https://www.riauakses.com

  • Beranda
  • Pilihan
  • Riau
  • Lancang Kuning
    • Pekanbaru
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Kampar
    • Siak
    • Indragiri Hulu
    • Indragiri Hilir
    • Rokan Hulu
    • Rokan Hilir
    • Pelalawan
    • Kuantan Singingi
    • Kepulauan Meranti
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Politik
  • Hukum
  • Dunia
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lingkungan
    • Sumber Daya Alam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Video

  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://www.riauakses.com

Iklan Atas

https://www.riauakses.com

  • ";
  • Riau
  • Lancang Kuning
    • Pekanbaru
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Kampar
    • Siak
    • Indragiri Hulu
    • Indragiri Hilir
    • Rokan Hulu
    • Rokan Hilir
    • Pelalawan
    • Kuantan Singingi
    • Kepulauan Meranti
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Politik
  • Hukum
  • Dunia
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lingkungan
    • Sumber Daya Alam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Video

Terbaru

Trending

Pilihan

Video

Home / Hukum /

Kronologi Pembacokan Mahasiswi UIN Suska Riau, Dari Asmara Sampai Percobaan Pembunuhan

Kamis, 26 Februari 2026 | 19:47 WIB  
Editor : Raya Desmawanto
Kronologi Pembacokan Mahasiswi UIN Suska Riau, Dari Asmara Sampai Percobaan Pembunuhan

Pembacokan yang terjadi di UIN Suska Riau. Foto: SM News

SABANGMERAUKE NEWS, Riau - Pembacokan yang terjadi di UIN Suska Riau membuat geger masyarakat luas. Pasalnya, kejadian tersebut melibatkan 2 mahasiswa dan berada di dalam gedung kampus pada, Kamis (26/2/2026) pagi.

Dari pernyataan Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru AKP Anggi Rian Diansyah terungkap fakta jika pelaku pembacokan mahasiswi UIN Suska Riau, Raihan Mufazzar (21),  ternyata berniat untuk membunuh korban.

"Dari hasil pemeriksaan pelaku iya (mau membunuh korban)," kata Anggi.

Beruntung nyawa korban berhasil diselamatkan lantaran pelaku cepat diamankan sejumlah petugas keamanan kampus.

Namun akibat pembacokan dengan kapak yang dibawa pelaku, korban mengalami luka di kepala dan tangan.

Ditanyai terkait motif, berdasarkan hasil pendalaman, ternyata pelaku merasa sakit hati karena cintanya ditolak oleh korban.

"Motif sementara ini karena cinta ditolak. Pelaku sengaja datang dari rumah mau menarget (membunuh, red) korban, makanya bawa kapak dan parang. Yang digunakan pelaku kapak," sebut Anggi.

Rencananya, pelaku juga akan menjalani pemeriksaan kejiwaan dan tes urine. Hal ini guna memastikan kondisi psikis serta apakah pelaku di bawah pengaruh narkoba atau minuman keras, hingga nekat melakukan aksi yang terbilang sadis itu.

"Saat ini kami sedang pemeriksaan. Namun rencana juga mau dibawa ke psikiater dan tes urine," jelas Anggi.

Kronologi Kejadian

Korban pembacokan yakni mahasiswi bernama Farradhilla Ayu Pramesti (23). Saat peristiwa terjadi sekitar pukul 08.00 WIB, korban berada di sebuah ruangan lantai dua bangunan Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum.

Korban sedang menunggu jadwal ujian munaqosah, atau ujian skripsi akhir. Tiba-tiba pelaku yang merupakan teman satu jurusan dan angkatan korban, datang ke ruangan. Selanjutnya pelaku langsung menyerang korban dengan kapak.

"Korban saat itu sempat melarikan diri kalau dari keterangan yang kami dapat di TKP, korban sempat melarikan diri melalui jendela," sebut Kasat Reskrim.

Anggi memaparkan, dugaan awal motif atas kejadian ini, adalah permasalahan asmara. "Sejauh ini masalah asmara, cuma nanti kami dalami lagi," papar Anggi.

Pasca melakukan aksinya, pelaku ditangkap. Ia resmi ditetapkan tersangka dan sudah ditahan. "Tersangka sudah kami tahan di Polsek Binawidya," kata Kasat Reskrim.

Sementara korban dijelaskan Anggi, sedang dirawat intensif di Rumah Sakit Bhayangkara Pekanbaru. Ia mengatakan, rencananya, korban akan dirujuk ke rumah sakit lain lantaran dari keterangan dokter Rumah Sakit Bhayangkara yang menangani, luka bacok yang dialami korban cukup parah dan dalam.

"Sehingga harus kita rujuk ke rumah sakit yang lebih mumpuni. Korban mengalami luka di bagian kepala dan tangan. Tapi nanti kami koordinasikan lagi dengan pihak Rumah Sakit Bhayangkara apakah ada lagi luka korban selain di dua titik tersebut," beber Anggi.

Mantan Kasat Reskrim Polres Inhil ini mengungkap, saat kejadian, korban sedang sendirian berada ruangan itu. Pelaku lantas datang membawa sebilah kapak dan menganiaya korban.

Anggi berkata, pelaku diduga sudah merencanakan aksi sadisnya tersebut. Pasalnya disebutkan Anggi, pelaku membawa 2 senjata tajam (Sajam) sekaligus yakni jenis kapak dan parang. Namun yang digunakan pelaku, adalah kapak.

"Kami sekarang sedang mendalami terkait motif dan kronologinya nanti akan segera kami sampaikan ke rekan-rekan media," sebut Anggi.

Di depan ruangan IGD rumah sakit tempat korban ditangani, terlihat sejumlah aparat kepolisian berjaga.

Selain itu, ada pula perwakilan pihak kampus serta rekan-rekan korban yang juga tampak berada di lokasi. Sementara itu, suasana di lokasi kejadian di kampus masih menyisakan jejak mencekam.

Ceceran darah terlihat jelas membasahi lantai depan ruangan ujian lantai dua bangunan, tempat peristiwa terjadi. Area tersebut telah dipasangi garis polisi untuk kepentingan penyelidikan.

Bekas darah yang mulai mengering itu, menyebar di beberapa titik. Berdasarkan pantauan, sejumlah personel kepolisian hilir mudik di sekitar lokasi guna melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). 

Petugas melakukan dokumentasi, mengumpulkan barang bukti, serta memintai keterangan saksi-saksi yang berada di sekitar lokasi saat kejadian.

Korban merupakan mahasiswi semester 8 asal Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau. Ia diserang saat bersiap melaksanakan ujian munaqosah sekitar pukul 08.00 WIB.

Pelaku secara tiba-tiba datang memasuki ruangan dengan membawa sebilah senjata tajam sejenis kapak dan langsung membacok korban beberapa kali. 

Korban berusaha menangkis serangan hingga mengalami patah pada pergelangan tangan serta luka di bagian kepala. Beruntung petugas keamanan kampus sigap dan langsung mengamankan pelaku.

Saat diperiksa, di tas pelaku tersimpan satu senjata tajam lagi jenis parang. Setelah kejadian, korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Pekanbaru untuk mendapatkan penanganan medis.

Kanit Reskrim Polsek Binawidya, Santo Morlando, mengatakan pelaku telah diamankan dan saat ini pihaknya masih melakukan pendalaman terkait motif.

“Pelaku sudah diamankan. Ini sekarang kita lagi olah TKP,” ujarnya.

Saat ditanyai terkait dugaan hubungan khusus antara korban dan pelaku, pihak kepolisian menyebut hal tersebut masih dalam penyelidikan.

Juru Bicara UIN Suska Riau, Rhonny Riansyah, menyatakan pihak kampus memberikan pendampingan penuh terhadap korban, termasuk bantuan pemulihan psikologis.

“Pak WR III dan Dekan tadi mengantar langsung ke rumah sakit. Tentunya UIN Suska memberikan pendampingan penuh, termasuk bantuan pengobatan psikis dan pemulihan psikologis kepada korban,” ujarnya. (R-03)


TOPIK TERKAIT

# Pembacokan# Mahasiswi# UIN Suska Riau# RiauAkses.com
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Festival Perang Air dan Imlek Dongkrak PAD, Bapenda Meranti: Pajak Hotel Meningkat Signifikan

    Ekonomi•
    Kamis, 26/02/2026 | 10:26 WIB
    RiauAkses.com, Kepulauan Meranti - Event Festival Perang Air yang digelar bertepatan dengan
  • Safari Ramadan ke Muara Basung Bengkalis, SF Hariyanto Janjikan Perbaikan Fasilitas Masjid Nur Hidayah

    Riau•
    Kamis, 26/02/2026 | 09:43 WIB
    RiauAkses.com, Bengkalis - Suasana kebersamaan terasa di Desa Muara Basung, Kabupaten Bengkalis,
  • Ekonomi Riau Tumbuh 4,94 Persen, Kepala Kanwil DJPb: Tantangan Global Tak Goyahkan Kinerja Daerah

    Ekonomi•
    Kamis, 26/02/2026 | 07:53 WIB
    RiauAkses.com, Pekanbaru – Perekonomian Provinsi Riau hingga akhir Januari 2026 menunjukkan
  • Heboh Musrenbang Kecamatan di Siak Digelar di Masjid, Anggota DPRD Non Muslim Tak Diundang

    Riau•
    Kamis, 26/02/2026 | 06:40 WIB
    RiauAkses.com, Siak - Pemerintah Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak menggelar Musyawarah Perencanaan
  • Kebakaran Hanguskan 2 Rumah di Asrama Polisi Pekanbaru

    Riau•
    Kamis, 26/02/2026 | 06:10 WIB
    RiauAkses.com, Pekanbaru - Dua rumah di Asrama Polisi Jalan Sisingamangaraja, Kota Pekanbaru,
Banner Ramadhan TAF - P07

TRENDING

  • Cuaca Buruk Balikkan Kapal Virgo Transport 8 di Laut Jawa, 1 Tewas dan 157 Orang Masih Hilang

    Cuaca Buruk Balikkan Kapal Virgo Transport 8 di Laut Jawa, 1 Tewas dan 157 Orang Masih Hilang

    Minggu, 13/09/2026 | 11:25 WIB
  • Polsek Pinggir Usut Penguasaan 2,5 Hektare Kawasan Hutan Produksi

    Polsek Pinggir Usut Penguasaan 2,5 Hektare Kawasan Hutan Produksi

    Jumat, 11/09/2026 | 16:02 WIB
  • Leasing Mau Tarik Mobil di Gerbang Tol, Malah Polisi Menarik Sopir Sigra ke Kantor

    Leasing Mau Tarik Mobil di Gerbang Tol, Malah Polisi Menarik Sopir Sigra ke Kantor

    Minggu, 13/09/2026 | 11:54 WIB
  • Landasan SSK II Tak Kelihatan Jelas, Lion Air Memilih Terbang ke Batam

    Landasan SSK II Tak Kelihatan Jelas, Lion Air Memilih Terbang ke Batam

    Minggu, 13/09/2026 | 10:26 WIB
  • Cinta Butuh Modal, Pemuda Ini Pilih Jalan Tol Narkoba, Polisi Pasang Portal

    Cinta Butuh Modal, Pemuda Ini Pilih Jalan Tol Narkoba, Polisi Pasang Portal

    Sabtu, 12/09/2026 | 19:03 WIB
  • IHSG Jatuh ke 6.484, Investor Menanti Data Inflasi Amerika Serikat

    IHSG Jatuh ke 6.484, Investor Menanti Data Inflasi Amerika Serikat

    Jumat, 11/09/2026 | 09:47 WIB
  • X-Fire Diuji di Pelalawan, Polda Riau Bidik Pemadaman Lahan Gambut Tanpa Bara Tersisa

    X-Fire Diuji di Pelalawan, Polda Riau Bidik Pemadaman Lahan Gambut Tanpa Bara Tersisa

    Jumat, 11/09/2026 | 15:40 WIB
  • Polsek Bangko Pusako Tangkap Dua Terduga Pelaku Penyalahgunaan Narkotika

    Polsek Bangko Pusako Tangkap Dua Terduga Pelaku Penyalahgunaan Narkotika

    Jumat, 11/09/2026 | 15:19 WIB
Banner STMIK In Pekanbaru - P09
    • Ikuti Kami di:



  • Disclaimer     Kontak Kami     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    RiauAkses.com - All Right Reserved
    Desain by : Aditya