Home / Riau /
8 Desa di Bengkalis dan Siak Terendam Banjir, Ratusan KK Terpaksa Mengungsi
Banjir. Foto: Dok SM News
RiauAkses.com, Siak- Bencana hidrometeorologi berupa banjir masih melanda sejumlah wilayah di Provinsi Riau. Dua daerah yang terdampak cukup signifikan adalah Kabupaten Bengkalis dan Kabupaten Siak.
Meski kondisi air di beberapa titik mulai berangsur surut, ratusan kepala keluarga terdampak dan sebagian warga terpaksa mengungsi.
Di Kabupaten Bengkalis, banjir terjadi di lima titik yang tersebar di lima desa. Akibatnya, sebanyak 234 kepala keluarga terdampak, dengan 11 kepala keluarga harus mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Ketinggian genangan air bervariasi antara 10 hingga 30 sentimeter. Saat ini, kondisi banjir di wilayah tersebut dilaporkan mulai surut. Sementara itu, banjir juga melanda Kabupaten Siak.
Tercatat tiga titik banjir di tiga desa, dengan total 30 kepala keluarga terdampak. Dari jumlah tersebut, 25 kepala keluarga terpaksa mengungsi akibat genangan air yang cukup tinggi, berkisar antara 20 hingga 40 sentimeter.
Sejumlah lokasi di Kabupaten Siak juga mulai menunjukkan penurunan tinggi air.
Menanggapi kondisi tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBDPK) Provinsi Riau bersama pemerintah kabupaten setempat telah melakukan berbagai langkah penanganan darurat.
Upaya yang dilakukan antara lain mengevakuasi warga terdampak serta mendirikan tenda untuk lokasi pengungsian sementara.
"Selain itu kami juga menyalurkan bantuan logistik dan membuka dapur umum untuk memenuhi kebutuhan dasar para pengungsi," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBDPK Provinsi Riau, Jim Gafur, AP, M.Si, mewakili Kepala Pelaksana BPBDPK Provinsi Riau, Kamis (1/1/2026).
Untuk mempercepat surutnya air, pembersihan kanal dilakukan dengan menggunakan alat berat.
Koordinasi intensif juga dilakukan dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk perusahaan-perusahaan yang berada di sekitar lokasi terdampak banjir.
BPBDPK Provinsi Riau mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, mengingat curah hujan masih cukup tinggi di sejumlah wilayah hingga pergantian tahun.
“Pemantauan dan patroli terus dilakukan guna memastikan keselamatan warga serta mengantisipasi potensi banjir susulan,” katanya. (R-03)
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
Kilas Balik 2025: Tahun Prestasi bagi Bumi Lancang Kuning di Kancah Nasional
RiauAkses.com, Pekanbaru - Pemerintah Provinsi Riau berhasil menorehkan capaian positif sepanjangUpdate 1 Januari 2026: Total Outflow Waduk PLTA Koto Panjang Capai 364,44 m³/s
RiauAkses.com, Kampar — Manajemen PLTA Koto Panjang, Kampar, Riau, kembali menyampaikanBeras Bertahan di Rp17 Ribu, Warga Pekanbaru Tak Perlu Khawatir
RiauAkses.com, Pekanbaru - Harga beras di Pasar Sail, Kota Pekanbaru, Riau, terpantau masihKebijakan Awal Tahun 2026, Parkir Gratis di Indomaret dan Alfamart, Pemko Pekanbaru Jamin Nasib Jukir
RiauAkses.com, Pekanbaru - Pemerintah Kota Pekanbaru menegaskan kebijakan parkir kendaraan menjadiJelang Pergantian Tahun, Harga Cabai Merah di Pekanbaru Masih Terkendali
RiauAkses.com, Pekanbaru - Harga cabai merah di Pasar Sail, Jalan Hang Tuah, Pekanbaru, Riau,







Komentar Via Facebook :