https://www.riauakses.com

  • Beranda
  • Pilihan
  • Riau
  • Lancang Kuning
    • Pekanbaru
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Kampar
    • Siak
    • Indragiri Hulu
    • Indragiri Hilir
    • Rokan Hulu
    • Rokan Hilir
    • Pelalawan
    • Kuantan Singingi
    • Kepulauan Meranti
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Politik
  • Hukum
  • Dunia
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lingkungan
    • Sumber Daya Alam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Video

  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://www.riauakses.com

Iklan Atas

https://www.riauakses.com

  • ";
  • Riau
  • Lancang Kuning
    • Pekanbaru
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Kampar
    • Siak
    • Indragiri Hulu
    • Indragiri Hilir
    • Rokan Hulu
    • Rokan Hilir
    • Pelalawan
    • Kuantan Singingi
    • Kepulauan Meranti
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Politik
  • Hukum
  • Dunia
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lingkungan
    • Sumber Daya Alam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Video

Terbaru

Trending

Pilihan

Video

Home / Ekonomi /

BYD Tawarkan Atto 1 sebagai Mobil Listrik Irit untuk Pemakaian Harian

Selasa, 24 Februari 2026 | 09:45 WIB  
Editor : Raya Desmawanto
BYD Tawarkan Atto 1 sebagai Mobil Listrik Irit untuk Pemakaian Harian

Marketing Konsultan BYD, David berfoto di depan Mobil Listrik BYD Atto 1 Premium. Foto: Istimewa

RiauAkses.com, Pekanbaru - Saat ini, salah satu mobil listrik yang paling banyak dibicarakan sejak masuk pasar Indonesia adalah BYD Atto 1.

Dengan desain yang menarik, harga terjangkau, serta teknologi baterai yang modern, membuat BYD Atto 1 dilirik sebagai mobil harian, terutama untuk penggunaan di dalam kota.

David selaku Marketing Konsultan BYD menjelaskan kepada Sabang Merauke pada Senin, 23 Februari 2026, seberapa irit BYD Atto 1 saat digunakan setiap hari.

"Karena tidak memakai bensin, jadi BYD Atto 1 tidak diukur dalam km/liter seperti mobil konvensional, melainkan dalam satuan kWh per 100 km," terang David.

Angka tersebut, dikatakan David, menunjukkan seberapa banyak energi listrik yang dibutuhkan mobil untuk menempuh jarak tertentu, sekaligus menjadi indikator utama efisiensi sebuah kendaraan listrik.

"Lewat data pabrikan dan simulasi pemakaian, konsumsi energi BYD Atto 1 tergolong efisien di kelasnya," lanjutnya.

Berikut penjelasan lengkap soal konsumsi listrik, jarak tempuh, hingga perkiraan biaya yang perlu kamu siapkan saat menggunakannya sebagai mobil harian.

Perbedaan kapasitas baterai berdampak langsung pada jarak tempuh serta konsumsi energi per 100 km.

"Meski begitu, kedua varian tetap berada di level yang sangat efisien untuk ukuran mobil listrik di kelasnya," kata David.

Untuk varian BYD Atto 1 Dynamic, David menerangkan bahwa tipe ini menggunakan baterai berkapasitas sekitar 30,1 kWh.

Dengan kapasitas tersebut, mobil ini mampu menempuh jarak hingga 220 km berdasarkan standar pengujian WLTP.

"Konsumsi listriknya berada di kisaran 13,7 kWh per 100 km. Artinya, untuk penggunaan dalam kota yang didominasi stop and go, Atto 1 Dynamic masih tergolong sangat hemat," paparnya.

Selain itu, kapasitas baterai yang lebih kecil juga membuat bobot kendaraan lebih ringan, sehingga respons akselerasi terasa cukup gesit untuk lalu lintas harian.

"Varian ini cocok bagi pengguna yang aktivitasnya didominasi rute pendek, seperti pergi bekerja, belanja, atau antar-jemput keluarga di dalam kota," sebut David.

Sementara bagi konsumen yang membutuhkan jarak tempuh lebih jauh, David menyarankan untuk menggunakan BYD Atto 1 Premium.

"Tipe ini menawarkan baterai berkapasitas sekitar 43,2 kWh. Dengan baterai ini, jarak tempuh meningkat hingga 310 km dalam standar WLTP," ulasnya.

Meski membawa baterai lebih besar, konsumsi energinya tetap efisien di angka 13,9 kWh per 100 km.

"Selisih konsumsi ini sangat tipis dibandingkan varian Dynamic, menandakan sistem manajemen baterai dan motor listrik BYD bekerja cukup optimal," tambah David.

Estimasi Biaya per 100 Km

BYD Atto 1 Dynamic
Konsumsi energi: 13,7 kWh per 100 km
Perhitungan: 13,7 × Rp 1.500
≈ Rp 20.500 per 100 km

BYD Atto 1 Premium
Konsumsi energi: 13,9 kWh per 100 km
Perhitungan: 13,9 × Rp 1.500
≈ Rp 20.800 per 100 km

Dengan biaya di kisaran Rp20 ribuan untuk 100 km, BYD Atto 1 tergolong sangat hemat untuk pemakaian harian. Sebagai pembanding, mobil bensin dengan konsumsi rata-rata 12 km/l dan harga BBM sekitar Rp 12.000 per liter bisa menghabiskan lebih dari Rp 100 ribu untuk jarak yang sama.

Perhitungan tersebut merupakan estimasi biaya pengisian daya berdasarkan konsumsi energi masing-masing varian serta asumsi tarif listrik rumah tangga sekitar Rp 1.500 per kWh.

Angka ini digunakan sebagai gambaran umum dan bisa berbeda tergantung lokasi, golongan listrik, serta cara pengisian. (R-03)


TOPIK TERKAIT

# BYD# Atto 1# Mobil Listrik# Pemakaian Harian# RiauAkses.com
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Riau Terima Tambahan 15 Ton Garam Semai untuk Perkuat Operasi Modifikasi Cuaca

    Riau•
    Selasa, 24/02/2026 | 06:12 WIB
    RiauAkses.com, Pekanbaru - Kegiatan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Riau untuk membuat hujan
  • Gen Z harus Tahu! Ini Imbas Jika Skor Kredit Jelek di SLIK OJK

    Ekonomi•
    Senin, 23/02/2026 | 18:59 WIB
    RiauAkses.com, Pekanbaru - Sistem Layanan Informasi Keuangan Otoritas Jasa Keuangan (SLIK OJK)
  • Sebagian Wilayah Riau Masih Akan Diguyur Hujan Hari Ini

    Riau•
    Senin, 23/02/2026 | 10:26 WIB
    RiauAkses.com, Pekanbaru - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru
  • Bukan Mangkrak, PUPR Meranti Akui Duiker Alahair Tersendat Akibat Krisis Material: Stok Semen Kosong Tiga Minggu

    Riau•
    Senin, 23/02/2026 | 13:30 WIB
    RiauAkses.com, Kepulauan Meranti - Deru kendaraan yang biasanya bersahut-sahutan di simpang
  • Hujan Sudah Turun, 21 Titik Panas Muncul Lagi di Riau

    Riau•
    Senin, 23/02/2026 | 11:50 WIB
    RiauAkses.com, Pekanbaru - Jumlah titik panas (hotspot) di Provinsi Riau kembali meningkat.
Banner Ramadhan TAF - P07

TRENDING

  • Ini Komoditas Bahan Pangan Indonesia yang Sangat Tergantung dengan Impor

    Ini Komoditas Bahan Pangan Indonesia yang Sangat Tergantung dengan Impor

    Minggu, 09/08/2026 | 23:40 WIB
  • Minyak Habis, Sawit dan HTI Menghampar: Ke Mana Arah Ekonomi Riau di Usia 69 Tahun?

    Minyak Habis, Sawit dan HTI Menghampar: Ke Mana Arah Ekonomi Riau di Usia 69 Tahun?

    Minggu, 09/08/2026 | 23:35 WIB
  • Rp602 Miliar Mengalir ke Riau, Tapi APBD Masih Tercekik: Bengkalis Dapat Terbesar

    Rp602 Miliar Mengalir ke Riau, Tapi APBD Masih Tercekik: Bengkalis Dapat Terbesar

    Selasa, 11/08/2026 | 21:49 WIB
  • Sepuluh Hari Karhutla di Pelalawan Belum Padam, Petugas Hadapi Medan Sulit

    Sepuluh Hari Karhutla di Pelalawan Belum Padam, Petugas Hadapi Medan Sulit

    Sabtu, 08/08/2026 | 19:56 WIB
  • Nasib Pengelola Pasar Bawah di Ujung Tanduk, Pemko Pekanbaru Bahas Kelanjutan Revitalisasi Pekan Depan

    Nasib Pengelola Pasar Bawah di Ujung Tanduk, Pemko Pekanbaru Bahas Kelanjutan Revitalisasi Pekan Depan

    Sabtu, 08/08/2026 | 20:07 WIB
  • 72,28 Juta Penduduk Bersinggungan dengan Kawasan Hutan, Pemerintah Didesak Segera Tuntaskan Konflik Agraria

    72,28 Juta Penduduk Bersinggungan dengan Kawasan Hutan, Pemerintah Didesak Segera Tuntaskan Konflik Agraria

    Selasa, 11/08/2026 | 21:31 WIB
Banner STMIK In Pekanbaru - P09
    • Ikuti Kami di:



  • Disclaimer     Kontak Kami     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    RiauAkses.com - All Right Reserved
    Desain by : Aditya