https://www.riauakses.com

  • Beranda
  • Pilihan
  • Riau
  • Lancang Kuning
    • Pekanbaru
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Kampar
    • Siak
    • Indragiri Hulu
    • Indragiri Hilir
    • Rokan Hulu
    • Rokan Hilir
    • Pelalawan
    • Kuantan Singingi
    • Kepulauan Meranti
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Politik
  • Hukum
  • Dunia
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lingkungan
    • Sumber Daya Alam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Video

  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://www.riauakses.com

Iklan Atas

https://www.riauakses.com

  • ";
  • Riau
  • Lancang Kuning
    • Pekanbaru
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Kampar
    • Siak
    • Indragiri Hulu
    • Indragiri Hilir
    • Rokan Hulu
    • Rokan Hilir
    • Pelalawan
    • Kuantan Singingi
    • Kepulauan Meranti
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Politik
  • Hukum
  • Dunia
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lingkungan
    • Sumber Daya Alam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Video

Terbaru

Trending

Pilihan

Video

Home / Riau /

Gagal Lagi Kepulauan Meranti Raih Opini WTP dari BPK, Imbas Kasus Bupati Nonaktif Muhamad Adil

Selasa, 28 Mei 2024 | 18:29 WIB  
Editor : Ali Imran
Gagal Lagi Kepulauan Meranti Raih Opini WTP dari BPK, Imbas Kasus Bupati Nonaktif Muhamad Adil

Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti, Bambang Suprianto SE MM, menyatakan kegagalan Kepulauan Meranti mendapatkan opini WTP karena terimbas dari permasalahan Bupati Nonaktif Muhammad Adil. Foto: SM News/R-01

RiauAkases.com, Kepulauan Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti kembali gagal meraih opini Wajar Tanpa Pengecualiaan (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk laporan keuangan pemerintah daerah (LKPD) tahun 2023. Bahkan tahun ini, BPK kembali memberikan opini Tidak Menyatakan Pendapat (TMP) atau disclaimer. 

Hasil ini menyebabkan Pemkab Kepulauan Meranti urung meraih opini WTP yang ke 13 kalinya, setelah sebelumnya tahun 2023 lalu, BPK untuk LKPD tahun 2022 juga memberikan opini Tidak Menyatakan Pendapat (TMP) terhadap kinerja tata kelola keuangan Pemkab Kepulauan Meranti yang dianggap tidak tepat dan melanggar ketentuan perundang-undangan. 

Padahal, Kepulauan Meranti dulunya setiap tahun selalu mendapatkan penghargaan dari BPK. Bahkan sudah mengantongi WTP sebanyak 12 kali berturut-turut. 

Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti, Bambang Suprianto mengatakan, kali kedua absennya kabupaten termuda di Riau ini mendapatkan WTP akibat masih terimbas kasus yang menerpa Bupati Nonaktif Muhamad Adil dalam operasi tangkap tangan (OTT) oleh KPK tahun lalu. 

Dalam perkara tersebut, Muhammad Adil bersama mantan Kepala BPKAD Fitria Nengsih pada Januari-April 2023, diduga kuat memberikan suap kepada auditor Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Perwakilan Riau, Muhammad Fahmi Aressa sebesar Rp 1,1 miliar. Tujuannya, agar memuluskan Kabupaten Kepulauan  Meranti meraih opini WTP tahun 2022.

Selain itu ada juga beberapa kasus lainnya yang menjerat Muhamad Adil yang masih berdampak terhadap Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP).

"Tidak diperolehnya kembali WTP kita tahun ini karena masih berkaitan dengan kasus Bupati Nonaktif Muhamad Adil beberapa waktu lalu. Dimana LKPD-nya yang bermasalah itu kan dua tahun anggaran dan belum selesai, kalau yang lainnya tak ada masalah," kata Bambang Suprianto. 

Sejauh ini, kata Bambang, baru tahun 2022 dan 2023 Kepulauan Meranti absen dan tidak mendapatkan WTP dari BPK. Masalah pengelolaan keuangan masih perlu diperbaiki dan beberapa temuan BPK menunjukkan bahwa masih ada sejumlah hal yang harus ditingkatkan. 

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti telah berupaya untuk memperbaiki pengelolaan keuangan daerah. Berbagai langkah telah diambil untuk meningkatkan akuntabilitas dan transparansi, termasuk memperkuat sistem pengawasan internal dalam pengelolaan keuangan daerah.

"Kami terus berupaya melakukan pembenahan dalam pengelolaan keuangan daerah. Saat ini terkait LHP yang menjadi perhatian BPK sudah hampir 90 persen kita realisasikan," ujarnya. 

Bambang optimis, dengan berbagai upaya pembenahan yang sedang dilakukan, Kabupaten Kepulauan Meranti dapat kembali meraih predikat WTP di tahun mendatang. Kerjasama dan komitmen dari seluruh pihak, baik OPD maupun masyarakat, sangat diperlukan untuk mencapai tujuan tersebut.

"Harapan kami, dengan kerja keras dan komitmen bersama, Kepulauan Meranti dapat kembali meraih predikat WTP. Ini bukan hanya tentang penghargaan, tetapi juga tentang upaya kita bersama untuk meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik demi kesejahteraan masyarakat," pungkasnya. (R-01)

Sumber : SabangMeraukeNews.Com

TOPIK TERKAIT

# Kepulauan Meranti# Gagal# Opini Wajar Tanpa Pengecualian# RiauAkses.com
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Berikut Tahapan dan Jadwal PPDB Tingkat SMA/SMK Negeri di Riau

    Pendidikan•
    Selasa, 28/05/2024 | 11:40 WIB
    RiauAkses.com, Pekanbaru -  Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMA/SMK Negeri di
  • Universitas Riau Kini Miliki Profesor Bidang Keperawatan, Ini Sosoknya

    Pendidikan•
    Selasa, 28/05/2024 | 11:38 WIB
    RiauAkses.com, Pekanbaru - Pelaksanaan sidang senat terbuka untuk mengukuhkan guru besar pertama di
  • Geger Penemuan Mayat di Rokan Hilir, Ada Tato Bertuliskan Irma di Kaki dan Debora di Tangan

    Riau•
    Senin, 27/05/2024 | 21:39 WIB
    RiauAkses.com, Rokan Hilir - Penemuan sesosok mayat laki-laki tanpa identitas (Mr X) yang mulai
  • Kasat Reskrim Polres Kepulauan Meranti AKP Simamora Dimutasi, Sosok Penggantinya Anak Papua Jebolan Akpol 2018

    Riau•
    Senin, 27/05/2024 | 21:29 WIB
    RiauAkses.com, Kepulauan Meranti - Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Kurnia Setyawan memimpin serah
  • Bekas Galian IPAL Timbulkan Kerusakaan Jalan di Pekanbaru, Masyarakat Minta Perbaikan Permanen

    Riau•
    Senin, 27/05/2024 | 21:22 WIB
    RiauAkses.com, Pekanbaru - Sejumlah ruas jalan bekas galian instalasi pengolahan air limbah atau
Banner Ramadhan TAF - P07

TRENDING

  • Pekanbaru Kota Terbaik II Turunkan Kemiskinan dan Stunting

    Pekanbaru Kota Terbaik II Turunkan Kemiskinan dan Stunting

    Minggu, 26/04/2026 | 17:19 WIB
  • PLN UIP3B Sumatera Siap Salurkan Electrifying Agriculture, Harapan Baru Pembudidaya Ikan di Padang Pariaman

    PLN UIP3B Sumatera Siap Salurkan Electrifying Agriculture, Harapan Baru Pembudidaya Ikan di Padang Pariaman

    Kamis, 30/04/2026 | 19:17 WIB
  • Dibuka Sekretaris Dinas Kominfo Rohil, PWI Rokan Hilir Gelar Konferensi ke VIII

    Dibuka Sekretaris Dinas Kominfo Rohil, PWI Rokan Hilir Gelar Konferensi ke VIII

    Rabu, 29/04/2026 | 12:04 WIB
  • Jemaah Haji Asal Kampar Wafat di Masjid Nabawi, Kanwil Sampaikan Duka Mendalam

    Jemaah Haji Asal Kampar Wafat di Masjid Nabawi, Kanwil Sampaikan Duka Mendalam

    Kamis, 30/04/2026 | 07:00 WIB
  • 453 Jamaah Haji Kampar Diberangkatkan dalam 3 Kloter, Ini Jadwal Lengkapnya

    453 Jamaah Haji Kampar Diberangkatkan dalam 3 Kloter, Ini Jadwal Lengkapnya

    Minggu, 26/04/2026 | 08:00 WIB
  • Viral Video Korban Bullying Hebohkan Publik, Tim Sumber Rohil Tegaskan Kejadian Bukan di Rokan Hilir

    Viral Video Korban Bullying Hebohkan Publik, Tim Sumber Rohil Tegaskan Kejadian Bukan di Rokan Hilir

    Sabtu, 25/04/2026 | 10:30 WIB
  • Prakiraan Cuaca Riau Sabtu 25 April 2026: Hujan Ringan Dominasi Sebagian Besar Wilayah

    Prakiraan Cuaca Riau Sabtu 25 April 2026: Hujan Ringan Dominasi Sebagian Besar Wilayah

    Sabtu, 25/04/2026 | 08:24 WIB
  • Tim Gabungan Tangkap Debt Collector Lakukan Kekerasan dan Pemerasan di Pekanbaru

    Tim Gabungan Tangkap Debt Collector Lakukan Kekerasan dan Pemerasan di Pekanbaru

    Minggu, 26/04/2026 | 16:24 WIB
Banner STMIK In Pekanbaru - P09
    • Ikuti Kami di:



  • Disclaimer     Kontak Kami     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    RiauAkses.com - All Right Reserved
    Desain by : Aditya