https://www.riauakses.com

  • Beranda
  • Pilihan
  • Riau
  • Lancang Kuning
    • Pekanbaru
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Kampar
    • Siak
    • Indragiri Hulu
    • Indragiri Hilir
    • Rokan Hulu
    • Rokan Hilir
    • Pelalawan
    • Kuantan Singingi
    • Kepulauan Meranti
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Politik
  • Hukum
  • Dunia
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lingkungan
    • Sumber Daya Alam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Video

  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://www.riauakses.com

Iklan Atas

https://www.riauakses.com

  • ";
  • Riau
  • Lancang Kuning
    • Pekanbaru
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Kampar
    • Siak
    • Indragiri Hulu
    • Indragiri Hilir
    • Rokan Hulu
    • Rokan Hilir
    • Pelalawan
    • Kuantan Singingi
    • Kepulauan Meranti
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Politik
  • Hukum
  • Dunia
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lingkungan
    • Sumber Daya Alam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Video

Terbaru

Trending

Pilihan

Video

Home / Ekonomi /

Sebanyak 1.591 Desa di Riau Diguyur Pemprov Duit Rp 278 Miliar

Kamis, 22 Desember 2022 | 15:30 WIB  
Penulis : Sigit Eka Yunanda | Editor : Hendrik Khoirul Muhid
Sebanyak 1.591 Desa di Riau Diguyur Pemprov Duit Rp 278 Miliar

Gubernur Riau memberikan Bantuan Keuangan Khusus Desa. Foto: Istimewa

RiauAkses.com, Pekanbaru - Pemerintah Provinsi Riau akan mengalokasikan dana Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Desa sebesar Rp278 miliar kepada 1.591 desa untuk tahun 2023. Rata-rata, setiap desa akan menerima bantuan sebesar Rp175 juta.

Pihak pemerintah telah menyampaikan pagu indikatif penggunaan dana BKK tersebut awal Desember 2022 melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten untuk mempercepat penyaluran.

Kepala PMD dan Kependudukan Pencatatan Sipil (PMD-Dukcapil) Riau, Djoko Edy Imhar menyebut angka ini naik dari Rp238 miliar pada 2022, dengan rata-rata Rp150 juta per desa.

“Untuk BKK Desa tahun 2023 sebesar Rp278 miliar. Meningkat dari tahun ini,” katanya.

Bantuan tersebut akan diberikan kepada 1.591 desa di sembilan kabupaten di Riau. Jumlah bantuan yang diberikan kepada setiap desa ini akan berbeda, tergantung pada klasifikasi Badan Usaha Milik Desa.

“Jadi bantuan keuangan desa variatif, tergantung klasifikasi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), dasar, tumbuh, berkembang dan maju. Jadi bantuan sangat ditentukan oleh klasifikasi,” jelas Djoko.

Diketahui BKK adalah bantuan yang diberikan kepada desa berupa uang yang bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja daerah yang peruntukannya dan pengelolaannya ditetapkan oleh pemerintah daerah sesuai dengan kewenangan desa.

Tujuan Pemberian BKK adalah sebagai bentuk dukungan daerah kepada pemerintah desa dalam pengembangan perekonomian, penanggulangan kemiskinan dan pengangguran, peningkatan daya saing dengan infrastruktur untuk pembangunan berkelanjutan.

Djoko menyebut, untuk kemudahan dan percepatan penyaluran BKK Desa, aparat desa harus segera memuat BKK tersebut.

“Pagu indikatif itu agar dapat dimuat dalam Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes) untuk percepatan penyaluran DKK desa tahun 2023,” terangnya. (CR-02)


TOPIK TERKAIT

# BKKDesa# DanaDesa# Desa
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Desa Mekong Juara I Lomba Desa Pangan Aman, Berpotensi Wakili Riau ke Nasional

    Riau•
    Rabu, 14/12/2022 | 23:06 WIB
    RiauAkses.com, Selatpanjang – Desa Mekong, Kecamatan Tebingtinggi Barat meraih Juara I Lomba
  • Ribuan Hektare Lahan Gambut di Desa Simpang Ayam Bengkalis Amblas, Kades Singgung Kanal PT Meskom

    Lancang Kuning•
    Senin, 12/12/2022 | 10:00 WIB
    RiauAkses.com, Bengkalis - Kepala Desa Simpang Ayam Kabupaten Bengkalis, Mujiono
Banner Ramadhan TAF - P07

TRENDING

  • Ini Komoditas Bahan Pangan Indonesia yang Sangat Tergantung dengan Impor

    Ini Komoditas Bahan Pangan Indonesia yang Sangat Tergantung dengan Impor

    Minggu, 09/08/2026 | 23:40 WIB
  • Minyak Habis, Sawit dan HTI Menghampar: Ke Mana Arah Ekonomi Riau di Usia 69 Tahun?

    Minyak Habis, Sawit dan HTI Menghampar: Ke Mana Arah Ekonomi Riau di Usia 69 Tahun?

    Minggu, 09/08/2026 | 23:35 WIB
  • Rp602 Miliar Mengalir ke Riau, Tapi APBD Masih Tercekik: Bengkalis Dapat Terbesar

    Rp602 Miliar Mengalir ke Riau, Tapi APBD Masih Tercekik: Bengkalis Dapat Terbesar

    Selasa, 11/08/2026 | 21:49 WIB
  • Sepuluh Hari Karhutla di Pelalawan Belum Padam, Petugas Hadapi Medan Sulit

    Sepuluh Hari Karhutla di Pelalawan Belum Padam, Petugas Hadapi Medan Sulit

    Sabtu, 08/08/2026 | 19:56 WIB
  • Nasib Pengelola Pasar Bawah di Ujung Tanduk, Pemko Pekanbaru Bahas Kelanjutan Revitalisasi Pekan Depan

    Nasib Pengelola Pasar Bawah di Ujung Tanduk, Pemko Pekanbaru Bahas Kelanjutan Revitalisasi Pekan Depan

    Sabtu, 08/08/2026 | 20:07 WIB
  • 72,28 Juta Penduduk Bersinggungan dengan Kawasan Hutan, Pemerintah Didesak Segera Tuntaskan Konflik Agraria

    72,28 Juta Penduduk Bersinggungan dengan Kawasan Hutan, Pemerintah Didesak Segera Tuntaskan Konflik Agraria

    Selasa, 11/08/2026 | 21:31 WIB
Banner STMIK In Pekanbaru - P09
    • Ikuti Kami di:



  • Disclaimer     Kontak Kami     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    RiauAkses.com - All Right Reserved
    Desain by : Aditya