepatan penyaluran dana, Muhtarom menyadari bahwa Pemerintah Provinsi Riau juga memiliki berbagai kewajiban anggaran yang harus dipenuhi menjelang Idulfitri.
Karena itu, ia tidak menuntut penyaluran secara penuh sekaligus. Menurutnya, pemerintah provinsi dapat menyalurkan dana transfer tersebut secara bertahap sesuai dengan kemampuan keuangan daerah.
Yang terpenting, kata dia, ada langkah nyata dari pemerintah provinsi untuk membantu kabupaten/kota menghadapi kebutuhan anggaran menjelang hari raya.
“Kalau tidak bisa sepenuhnya, minimal Pemprov Riau bisa menyalurkan sesuai kemampuan keuangan yang ada. Ini penting agar beban daerah bisa sedikit berkurang,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa permintaan ini disampaikan DPRD sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi keuangan daerah, sekaligus upaya menjaga stabilitas pelayanan publik menjelang Idulfitri.
“Kepada Pak Sekda dan Pak Gubernur, atas nama DPRD kami meminta agar dana-dana tersebut bisa segera dikucurkan sesuai kemampuan yang ada, sehingga dapat meringankan beban kabupaten/kota,” tegasnya.
Sarankan Penundaan Program Tidak Mendesak
Selain meminta percepatan dana transfer, Muhtarom juga memberikan saran kepada Pemerintah Provinsi Riau untuk melakukan penyesuaian prioritas anggaran.
Ia menilai beberapa kegiatan yang tidak terlalu mendesak dapat ditunda sementara waktu, sehingga dana yang tersedia bisa dialihkan untuk membantu kebutuhan daerah.
Langkah tersebut dinilai sebagai strategi realistis dalam mengelola keuangan daerah di tengah meningkatnya kebutuhan anggaran menjelang hari raya.
“Kalau memang diperlukan, kegiatan yang tidak terlalu penting bisa ditunda dulu. Yang utama sekarang adalah memastikan kabupaten/kota memiliki dana yang cukup untuk memenuhi kewajiban mereka,” katanya.
Menurutnya, keputusan tersebut juga akan memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama dalam menjaga kelancaran pelayanan publik selama momentum Idulfitri.
Harapan untuk Stabilitas Keuangan Daerah
Muhtarom berharap pemerintah provinsi dapat segera mengambil langkah cepat agar dana transfer tersebut bisa segera disalurkan.
Dengan dukungan anggaran dari provinsi, pemerintah kabupaten/kota di Riau diharapkan dapat menjalankan kewajiban mereka tanpa hambatan, termasuk dalam memastikan kesejahteraan aparatur daerah serta kelancaran berbagai pelayanan masyarakat.
Ia juga menilai bahwa percepatan penyaluran dana transfer merupakan bentuk sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah daerah dalam menghadapi momen penting seperti Idulfitri.
“Intinya kita ingin agar daerah tidak kesulitan menjelang lebaran. Dengan adanya dukungan dari provinsi, beban kabupaten/kota bisa lebih ringan dan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik,” pungkasnya.
Momentum Idulfitri memang selalu menjadi periode penting bagi pemerintah daerah. Selain sebagai waktu untuk memperkuat kebersamaan masyarakat, momen ini juga menuntut kesiapan anggaran dan pelayanan publik yang maksimal.
Karena itu, DPRD Riau berharap percepatan penyaluran dana transfer dapat segera direalisasikan demi memastikan seluruh daerah di Riau siap menghadapi perayaan lebaran dengan kondisi keuangan yang lebih stabil. (R-03)


Komentar Via Facebook :