https://www.riauakses.com

  • Beranda
  • Pilihan
  • Riau
  • Lancang Kuning
    • Pekanbaru
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Kampar
    • Siak
    • Indragiri Hulu
    • Indragiri Hilir
    • Rokan Hulu
    • Rokan Hilir
    • Pelalawan
    • Kuantan Singingi
    • Kepulauan Meranti
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Politik
  • Hukum
  • Dunia
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lingkungan
    • Sumber Daya Alam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Video

  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://www.riauakses.com

Iklan Atas

https://www.riauakses.com

  • ";
  • Riau
  • Lancang Kuning
    • Pekanbaru
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Kampar
    • Siak
    • Indragiri Hulu
    • Indragiri Hilir
    • Rokan Hulu
    • Rokan Hilir
    • Pelalawan
    • Kuantan Singingi
    • Kepulauan Meranti
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Politik
  • Hukum
  • Dunia
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lingkungan
    • Sumber Daya Alam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Video

Terbaru

Trending

Pilihan

Video

Home / Riau /

Miris! Gajah Latih di Taman Nasional Tesso Nilo Mati Diracun dari Makanan, Polda Riau Buru Pelaku

Jumat, 12 Januari 2024 | 19:27 WIB  
Editor : Rizka
Miris! Gajah Latih di Taman Nasional Tesso Nilo Mati Diracun dari Makanan, Polda Riau Buru Pelaku

Gajah petarung Taman Nasional Tesso Nilo untuk mengatasi konflik satwa ditemukan mati diracun. foto: KB-06

RiauAkses.com, Riau - Kabar duka datang dari dunia konservasi, gajah petarung Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), Pelalawan, Riau untuk mengatasi konflik satwa ditemukan mati diracun, Rabu (10/1/2024) lalu. Ironis, salah satu gading dicuri oleh pelaku pemburu liar.

Kepala Bagian Tata Usaha Balai TNTN Eko Hery Satriyo Utomo mengatakan, gajah jantan berusia 46 tahun ini pertama kali ditemukan oleh sang mahod atau pengasuh gajah dalam kondisi lemas terbaring.

“Waktu ditemukan dia masih hidup, tapi terkapar, masih hidup dan kondisi lemas tidak bisa bangun,” ungkap Eko Hey Satriyo Utomo, Jumat (12/1/2024).

Pengasuhnya pun segera menghubungi Kepala TNTN dan Polisi Sektor Ukui serta dokter hewan dari Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Riau. Lima jam bertahan hidup, akhirnya gajah bernama Rahman ini dinyatakan mati.

“Hasil konservasi dengan dokter hewan dari Balai Besar BKSDA itu, minta diberikan pencahar atau penawar racunnya. Dikasih norin, dikasih susu, terus juga dicuci mulut, dan bagian anusnya. Dalam upaya untuk bisa menetralkan racun, karena kita waktu itu diagnosa awal dari dokter hewan Balai Besar BKSDA itu kemungkinan besar diracun,” lanjutnya.

Tim medis pun melakukan nekropsi atau bedah bangkai dan menemukan adanya bungkusan serbuk hitam di dalam plastik yang diduga racun pemicu kematian.

“Ditemukan serpihan makanan buah, dan juga ada semacam serbuk hitam yang masih dalam ikatan plastik tapi agak sobek. Jadi kemungkinan besar diduga itu racunnya, dan dugaan dari dokter hewannya diberikannya dari makanan itu, dari buah,” katanya.

Sejumlah organ dalam milik gajah Rahman diambil dan dikirim ke laboratorium guna mengetahui jenis racun yang menyebabkan gajah jantan ini mati.

“Jadi kalau pemotongannya (gading), kesimpulan dari dokter hewan yang melakukan nekropsi itu dilakukan dengan benda tajam. Dan dia tidak dipotong dari (biasanya dari dalam) ini dari luar, jadi memang disisakan sedikit. Jadi tidak dipotong sampai pangkal tulangnya, dan dia hanya dari pangkal gading, jadi menyisakan gading sedikit,” tutupnya.

 

Hasil olah tkp petugas kepolisian, para pelaku pemburu ini terbilang profesional lantaran tidak meninggalkan jejak sedikitpun saat beraksi.

Dari laporan petugas Balai TNTN, sebelumnya gajah Rahman diikat di hutan Tesso Nilo yang berdekatan langsung dengan Camp Flying Squad Tesso Nilo. 

Dalam sehari-hari, sang mahod biasa meletakkan gajah Rahman di hutan tersebut untuk mencari makanan.

Hingga kini kasus pembunuhan dan pencurian gading gajah tersebut sudah ditangani oleh Polda Riau. (KB-06/Wahyu)


TOPIK TERKAIT

# Gajah# Taman Nasional Tesso Nilo# Mati# Mati Diracun# Gading Dicuri# Riau Akses
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Ketahuan Jual LPG 3 Kg di Atas HET, Pangkalan di Pekanbaru Siap-siap Kena Sanksi

    Riau•
    Jumat, 12/01/2024 | 11:33 WIB
    RiauAkses.com, Riau - Pengelola pangkalan gas elpiji tiga kilogram yang menjual harga lebih
  • Lagi! Diduga Diracun, Gajah Latih di TNTN Riau Mati Tanpa Gading Sebelah Kiri

    Riau•
    Jumat, 12/01/2024 | 10:43 WIB
    RiauAkses.com, Riau - Gajah latih di Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), Kabupaten Pelalawan,
  • Politik di Rohil Memanas! Baliho Caleg Partai NasDem Ditutup Caleg Partai Golkar, Berujung Pembongkaran

    Riau•
    Jumat, 12/01/2024 | 09:08 WIB
    RiauAkses.com, Riau - Meski sedang musim hujan, suhu perpolitikan di Kabupaten Rokan Hilir
  • 1.742 Warga Riau Terserang DBD Selama 2023, Kota Dumai Terbanyak

    Riau•
    Jumat, 12/01/2024 | 06:48 WIB
    RiauAkses.com, Riau - Dinas Kesehatan Porvinsi Riau mencatat, selama 2023 sebanyak 1.742 warga
  • 2 Pelaku Penyelundupan Sepatu dan Celana Dalam Bekas Diamankan Polda Riau, Ini Peran Masing-masing

    Riau•
    Jumat, 12/01/2024 | 06:27 WIB
    RiauAkses.com, Riau - Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Riau berhasil mengungkap tindak
Banner Ramadhan TAF - P07

TRENDING

  • Pemko Pekanbaru Terima Pandangan Fraksi Terkait Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025

    Pemko Pekanbaru Terima Pandangan Fraksi Terkait Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025

    Selasa, 21/07/2026 | 08:20 WIB
  • Pemprov Riau Gandeng Perusahaan Perbaiki Jalan Mahato–Simpang Manggala

    Pemprov Riau Gandeng Perusahaan Perbaiki Jalan Mahato–Simpang Manggala

    Selasa, 21/07/2026 | 12:33 WIB
  • Agung Nugroho Punya Gebrakan Baru: RT/RW Dilantik, Dasawisma Kembali Aktif di Pekanbaru

    Agung Nugroho Punya Gebrakan Baru: RT/RW Dilantik, Dasawisma Kembali Aktif di Pekanbaru

    Senin, 20/07/2026 | 08:08 WIB
  • Karhutla Rohul dan Inhu Tuntas, Manggala Agni Lanjutkan Pendinginan di Pematang Pudu Bengkalis

    Karhutla Rohul dan Inhu Tuntas, Manggala Agni Lanjutkan Pendinginan di Pematang Pudu Bengkalis

    Senin, 20/07/2026 | 07:16 WIB
  • Tekan Inflasi, Pemprov Riau Gelar Operasi Pasar Murah di Pekanbaru, Kampar, dan Dumai

    Tekan Inflasi, Pemprov Riau Gelar Operasi Pasar Murah di Pekanbaru, Kampar, dan Dumai

    Senin, 20/07/2026 | 11:11 WIB
  • Detik-Detik Pekerja Alat Berat di Siak Diterkam Harimau Sumatera, Selamat Berkat Excavator

    Detik-Detik Pekerja Alat Berat di Siak Diterkam Harimau Sumatera, Selamat Berkat Excavator

    Rabu, 22/07/2026 | 08:49 WIB
  • 70 Lapak PKL di Kawasan Stadion Utama Riau Ditertibkan

    70 Lapak PKL di Kawasan Stadion Utama Riau Ditertibkan

    Rabu, 22/07/2026 | 12:37 WIB
  • Hadiah HUT ke-69 Riau untuk Warga, Denda Pajak Kendaraan Dihapus Sebulan Penuh

    Hadiah HUT ke-69 Riau untuk Warga, Denda Pajak Kendaraan Dihapus Sebulan Penuh

    Rabu, 22/07/2026 | 09:02 WIB
Banner STMIK In Pekanbaru - P09
    • Ikuti Kami di:



  • Disclaimer     Kontak Kami     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    RiauAkses.com - All Right Reserved
    Desain by : Aditya