https://www.riauakses.com

  • Beranda
  • Pilihan
  • Riau
  • Lancang Kuning
    • Pekanbaru
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Kampar
    • Siak
    • Indragiri Hulu
    • Indragiri Hilir
    • Rokan Hulu
    • Rokan Hilir
    • Pelalawan
    • Kuantan Singingi
    • Kepulauan Meranti
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Politik
  • Hukum
  • Dunia
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lingkungan
    • Sumber Daya Alam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Video

  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://www.riauakses.com

Iklan Atas

https://www.riauakses.com

  • ";
  • Riau
  • Lancang Kuning
    • Pekanbaru
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Kampar
    • Siak
    • Indragiri Hulu
    • Indragiri Hilir
    • Rokan Hulu
    • Rokan Hilir
    • Pelalawan
    • Kuantan Singingi
    • Kepulauan Meranti
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Politik
  • Hukum
  • Dunia
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lingkungan
    • Sumber Daya Alam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Video

Terbaru

Trending

Pilihan

Video

Home / Riau /

Malaysia Deportasi 188 PMI Bermasalah Lewat Pelabuhan Dumai, Ini Rincian Daerah Asalnya

Senin, 09 Februari 2026 | 15:29 WIB  
Editor : Raya Desmawanto
Malaysia Deportasi 188 PMI Bermasalah Lewat Pelabuhan Dumai, Ini Rincian Daerah Asalnya

Sebanyak 180 Pekerja Migran Indonesia (PMI) dideportasi dari Malaysia. Mereka tiba di Pelabuhan Dumai, Riau, Sabtu (7/2/2026) sekitar pukul 16.10 WIB. Foto: Dok SM News

RiauAkses.com, Dumai - Sebanyak 180 Pekerja Migran Indonesia (PMI) dideportasi dari Malaysia. Mereka tiba di Pelabuhan Dumai, Riau, Sabtu (7/2/2026) sekitar pukul 16.10 WIB.

Pemulangan ratusan PMI tersebut difasilitasi oleh Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI/BP2MI) melalui BP3MI Riau dan P4MI Kota Dumai.

Ratusan PMI tersebut dipulangkan dari Depot Tahanan Imigresen (DTI) Machap Umboo, Melaka dan DTI Kemayan, Pahang, Malaysia, menggunakan Kapal Indomal Dynasty, berdasarkan surat Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Johor Bahru.

Kepala BP3MI Riau, Fanny Wahyu Kurniawan, mengatakan seluruh proses pemulangan dilakukan dengan koordinasi lintas instansi guna memastikan PMI mendapatkan pelayanan dan pelindungan maksimal sejak tiba di tanah air.

“Kehadiran negara harus benar-benar dirasakan oleh para pekerja migran. Sejak tiba di Pelabuhan Dumai, seluruh PMI langsung mendapatkan pendampingan, pelayanan, dan pelindungan sesuai tugas dan fungsi KP2MI,” ujar Fanny, Senin (9/2/2026).

Setibanya di pelabuhan, para PMI terlebih dahulu menjalani pemeriksaan kelengkapan dokumen oleh petugas Imigrasi Kota Dumai, serta pemeriksaan dan penanganan awal kesehatan oleh Balai Kekarantinaan Kesehatan Pelabuhan. 

Selanjutnya, P4MI Kota Dumai melakukan pendampingan registrasi IMEI di Bea Cukai bagi PMI yang membawa perangkat komunikasi.

Fanny menjelaskan, seluruh PMI kemudian dibawa ke Rumah Ramah Pekerja Migran Indonesia di P4MI Kota Dumai untuk dilakukan pendataan, pelayanan, pelindungan, serta fasilitasi sebelum dipulangkan ke daerah asal masing-masing.

“Di Rumah Ramah PMI, mereka tidak hanya didata, tetapi juga diberikan edukasi dan informasi penting, termasuk bahaya bekerja ke luar negeri secara unprosedural,”tegasnya.

Selain itu, para PMI juga diberikan pengarahan mengenai mekanisme resmi bekerja ke luar negeri, serta penegasan bahwa Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia hadir untuk melayani dan melindungi PMI sejak pra-penempatan, penempatan, hingga purna penempatan.

Berdasarkan data dari KJRI Johor Bahru, dari total 180 PMI bermasalah, terdiri dari 133 laki-laki dan 47 perempuan. 

Mereka berasal dari berbagai provinsi di Indonesia, dengan jumlah terbanyak dari Jawa Timur sebanyak 53 orang, Aceh 40 orang, Nusa Tenggara Barat 31 orang, dan Sumatera Utara 20 orang.

BP3MI Riau memastikan seluruh PMI akan terus mendapatkan pendampingan hingga proses pemulangan ke daerah asal masing-masing berjalan aman dan lancar. (R-03)


TOPIK TERKAIT

# Malaysia# Deportasi# PMI Ilegal# Pelabuhan Dumai# RiauAkeses.com
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Ini Alasan Balai Karantina Tolak Masuk 80 Ton Kacang Tanah Impor Asal Malaysia di Pelabuhan Dumai

    Riau•
    Jumat, 06/02/2026 | 16:45 WIB
    RiauAkses.com, Pekanbaru - Badan Karantina Indonesia (Barantin) menolak pemasukan 80 ton kacang
  • Bupati Siak Temui Menko Pangan, Bahas Penguatan Ketahanan Pangan dan Kampung Nelayan  

    Riau•
    Selasa, 03/02/2026 | 14:51 WIB
    RiauAkses.com, Siak – Bupati Siak, Dr. Afni Zulkifli, terus 'bergerilya' di tingkat
  • Kodam XIX/Tuanku Tambusai Kini Miliki Padepokan Pencak Silat Militer di Pekanbaru

    Riau•
    Sabtu, 31/01/2026 | 07:49 WIB
    RiauAkses.com, Pekanbaru - Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XIX/Trikora, Mayjen TNI
  • Daftar Lengkap 22 Pejabat Pemko Pekanbaru Dilantik Wawako, Badria Sari Mutasi ke Disdalduk KB

    Riau•
    Jumat, 30/01/2026 | 19:49 WIB
    RiauAkses.com, Pekanbaru - Wakil Walikota Pekanbaru Markarius Anwar resmi melantik 22 pejabat
  • Bakesbangpol Riau Rampungkan Verifikasi Hibah FKUB 2026

    Riau•
    Sabtu, 24/01/2026 | 09:50 WIB
    RiauAkses.com, Pekanbaru – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Provinsi
Banner Ramadhan TAF - P07

TRENDING

  • Ini Komoditas Bahan Pangan Indonesia yang Sangat Tergantung dengan Impor

    Ini Komoditas Bahan Pangan Indonesia yang Sangat Tergantung dengan Impor

    Minggu, 09/08/2026 | 23:40 WIB
  • Momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI, PT Agro Murni Salurkan Program CSR ke SMKN 4 Dumai

    Momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI, PT Agro Murni Salurkan Program CSR ke SMKN 4 Dumai

    Jumat, 14/08/2026 | 07:39 WIB
  • Puluhan Warga Dihajar di Kebun Sawit Rohul, Konflik 2.000 Hektare Berujung Berdarah

    Puluhan Warga Dihajar di Kebun Sawit Rohul, Konflik 2.000 Hektare Berujung Berdarah

    Minggu, 16/08/2026 | 11:45 WIB
  • Minyak Habis, Sawit dan HTI Menghampar: Ke Mana Arah Ekonomi Riau di Usia 69 Tahun?

    Minyak Habis, Sawit dan HTI Menghampar: Ke Mana Arah Ekonomi Riau di Usia 69 Tahun?

    Minggu, 09/08/2026 | 23:35 WIB
  • Rp602 Miliar Mengalir ke Riau, Tapi APBD Masih Tercekik: Bengkalis Dapat Terbesar

    Rp602 Miliar Mengalir ke Riau, Tapi APBD Masih Tercekik: Bengkalis Dapat Terbesar

    Selasa, 11/08/2026 | 21:49 WIB
  • 72,28 Juta Penduduk Bersinggungan dengan Kawasan Hutan, Pemerintah Didesak Segera Tuntaskan Konflik Agraria

    72,28 Juta Penduduk Bersinggungan dengan Kawasan Hutan, Pemerintah Didesak Segera Tuntaskan Konflik Agraria

    Selasa, 11/08/2026 | 21:31 WIB
  • Kapal TKI Tujuan Malaysia Karam di Perairan Rupat, 3 Orang Hilang

    Kapal TKI Tujuan Malaysia Karam di Perairan Rupat, 3 Orang Hilang

    Minggu, 16/08/2026 | 00:20 WIB
  • Riau Gelontorkan Rp97,7 Miliar untuk Jalan Mahato, Proyek 8,9 Km Segera Dikerjakan

    Riau Gelontorkan Rp97,7 Miliar untuk Jalan Mahato, Proyek 8,9 Km Segera Dikerjakan

    Jumat, 14/08/2026 | 07:48 WIB
Banner STMIK In Pekanbaru - P09
    • Ikuti Kami di:



  • Disclaimer     Kontak Kami     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    RiauAkses.com - All Right Reserved
    Desain by : Aditya