https://www.riauakses.com

  • Beranda
  • Pilihan
  • Riau
  • Lancang Kuning
    • Pekanbaru
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Kampar
    • Siak
    • Indragiri Hulu
    • Indragiri Hilir
    • Rokan Hulu
    • Rokan Hilir
    • Pelalawan
    • Kuantan Singingi
    • Kepulauan Meranti
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Politik
  • Hukum
  • Dunia
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lingkungan
    • Sumber Daya Alam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Video

  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://www.riauakses.com

Iklan Atas

https://www.riauakses.com

  • ";
  • Riau
  • Lancang Kuning
    • Pekanbaru
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Kampar
    • Siak
    • Indragiri Hulu
    • Indragiri Hilir
    • Rokan Hulu
    • Rokan Hilir
    • Pelalawan
    • Kuantan Singingi
    • Kepulauan Meranti
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Politik
  • Hukum
  • Dunia
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lingkungan
    • Sumber Daya Alam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Video

Terbaru

Trending

Pilihan

Video

Home / Riau /

Strategi Wali Kota Pekanbaru Tekan Volume Sampah TPA Melalui Gerakan Kemas

Selasa, 03 Maret 2026 | 09:28 WIB  
Editor : Raya Desmawanto
Strategi Wali Kota Pekanbaru Tekan Volume Sampah TPA Melalui Gerakan Kemas

Pj Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, secara resmi meresmikan Kawasan Kelompok Masyarakat Sadar Sampah (Kemas) di RW 01 Kelurahan Labuh Baru Timur, Kecamatan Payung Sekaki, Senin (2/3/2026). Foto: Dok SM News

RiauAkses.com, Pekanbaru – Pj Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, secara resmi meresmikan Kawasan Kelompok Masyarakat Sadar Sampah (Kemas) di RW 01 Kelurahan Labuh Baru Timur, Kecamatan Payung Sekaki, Senin (2/3/2026). Inisiatif ini merupakan langkah nyata masyarakat dalam mendukung program Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru untuk menekan volume sampah langsung dari hulu atau tingkat rumah tangga.

Dalam sambutannya, Agung Nugroho memberikan apresiasi tinggi terhadap kemandirian warga yang berhasil membentuk wadah pengelolaan sampah berbasis lingkungan tanpa bergantung sepenuhnya pada anggaran daerah.

"Alhamdulillah, hari ini kita resmikan kelompok masyarakat ini. Kami sangat mengapresiasi kepedulian Kemas terhadap isu lingkungan, terutama dalam mengubah wajah sampah menjadi sesuatu yang produktif," ujar Agung di lokasi acara.

Saat ini, program Kemas di RW 01 telah menjangkau 70 rumah tangga yang secara aktif melakukan pemilahan sampah. Setiap harinya, warga membagi sampah mereka ke dalam tiga kategori utama: organik, anorganik, dan residu. Pola ini diklaim efektif mengurangi beban angkut petugas kebersihan karena sebagian besar sampah sudah habis terolah di lingkungan warga sendiri.

Inovasi digital juga turut mewarnai gerakan ini melalui penggunaan aplikasi khusus pemantau volume sampah. Dengan teknologi tersebut, pengurus Kemas dapat mendata secara real-time berapa banyak sampah yang berhasil diolah dan berapa banyak yang terpaksa dibuang.

"Melalui sistem ini, Kemas tahu pasti besaran pengurangan sampah dari wilayah ini ke TPA. Jadi, yang sampai ke TPA benar-benar hanya sampah residu saja," jelas Agung.

Kreativitas warga tidak berhenti pada pemilahan, namun berlanjut ke tahap produksi bernilai ekonomi (circular economy). Sampah organik kini diolah menjadi pakan maggot dan eco-enzim dari kulit buah segar. Produk turunan yang dihasilkan pun cukup beragam, mulai dari sabun cuci piring cair, sabun padat, hingga pemanfaatan minyak jelantah yang dikonversi menjadi lilin aromaterapi yang memiliki nilai jual.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru, Reza Aulia Putra, menegaskan bahwa gerakan ini bersifat mandiri atau non-APBD. Meski demikian, DLHK berkomitmen untuk terus mengawal keberlanjutan program ini melalui bantuan operasional dan pendampingan teknis agar standar pengolahannya tetap terjaga.

"Kami siap memberikan dukungan penuh, baik itu pemenuhan kebutuhan operasional maupun mencarikan sumber pendanaan alternatif melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan," ungkap Reza.

Ia menambahkan bahwa model pengelolaan seperti ini adalah solusi jangka panjang terbaik untuk mengatasi krisis lahan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Sebagai langkah ekspansi, Reza mengungkapkan bahwa kesuksesan di RW 01 Labuh Baru Timur ini akan dijadikan percontohan bagi wilayah lain di Pekanbaru. Target berikutnya adalah pengembangan program serupa di Kecamatan Marpoyan Damai, tepatnya di Kelurahan Sidomulyo Timur, guna menciptakan ekosistem kota yang bersih dan sadar sampah secara menyeluruh. (R-03)


TOPIK TERKAIT

# Strategi Wako Agung# TPA# Pekanbaru# Sabangmeraukenews.com
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Pembayaran THR 2026 Paling Lambat 8 Maret, Disnaker Kota Pekanbaru: Tak Boleh Dicicil

    Riau•
    Senin, 02/03/2026 | 13:52 WIB
    RiauAkses.com, Pekanbaru - Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Pekanbaru, Abdul Jamal, menegaskan
  • Pertama di Indonesia, Wako Agung Ajak Sahur On The Road 2 Ribu Driver Ojol

    Riau•
    Senin, 02/03/2026 | 09:45 WIB
    RiauAkses.com, Pekanbaru - Pertama dalam sejarah di Indonesia, Wali Kota Pekanbaru H Agung Nugroho
  • 21 SMP Swasta Kerjasama dengan Pemko Pekanbaru Dalam SPMB Tingkat SMP Tahun Ini

    Riau•
    Minggu, 01/03/2026 | 07:00 WIB
    RiauAkses.com, Pekanbaru - Sekitar 21 SMP swasta di Kota Pekanbaru bakal menambah daya tampung
  • Skor 0-0, PSPS Pekanbaru Gagal Raih Poin Penuh dari Garudayaksa FC

    Riau•
    Minggu, 01/03/2026 | 06:02 WIB
    RiauAkses.com, Pekanbaru - PSPS Pekanbaru kembali bermain imbang di Stadion Kaharuddin
  • Perempuan Naik Sepeda Motor Tewas Usai Jatuh dari Flyover Arengka Pekanbaru

    Riau•
    Jumat, 27/02/2026 | 15:36 WIB
    RiauAkses.com, Pekanbaru - Pemotor wanita yang diduga terjatuh dari flyover
Banner Ramadhan TAF - P07

TRENDING

  • Perkuat Tulang Punggung Listrik Riau, PLN Lakukan Final Check Relokasi Tower SUTT 150 kV

    Perkuat Tulang Punggung Listrik Riau, PLN Lakukan Final Check Relokasi Tower SUTT 150 kV

    Sabtu, 18/04/2026 | 22:08 WIB
  • Cegah TPPO dan Penyelundupan Manusia, Imigrasi Selatpanjang Bentuk Desa Binaan di Kepulauan Meranti

    Cegah TPPO dan Penyelundupan Manusia, Imigrasi Selatpanjang Bentuk Desa Binaan di Kepulauan Meranti

    Selasa, 21/04/2026 | 08:31 WIB
  • Kinerja LPS Pekanbaru Terus Dievaluasi

    Kinerja LPS Pekanbaru Terus Dievaluasi

    Selasa, 21/04/2026 | 10:35 WIB
  • Demo Warga Pasir Limau Kapas Memanas, Rumah Terduga Bandar Sabu Dirusak dan Dibakar

    Demo Warga Pasir Limau Kapas Memanas, Rumah Terduga Bandar Sabu Dirusak dan Dibakar

    Selasa, 21/04/2026 | 08:41 WIB
  • 422 Calon Siswa SKO Riau Lulus Administrasi, Siap Bertarung di Tes Fisik!

    422 Calon Siswa SKO Riau Lulus Administrasi, Siap Bertarung di Tes Fisik!

    Selasa, 21/04/2026 | 08:36 WIB
  • Dinkes Riau Pastikan 297 Layanan HIV, Tes hingga Pengobatan Bisa Diakses Pasien Secara Gratis

    Dinkes Riau Pastikan 297 Layanan HIV, Tes hingga Pengobatan Bisa Diakses Pasien Secara Gratis

    Selasa, 21/04/2026 | 08:40 WIB
  • Warga Hanyut Saat Banjir di Perumahan Griya Sidomulyo, Tim Gabungan Lakukan Pencarian

    Warga Hanyut Saat Banjir di Perumahan Griya Sidomulyo, Tim Gabungan Lakukan Pencarian

    Selasa, 21/04/2026 | 08:44 WIB
  • PSPS Pekanbaru Tundukkan Persekat Tegal 4-2, Pastikan Posisi di Liga 2 Musim Depan

    PSPS Pekanbaru Tundukkan Persekat Tegal 4-2, Pastikan Posisi di Liga 2 Musim Depan

    Selasa, 21/04/2026 | 18:34 WIB
Banner STMIK In Pekanbaru - P09
    • Ikuti Kami di:



  • Disclaimer     Kontak Kami     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    RiauAkses.com - All Right Reserved
    Desain by : Aditya