Home / Lancang Kuning /
Akhirnya APBD Pekanbaru 2026 Disahkan Rp 3,04 Triliun, Turun Rp 162 Miliar
Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Pekanbaru Tahun Anggaran 2026 akhirnya disahkan sebesar Rp 3,049 triliun. Foto : Istimewa
RiauAkses.Com, Pekanbaru - Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Pekanbaru Tahun Anggaran 2026 akhirnya disahkan sebesar Rp 3,049 triliun. Pengesahan dilakukan dalam rapat paripurna DPRD Kota Pekanbaru yang digelar pada Sabtu (17/1/2026) malam.
Rapat paripurna dipimpin langsung Ketua DPRD Kota Pekanbaru Muhammad Isa Lahamid, didampingi Wakil Ketua DPRD Tengku Azwendi Fajri, M Dikky Suryadi, dan Andry Saputra.
Turut hadir Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho dan Wakil Wali Kota Markarius Anwar. Meski digelar pada akhir pekan dan malam hari, antusiasme anggota dewan terbilang tinggi.
Dari 50 total anggota DPRD, sebanyak 47 orang hadir mengikuti paripurna yang dimulai sekitar pukul 20.45 WIB tersebut.Pengesahan APBD diawali dengan penyampaian laporan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Pekanbaru terkait pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) APBD 2026.
Juru bicara Banggar, Irman Sasrianto, menyebutkan terjadi penurunan anggaran dibanding tahun sebelumnya.
"APBD Kota Pekanbaru 2026 disahkan sebesar Rp 3,049 triliun, turun sekitar Rp 162 miliar dibanding APBD 2025 yang mencapai Rp 3,21 triliun," ujar Irman.
Usai laporan Banggar dan pembacaan draf berita acara pengesahan oleh Sekretaris DPRD Hambali Nanda Manurung, Ketua DPRD Isa Lahamid menanyakan persetujuan kepada seluruh anggota dewan yang hadir. Seluruh anggota DPRD secara bulat menyatakan menerima.
Pengesahan kemudian ditandai dengan penandatanganan berita acara oleh Wali Kota (Wako) Pekanbaru H Agung Nugroho SE MM bersama pimpinan DPRD Kota Pekanbaru. Dalam sambutannya, Agung Nugroho mengapresiasi kerja keras Banggar dan seluruh anggota DPRD dalam proses pembahasan APBD 2026.
"Apresiasi setinggi-tingginya kepada Ketua dan anggota Banggar serta seluruh anggota DPRD atas kerja keras dalam pembahasan APBD 2026 ini," ujar Agung.
Wako Agung menjelaskan, APBD 2026 akan difokuskan pada peningkatan pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, penguatan ekonomi UMK, peningkatan sumber daya manusia, pendidikan, sosial, serta pelestarian budaya Melayu.
"Kami akan menindaklanjuti seluruh saran dan masukan DPRD. Mari bersama - sama menjaga stabilitas daerah agar APBD ini benar - benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," katanya.
Wako Agung juga mengakui pembahasan APBD sempat berjalan alot hingga muncul opsi penggunaan peraturan kepala daerah (perkada).
Namun ia bersyukur eksekutif dan legislatif akhirnya mencapai kesepakatan.
"Sekarang sudah menjadi APBD. Terima kasih, semoga ke depan Kota Pekanbaru semakin maju dan sejahtera," ucapnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Kota Pekanbaru Isa Lahamid menyebut tidak ada perubahan signifikan dari KUA-PPAS hingga APBD 2026 disahkan.
Ia memastikan aspirasi masyarakat dan DPRD tetap terakomodasi.
"Termasuk persoalan banjir dan perbaikan drainase. Insyaallah, infrastruktur pelayanan publik dan mitigasi banjir masuk dalam anggaran tahun ini," jelas Isa. (R-04)
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
Polisi Ungkap Motif Cemburu Terkait Kasus Perusakan Mobil Mahasiswi di Pekanbaru
RiauAkses.Com, Pekanbaru - Kepolisian mengungkap dugaan motif di balik kasus kekerasan danBMKG Pekanbaru Prakirakan Hujan di Sejumlah Wilayah Riau, Warga Diminta Waspada
RiauAkses.Com, Riau - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) PekanbaruTekuk Sumsel United, Adhyaksa FC Akan Hadapi PSPS Pekanbaru
RiauAkses.com, Pekanbaru - Update klasemen grup A Championship setelah pertandingan hari SabtuPenggerebekan Tambang Ilegal di Kampar, 2 Pekerja Alat Berat Ditangkap
RiauAkses.com, Kampar - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kampar menggerebek aktivitasSatu Titik Panas Membara di Pelalawan, ketinggian Gelombang Laut di Riau Terpantau Aman
RiauAkses.com, Pekanbaru - BMKG mencatat terdapat satu titik panas atau hotspot di wilayah Provinsi







Komentar Via Facebook :