https://www.riauakses.com

  • Beranda
  • Pilihan
  • Riau
  • Lancang Kuning
    • Pekanbaru
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Kampar
    • Siak
    • Indragiri Hulu
    • Indragiri Hilir
    • Rokan Hulu
    • Rokan Hilir
    • Pelalawan
    • Kuantan Singingi
    • Kepulauan Meranti
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Politik
  • Hukum
  • Dunia
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lingkungan
    • Sumber Daya Alam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Video

  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://www.riauakses.com

Iklan Atas

https://www.riauakses.com

  • ";
  • Riau
  • Lancang Kuning
    • Pekanbaru
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Kampar
    • Siak
    • Indragiri Hulu
    • Indragiri Hilir
    • Rokan Hulu
    • Rokan Hilir
    • Pelalawan
    • Kuantan Singingi
    • Kepulauan Meranti
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Politik
  • Hukum
  • Dunia
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lingkungan
    • Sumber Daya Alam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Video

Terbaru

Trending

Pilihan

Video

Home / Riau /

Pemprov Riau Perkuat Pencegahan Penyakit Jantung Lewat Deteksi Dini dan Pola Hidup Sehat  

Kamis, 05 Februari 2026 | 13:42 WIB  
Editor : Raya Desmawanto
Pemprov Riau Perkuat Pencegahan Penyakit Jantung Lewat Deteksi Dini dan Pola Hidup Sehat  

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau terus memperkuat upaya pencegahan penyakit jantung yang masih menjadi ancaman serius bagi kesehatan masyarakat. Foto: Dok SM News

RiauAkses.com, Pekanbaru – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau terus memperkuat upaya pencegahan penyakit jantung yang masih menjadi ancaman serius bagi kesehatan masyarakat. Salah satu langkah utama yang dilakukan adalah mendorong deteksi dini serta membudayakan pola hidup sehat di tengah masyarakat.

Berdasarkan data BPJS Kesehatan, hipertensi atau tekanan darah tinggi menjadi penyakit terbanyak di Provinsi Riau sepanjang tahun 2025 dengan total 16.522 kasus. 

Hipertensi dikenal sebagai faktor risiko utama yang dapat memicu penyakit jantung, stroke, hingga gagal ginjal apabila tidak ditangani secara baik dan berkelanjutan.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Zulkifli, melalui Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas), Yaneliza, mengatakan tingginya angka hipertensi menjadi perhatian serius pemerintah daerah untuk memperkuat langkah pencegahan sejak dini.

“Penyakit jantung sebenarnya bisa dicegah dan dikontrol. Kuncinya ada pada deteksi dini, penerapan pola hidup sehat, serta pengobatan yang teratur,” ujar Yaneliza, Kamis (5/2/2026).

Sebagai bentuk komitmen pemerintah, Pemprov Riau telah menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis di seluruh puskesmas. Program ini memungkinkan masyarakat mengetahui sejak awal faktor risiko penyakit tidak menular, seperti hipertensi, diabetes, dan kolesterol tinggi.

“Dari pemeriksaan itu akan terlihat apakah seseorang memiliki faktor risiko. Kalau tidak ditangani dengan baik dan tidak rutin minum obat, komplikasinya bisa berdampak ke jantung,” jelasnya.

Yaneliza menegaskan, meski penyakit tersebut tidak bisa sembuh total, namun dapat dikendalikan dengan pengobatan dan pola hidup yang disiplin.

“Bukan sembuh, tapi bisa dikontrol. Tujuannya agar tidak berkembang menjadi komplikasi penyakit jantung,” tegasnya.

Selain layanan kesehatan, Dinas Kesehatan Riau juga terus mendorong perubahan gaya hidup masyarakat. Pola makan seimbang dengan konsumsi buah dan sayur, menurut Yaneliza, masih kerap diabaikan.

“Padahal sayur dan buah yang tinggi serat sangat penting untuk menjaga kesehatan jantung,” ujarnya.

Ia juga menyoroti rendahnya aktivitas fisik masyarakat akibat gaya hidup pasif. Pemerintah mengimbau masyarakat untuk rutin berolahraga minimal 30 menit setiap hari.

“Jangan hanya berdiam diri dan terlalu lama bermain gawai. Aktivitas fisik itu sangat penting untuk kesehatan jantung,” katanya.

Upaya edukasi ini terus dilakukan melalui Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) yang telah berjalan sejak 2017. Program tersebut menekankan kebiasaan hidup sehat, mulai dari rajin berolahraga, konsumsi buah dan sayur, tidak merokok, hingga menghindari alkohol.

Yaneliza memastikan, layanan skrining kesehatan gratis di puskesmas sudah berjalan sejak Februari 2025 dan dapat dimanfaatkan masyarakat tanpa biaya.

“Minimal setahun sekali masyarakat difasilitasi cek kesehatan gratis. Jika ditemukan risiko, puskesmas akan menangani atau merujuk ke rumah sakit. Ini bagian dari komitmen pemerintah melindungi kesehatan masyarakat,” pungkasnya. (R-05)


TOPIK TERKAIT

# Pemprov Riau# Pencegahan Penyakit Jantung# Deteksi Dini# Pola Hidup Sehat# RiauAkses.com
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Deninteldam XIX/Tuanku Tambusai Ungkap Kasus Sabu di Gudang BBM Bengkalis

    Hukum•
    Rabu, 04/02/2026 | 21:35 WIB
    RiauAkses.com, Bengkalis - Personel Detasemen Intelijen Kodam (Deninteldam) XIX/Tuanku Tambusai
  • Buka Musrenbang Kecamatan Pekanbaru Kota, Wako Agung: Jangan Jadi Musyawarah Mengambang!

    Riau•
    Rabu, 04/02/2026 | 19:42 WIB
    RiauAkses.com, Pekanbaru - Wali Kota (Wako) Pekanbaru, H Agung Nugroho SE MM menghadiri Musyawarah
  • Dari Bibir Selat Malaka, Petani Kepulauan Meranti Menanam Harapan untuk Pangan Negeri: Produksi Padi Meranti Tembus 6.000 Ton

    Riau•
    Rabu, 04/02/2026 | 16:30 WIB
    RiauAkses.com, Kepulauan Meranti - Produksi padi di Kabupaten Kepulauan Meranti terus menunjukkan
  • Naik dari Tahun Lalu, Museum Sang Nila Utama Catat 15 Ribu Lebih Kunjungan

    Riau•
    Rabu, 04/02/2026 | 15:58 WIB
    RiauAkses.com, Pekanbaru - Museum Sang Nila Utama Riau mencatat capaian positif dari sisi
  • Saat Patroli Berbuah Empati, Kapolsek Merbau Hadir di Tengah Warga: Rogoh Saku Belikan Peralatan Olahraga

    Riau•
    Rabu, 04/02/2026 | 14:52 WIB
    RiauAkses.com, Kepulauan Meranti - Untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat
Banner Ramadhan TAF - P07

TRENDING

Banner STMIK In Pekanbaru - P09
    • Ikuti Kami di:



  • Disclaimer     Kontak Kami     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    RiauAkses.com - All Right Reserved
    Desain by : Aditya