https://www.riauakses.com

  • Beranda
  • Pilihan
  • Riau
  • Lancang Kuning
    • Pekanbaru
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Kampar
    • Siak
    • Indragiri Hulu
    • Indragiri Hilir
    • Rokan Hulu
    • Rokan Hilir
    • Pelalawan
    • Kuantan Singingi
    • Kepulauan Meranti
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Politik
  • Hukum
  • Dunia
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lingkungan
    • Sumber Daya Alam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Video

  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://www.riauakses.com

Iklan Atas

https://www.riauakses.com

  • ";
  • Riau
  • Lancang Kuning
    • Pekanbaru
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Kampar
    • Siak
    • Indragiri Hulu
    • Indragiri Hilir
    • Rokan Hulu
    • Rokan Hilir
    • Pelalawan
    • Kuantan Singingi
    • Kepulauan Meranti
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Politik
  • Hukum
  • Dunia
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lingkungan
    • Sumber Daya Alam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Video

Terbaru

Trending

Pilihan

Video

Home / Nasional /

Akses Terputus, 10 Alat Berat Dikerahkan untuk Perbaikan Darurat di Agam

Rabu, 03 Desember 2025 | 19:11 WIB  
Editor : Raya Desmawanto
Akses Terputus, 10 Alat Berat Dikerahkan untuk Perbaikan Darurat di Agam

Bencana banjir di Kabupaten Agam, Provinsi Sumatra Barat (Sumbar). Foto: Dok SM News

RiauAkses.com, Sumatera Barat – Fenomena cuaca ekstrem yang memicu bencana banjir dan tanah longsor mengakibatkan lebih dari 15.300 warga Kabupaten Agam, Provinsi Sumatra Barat (Sumbar), mengungsi hingga hari ini, Rabu (3/12). Pemerintah daerah terus berupaya melakukan penanganan darurat, khususnya pelayanan warga terdampak.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, PhD menyampaikan bahwa fokus utama penanganan saat ini adalah memastikan keselamatan warga dan memulihkan akses.

"Data yang kami terima per Selasa malam (2/12) menunjukkan bahwa populasi pengungsi di Agam telah mencapai 15.307 jiwa yang tersebar di tujuh kecamatan. Angka ini cukup besar dan menjadi prioritas kami untuk menjamin kebutuhan dasar mereka terpenuhi," ujar Abdul Muhari, dalam keterangan pers Rabu (3/12).

Menurut data BPBD Kabupaten Agam per Selasa (2/12), pukul 20.00 WIB, sebaran pengungsian terbesar terdapat di Kecamatan Tanjung Raya (9.198 jiwa), diikuti Malalak (2.419 jiwa), dan Palembayan (1.511 jiwa).

Untuk memobilisasi sumber daya, Pos Komando (Posko) utama di balairung rumah dinas Bupati Agam mengaktifkan 13 pos lapangan di 13 kecamatan.

"Untuk pemenuhan kebutuhan makan dan minum di pengungsian, Posko telah mengoperasikan 26 titik dapur umum, baik berupa mobil dapur umum, tenda, maupun memanfaatkan rumah warga. Pendistribusian bantuan, khususnya ke titik-titik yang masih terisolir, terus dikerahkan melalui jalur udara," tambah Abdul Muhari.

Abdul Muhari juga menyoroti kerusakan material yang signifikan akibat bencana ini.

"Data kerugian material menunjukkan kerusakan yang masif. Tercatat ada 465 unit rumah rusak berat, 188 unit rusak sedang, dan 406 unit rusak ringan. Infrastruktur publik seperti 10 jembatan putus dan 25 titik jalan rusak menjadi tantangan utama yang menghambat mobilisasi dan distribusi," jelasnya.

Sampai hari ini, Pemerintah Kabupaten Agam bersama BNPB terus mengupayakan perbaikan infrastruktur darurat. Total 10 alat berat telah dikerahkan untuk memperbaiki akses di enam kecamatan, termasuk Tanjung Raya dan Malalak.

"Kami menambahkan 5 unit alat berat lagi, termasuk bantuan dari United Tractor, Zipur, dan Kota Payakumbuh, untuk mempercepat perbaikan akses. Membuka kembali jalan dan jembatan yang putus adalah kunci agar bantuan bisa menjangkau semua warga terdampak," tegas Abdul Muhari.

Selain perbaikan fisik, jaringan komunikasi di Agam juga mendapat dukungan dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). Tiga titik penting telah dipasangi peralatan komunikasi, yaitu di Kecamatan Malalak, Kecamatan Palembayan, dan Posko Utama BPBD di Lubuk Basung. Tiga kecamatan yang tidak terdampak signifikan adalah Sungai Pua, Candung, dan Ampek Angkat. (R-05)


TOPIK TERKAIT

# Akses Terputus# Sumatera Barat# Banjir dan Longsor# RiauAkses.com
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Rotasi Camat, Lurah dan Pemilihan Serentak RT-RW Dimulai Desember Ini

    Riau•
    Rabu, 03/12/2025 | 18:30 WIB
    RiauAkses.com, Pekanbaru - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru tengah mempersiapkan rotasi
  • 48 PNS PUPR Riau Terima Satya Lencana Karya Satya dari Presiden Prabowo Subianto

    Riau•
    Rabu, 03/12/2025 | 15:36 WIB
    RiauAkses.com, Pekanbaru -  Asisten III Setdaprov Riau M Job Kurniawan menyerahkan Tanda
  • Pulihkan Psikologis Korban Bencana, Polda Riau Kirim Tim Trauma Healing dan Bantuan Tahap II ke Agam

    Riau•
    Rabu, 03/12/2025 | 14:50 WIB
    RiauAkses.com, Pekanbaru - Untuk memulihkan psikologis, para korban bencana di Sumbar.
  • Dugaan Monopoli Harga Kelapa dan PHK Massal, Mahasiswa Demo PT Sambu Grup di Kantor Gubernur Riau

    Riau•
    Rabu, 03/12/2025 | 13:32 WIB
    RiauAkses.com, Pekanbaru - Belasan mahasiswa yang tergabung dalam Badko HMI Riau - Kepri dan KAMMI
  • BATIQA Hotel Pekanbaru Hadirkan Kehangatan Natal Lewat Acara Amal “Xmas Tree Lights Up”

    Ekonomi•
    Rabu, 03/12/2025 | 12:50 WIB
    RiauAkses.com, Pekanbaru – Menyambut momen Natal yang menghadirkan anakanak panti asuhan dan
Banner Ramadhan TAF - P07

TRENDING

  • Penyitaan Kebun Sawit Picu Konflik Sosial, Sawit Watch Minta Pendekatan Militeristik Dihentikan

    Penyitaan Kebun Sawit Picu Konflik Sosial, Sawit Watch Minta Pendekatan Militeristik Dihentikan

    Sabtu, 10/01/2026 | 09:29 WIB
  • Membayar Hak ASN dan PPPK: Merawat Kepercayaan dan Langkah Kecil Pemkab Kepulauan Meranti Menyulam Kesejahteraan Pegawai

    Membayar Hak ASN dan PPPK: Merawat Kepercayaan dan Langkah Kecil Pemkab Kepulauan Meranti Menyulam Kesejahteraan Pegawai

    Jumat, 09/01/2026 | 22:30 WIB
  • Sagu Terbaik Dunia yang Lepas dari Rumahnya: Ketika Kepulauan Meranti Gagal Merebut PSN Hilirisasi

    Sagu Terbaik Dunia yang Lepas dari Rumahnya: Ketika Kepulauan Meranti Gagal Merebut PSN Hilirisasi

    Kamis, 08/01/2026 | 19:55 WIB
  • Tutup Buku 2025, BRK Syariah Catat Pertumbuhan Dana Tabungan Tembus 7 Persen

    Tutup Buku 2025, BRK Syariah Catat Pertumbuhan Dana Tabungan Tembus 7 Persen

    Kamis, 08/01/2026 | 16:55 WIB
  • Pemkab Siak Umumkan 27 Pejabat Eselon II Siak yang Jalani Uji Kompetensi, Ini Daftarnya

    Pemkab Siak Umumkan 27 Pejabat Eselon II Siak yang Jalani Uji Kompetensi, Ini Daftarnya

    Jumat, 09/01/2026 | 19:00 WIB
  • Persaingan Sengit Papan Klasmen Grup Championship, PSPS Pekanbaru Akan Hadapi Sumsel United Sore Ini

    Persaingan Sengit Papan Klasmen Grup Championship, PSPS Pekanbaru Akan Hadapi Sumsel United Sore Ini

    Sabtu, 10/01/2026 | 15:33 WIB
  • Kabar Duka dari Rokan Hulu: Bocah 8 Tahun Hilang di Aliran Sungai Ngaso

    Kabar Duka dari Rokan Hulu: Bocah 8 Tahun Hilang di Aliran Sungai Ngaso

    Sabtu, 10/01/2026 | 06:42 WIB
  • Korban Pengeroyokan di Lingkungan Kampus UNRI Potong Rambut di Polda Riau, Desak Kapolda Evaluasi Kapolsek Limapuluh

    Korban Pengeroyokan di Lingkungan Kampus UNRI Potong Rambut di Polda Riau, Desak Kapolda Evaluasi Kapolsek Limapuluh

    Jumat, 09/01/2026 | 15:51 WIB
Banner STMIK In Pekanbaru - P09
    • Ikuti Kami di:



  • Disclaimer     Kontak Kami     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    RiauAkses.com - All Right Reserved
    Desain by : Aditya