https://www.riauakses.com

  • Beranda
  • Pilihan
  • Riau
  • Lancang Kuning
    • Pekanbaru
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Kampar
    • Siak
    • Indragiri Hulu
    • Indragiri Hilir
    • Rokan Hulu
    • Rokan Hilir
    • Pelalawan
    • Kuantan Singingi
    • Kepulauan Meranti
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Politik
  • Hukum
  • Dunia
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lingkungan
    • Sumber Daya Alam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Video

  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://www.riauakses.com

Iklan Atas

https://www.riauakses.com

  • ";
  • Riau
  • Lancang Kuning
    • Pekanbaru
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Kampar
    • Siak
    • Indragiri Hulu
    • Indragiri Hilir
    • Rokan Hulu
    • Rokan Hilir
    • Pelalawan
    • Kuantan Singingi
    • Kepulauan Meranti
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Politik
  • Hukum
  • Dunia
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lingkungan
    • Sumber Daya Alam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Video

Terbaru

Trending

Pilihan

Video

Home / Riau /

Pulang dari Kebun, Petani di Kuansing Tewas Disambar Petir

Sabtu, 10 Mei 2025 | 08:14 WIB  
Editor : Raya Desmawanto
Pulang dari Kebun, Petani di Kuansing Tewas Disambar Petir

Seorang petani di Desa Pesikaian, Kecamatan Cerenti, Kabupaten Kuantan Singingi tewas setelah tersambar petir pada Kamis (8/5/2025) sore. Foto: Dok SM News

RiauAkses.com, Kuantan Singingi - Seorang petani di Desa Pesikaian, Kecamatan Cerenti, Kabupaten Kuantan Singingi tewas setelah tersambar petir pada Kamis (8/5/2025) sore.

Pria berinisial S (46), itu tersambar petir di dekat Pos 1 pintu masuk PTPN 5. Ketika itu ia akan berteduh di dalam pos. Namun malang, belum sempat ia turun dari motornya, petir telah menyambar.

Kapolsek Cerenti⁠ AKP Benny Afriandi Siregar, Jumat (9/5/2025) menjelaskan, peristiwa nahas ini terjadi sekitar pukul 15.15 WIB, ketika korban dalam perjalanan pulang dari kebunnya.

Berdasarkan keterangan saksi, saat itu kondisi cuaca sedang hujan deras disertai petir. Korban yang hendak berteduh di Pos 1 bersama beberapa saksi lainnya, tiba-tiba tersambar petir sebelum sempat turun dari sepeda motor yang dikendarainya.

Begitu mendapat informasi, ia bersama sejumlah anggota langsung menuju ke kediaman korban untuk menyampaikan belasungkawa kepada pihak keluarga serta memastikan proses evakuasi berjalan lancar.

AKP Benny menjelaskan, menurut keterangan dari istri korban, R, pada pagi harinya sekitar pukul 08.00 WIB, korban seperti biasa berangkat menuju kebun yang tak jauh dari areal PTPN 5 dalam kondisi sehat.

Namun, sekitar pukul 16.15 WIB, R mendapat kabar dari warga bahwa suaminya mengalami musibah dan telah dilarikan ke Klinik Harapan Bunda di Desa Pesikaian.

"R langsung menuju klinik dan mendapati suaminya sudah dinyatakan meninggal dunia oleh pihak medis," ungkap AKP Benny.

 

Sementara itu kata AKP Benny, saksi lain, W, yang saat kejadian turut berteduh bersama korban, juga memberikan kesaksian. Ia menyatakan bahwa bersama istrinya, Y, awalnya berteduh di pos tersebut akibat hujan lebat. Sekitar 15 menit kemudian, korban datang untuk berteduh.

"Belum sempat turun dari sepeda motor, saksi W  melihat langsung korban tersambar petir. W dan istri juga terkena imbasnya hingga mengalami luka bakar ringan di bagian punggung," kata AKP Benny.

Seorang petani lain yang kebetulan berada di kebun tak jauh dari lokasi kejadian, P, juga memberikan kesaksiannya. Ia mengaku mendengar suara petir yang sangat keras sekitar pukul 15.15 WIB.

"Waktu itu P sedang di kebun, jaraknya sekitar 300 meter dari pos. Tiba-tiba petir menyambar, suaranya keras sekali. Tak lama saya dengar ada orang bilang ada yang kena sambaran. Mereka semua takut, langsung berhenti kerja," ujarnya.

Korban kemudian segera dibantu oleh security dan warga sekitar yang kebetulan melintas dengan kendaraan roda empat. Korban langsung dibawa ke Klinik Harapan Bunda, namun nyawanya tidak tertolong.

AKP Benny menuturkan, pihaknya telah mendatangi rumah duka untuk menyampaikan belasungkawa, mencatat keterangan para saksi yang berada di lokasi kejadian, serta melaporkan peristiwa ini kepada pimpinan untuk tindak lanjut.

Dari hasil keterangan saksi dan pemeriksaan medis di klinik, keluarga korban telah menyatakan menerima kepergian almarhum dengan ikhlas.

"Keluarga korban sudah menerima musibah ini dan bersedia membuat surat pernyataan, sehingga proses selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga," jelas Kapolsek Cerenti.

Musibah ini kata AKP Benny menjadi pengingat bagi masyarakat akan pentingnya mewaspadai cuaca ekstrem, terutama saat beraktivitas di luar rumah.

"Saya mengimbau warga untuk menghindari berteduh di tempat terbuka atau dekat dengan benda logam saat terjadi hujan lebat disertai petir," kata AKP Benny. (R-03)


TOPIK TERKAIT

# Petani# Kuansing# Tersambar Petir# RiauAkses.com
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • DPRD Pekanbaru Ancam Panggil Paksa Manajemen Sanel Tour Usai 2 Kali Mangkir

    Hukum•
    Sabtu, 10/05/2025 | 07:10 WIB
    RiauAkses.com, Pekanbaru - Pemilik perusahaan Sanel Tour and Travel, Santi, kembali tidak
  • BBQ Nusantara di BATIQA Hotel Pekanbaru, Harganya Terjangkau Hanya Rp 85 Ribu

    Ekonomi•
    Sabtu, 10/05/2025 | 06:09 WIB
    RiauAkses.com, Pekanbaru - BATIQA Hotel Pekanbaru menawarkan santapan Nusantara dengan tema BBQ.
  • Pungli Sampah di Pekanbaru Terbongkar! Polisi Ringkus 2 Pelaku dengan Bukti Kwitansi Palsu

    Riau•
    Kamis, 08/05/2025 | 19:56 WIB
    RiauAkses.com, Pekanbaru – Tim Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Pekanbaru
  • Atlet SKO Riau "Melek" AI! Dosen Unilak Bekali Ilmu Konten Marketing Digital

    Riau•
    Kamis, 08/05/2025 | 17:55 WIB
    RiauAkses.com, Pekanbaru – Dua dosen visioner dari Universitas Lancang Kuning (Unilak), Ade
  • 38 Truk ODOL Terjaring Razia Gabungan

    Riau•
    Kamis, 08/05/2025 | 16:53 WIB
    RiauAkses.com, Pekanbaru - Petugas gabungan dari Dishub Kota Pekanbaru, Ditlantas Polda Riau, Jasa
Banner Ramadhan TAF - P07

TRENDING

  • Terlilit Utang, Pria di Kepulauan Meranti Nekat Rekayasa Aksi Begal, Polisi Bongkar Cerita Bohong

    Terlilit Utang, Pria di Kepulauan Meranti Nekat Rekayasa Aksi Begal, Polisi Bongkar Cerita Bohong

    Kamis, 16/07/2026 | 09:11 WIB
  • Detik-Detik Pekerja Alat Berat di Siak Diterkam Harimau Sumatera, Selamat Berkat Excavator

    Detik-Detik Pekerja Alat Berat di Siak Diterkam Harimau Sumatera, Selamat Berkat Excavator

    Rabu, 22/07/2026 | 08:49 WIB
  • Hadiah HUT ke-69 Riau untuk Warga, Denda Pajak Kendaraan Dihapus Sebulan Penuh

    Hadiah HUT ke-69 Riau untuk Warga, Denda Pajak Kendaraan Dihapus Sebulan Penuh

    Rabu, 22/07/2026 | 09:02 WIB
  • BMKG: Sebagian Besar Riau Diguyur Hujan, Hotspot Tinggal 14 Titik

    BMKG: Sebagian Besar Riau Diguyur Hujan, Hotspot Tinggal 14 Titik

    Rabu, 22/07/2026 | 10:15 WIB
  • 70 Lapak PKL di Kawasan Stadion Utama Riau Ditertibkan

    70 Lapak PKL di Kawasan Stadion Utama Riau Ditertibkan

    Rabu, 22/07/2026 | 12:37 WIB
  • Pemko Pekanbaru Terima Pandangan Fraksi Terkait Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025

    Pemko Pekanbaru Terima Pandangan Fraksi Terkait Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025

    Selasa, 21/07/2026 | 08:20 WIB
  • Pemprov Riau Gandeng Perusahaan Perbaiki Jalan Mahato–Simpang Manggala

    Pemprov Riau Gandeng Perusahaan Perbaiki Jalan Mahato–Simpang Manggala

    Selasa, 21/07/2026 | 12:33 WIB
  • Karhutla Rohul dan Inhu Tuntas, Manggala Agni Lanjutkan Pendinginan di Pematang Pudu Bengkalis

    Karhutla Rohul dan Inhu Tuntas, Manggala Agni Lanjutkan Pendinginan di Pematang Pudu Bengkalis

    Senin, 20/07/2026 | 07:16 WIB
Banner STMIK In Pekanbaru - P09
    • Ikuti Kami di:



  • Disclaimer     Kontak Kami     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    RiauAkses.com - All Right Reserved
    Desain by : Aditya