https://www.riauakses.com

  • Beranda
  • Pilihan
  • Riau
  • Lancang Kuning
    • Pekanbaru
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Kampar
    • Siak
    • Indragiri Hulu
    • Indragiri Hilir
    • Rokan Hulu
    • Rokan Hilir
    • Pelalawan
    • Kuantan Singingi
    • Kepulauan Meranti
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Politik
  • Hukum
  • Dunia
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lingkungan
    • Sumber Daya Alam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Video

  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://www.riauakses.com

Iklan Atas

https://www.riauakses.com

  • ";
  • Riau
  • Lancang Kuning
    • Pekanbaru
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Kampar
    • Siak
    • Indragiri Hulu
    • Indragiri Hilir
    • Rokan Hulu
    • Rokan Hilir
    • Pelalawan
    • Kuantan Singingi
    • Kepulauan Meranti
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Politik
  • Hukum
  • Dunia
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lingkungan
    • Sumber Daya Alam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Video

Terbaru

Trending

Pilihan

Video

Home / Riau /

Aliansi Masyarakat Kepulauan Meranti Desak Batalkan Proyek Rempang Eco City: Hentikan Tindakan Represif dan Intimidatif!

Selasa, 12 September 2023 | 21:33 WIB  
Penulis : Ali Imran | Editor : Novita Asri Irawan
Aliansi Masyarakat Kepulauan Meranti Desak Batalkan Proyek Rempang Eco City: Hentikan Tindakan Represif dan Intimidatif!

Aliansi Masyarakat Kepulauan Meranti Peduli Rempang dan Galang mendesak dihentikannya kekerasan dan tindakan represif kepada warga. Foto: Ali Imran

RiauAkses.com, Kepulauan Meranti - Solidaritas dan keprihatinnya atas pecahnya bentrok dan kericuhan menentang relokasi warga untuk proyek strategis nasional Rempang Eco City di Kepulauan Riau muncul dari sejumlah daerah. Secara khusus, keperihan dirasakan oleh saudara serumpun di Kepulauan Meranti, Riau.

Ratusan masyarakat di Selatpanjang berkumpul dan menyatakan sikap mendesak pemerintah pusat membatalkan proyek Rempang Eco City. 

Desakan itu dikarenakan ada sebanyak 17 ribu jiwa warga di 16 titik di kampung-kampung tua Pulau Rempang, Kecamatan Galang, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau yang merupakan warga asli dan memiliki hak konstitusional untuk dilindungi dan berhak atas keadilan. 

Pernyataan sikap tersebut tertuang dalam surat yang dikeluarkan oleh Aliansi Masyarakat Kepulauan Meranti Peduli Rempang dan Galang berdasarkan hasil musyawarah bersama sejumlah elemen yang terdiri dari lintas agama, suku dan organisasi, Senin (11/9/2023).

Pernyataan sikap dibacakan langsung oleh Koordinator Lapangan Aliansi Masyarakat Kepulauan Meranti Peduli Rempang dan Galang, Hendrizal bersama sejumlah elemen di Gedung LAMR Kepulauan Meranti.

Hendrizal menjelaskan, pernyataan sikap tersebut adalah bentuk kepedulian terhadap peristiwa yang menimpa masyarakat Rempang-Galang.

"Tujuan kita hanya satu yakni mengungkapkan kepedulian sebagai bagian dari rekan serumpun, satu negara dan setanah air," kata Hendrizal. 

Pria yang akrab disapa Bocang itu juga mengatakan sebagai bagian dari rumpun Melayu, maka sudah menjadi kewajiban untuk memberikan dukungan.

 

"Maka kita bagian dari yang memiliki kepedulian, wajib memberikan dukungan moril dengan menyatakan sikap. Tentunya ini akan menjadi penyemangat bagi mereka bahwa kepedulian datang dari luar daerah lain yang juga menyatakan simpati," ujar Bocang. 

Dikatakan Bocang, pihaknya berkeyakinan bahwa permasalahan tersebut bisa diselesaikan dengan baik melalui musyawarah dan mufakat. Selain itu pihaknya juga mendorong pemerintah untuk bijaksana menyikapi persoalan ini. 

"Kita juga mendorong pemerintah untuk menyelesaikan ini dengan arif dan bijaksana. Sungguh naif rasanya dan sebuah sikap yang apatis jika kita tidak menyatakan dukungan terhadap mereka, bagaimana suatu saat ini juga terjadi di daerah kita," ungkap Bocang. 

Ditegaskan Bocang, dukungan yang diberikan atas nama masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti itu merupakan sebuah bentuk solidaritas dari semua suku yang ada di kabupaten termuda di Provinsi Riau itu. 

"Perlu diingatkan bahwa dukungan yang kita berikan ini bukan dari masyarakat Melayu tapi masyarakat Kepulauan Meranti. Seluruh elemen masyarakat mendukung ini dan terjadi kekompakan luar biasa dari lintas etnis dan suku yang ada. Semoga saja kebersamaan ini terus berlanjut untuk hal yang lain dan ini menjadi awal untuk kita peduli terhadap hal yang lain untuk Kepulauan Meranti lebih baik ke depannya," pungkasnya. 

Berikut isi pernyataan sikap masyarakat Kepulauan Meranti:

1. Aliansi Masyarakat Kepulauan Meranti Peduli Rempang dan Galang sangat menyesalkan terjadinya bentrokan antara tim gabungan keamanan dengan kelompok masyarakat Melayu di Pulau Rempang dan pulau Galang yang mencederai nilai-nilai kemanusiaan baik fisik dan psikologis. 

2. Meminta kepada pemerintah pusat dan Pemerintah daerah untuk tidak menggunakan cara-cara represif dan intimidatif terhadap masyarakat Melayu yang mempertahankan hak dalam menyelesaikan masalah yang berhubungan dengan masyarakat Melayu Pulau Rempang dan Pulau Galang. 

 

3. Meminta kepada pihak-pihak untuk menahan diri dalam proses penyelesaian yang dilakukan dengan mengedepankan asas musyawarah dan mufakat, serta menjunjung tinggi nilai-nilai adat setempat. 

4. Meminta pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk segera mengambil langkah bijak dan berkeadilan serta kepastian dalam menyelesaikan masalah dan melindungi hak-hak masyarakat Melayu Pulau Rempang dan Pulau Galang. 

5. Aliansi Masyarakat Kepulauan Meranti Peduli Rempang dan Galang sangat mendukung investasi di segala bidang di wilayah Indonesia demi kemajuan bersama, namun dengan tetap mengedepankan asas musyawarah dan mufakat kepada penduduk tempatan dan tidak merugikan mana-mana pihak, baik itu investor maupun penduduk tempatan. 

6. Aliansi Masyarakat Kepulauan Meranti mendesak pemerintah pusat meninjau ulang dan mencabut izin yang diberikan kepada investor pengembang Pulau Rempang dan Galang. (R-01)

Sumber : SabangMeraukeNews.Com

TOPIK TERKAIT

# Aliansi Masyarakat Kepulauan Meranti# Desak# Batalkan# Proyek Rempang Eco City# RiauAkses.com
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Polres Kepulauan Meranti Tetapkan Kelurahan Selatpanjang Barat Jadi Kampung Bebas Narkoba, Apa Programnya?

    Riau•
    Selasa, 12/09/2023 | 20:52 WIB
    RiauAkses.com, Kepulauan Meranti - Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Meranti meresmikan Kelurahan
  • Polisi Tangkap Pasangan Suami Istri Tersangka Pembunuhan di Rokan Hilir, Eksekutor Dibayar Rp 2 Juta

    Hukum•
    Selasa, 12/09/2023 | 20:32 WIB
    RiauAkses.com, Rokan Hilir - Tiga pelaku pembunuhan terhadap korban Joni Iskandar (28) warga
  • Hancur Jalan Suka Karya Perbatasan Pekanbaru-Kampar, Banyak Warga Jatuh dari Kendaraan

    Riau•
    Selasa, 12/09/2023 | 20:24 WIB
    RiauAkses.com, Pekanbaru - Kondisi Jalan Suka Karya di perbatasan wilayah Pekanbaru-Kampar kian
  • 2 Ruas Jalan di Kota Selatpanjang Dipermak Jadi Mulus, Gunakan Dana Sisa CCO Proyek Jalan Desa Banglas

    Riau•
    Selasa, 12/09/2023 | 20:07 WIB
    RiauAkses.com, Kepulauan Meranti  - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten
  • Harga TBS Kelapa Sawit Mitra Swadaya Riau Menurun Dalam Sepekan

    Ekonomi•
    Selasa, 12/09/2023 | 19:56 WIB
    RiauAkses.com, Pekanbaru - Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Riau bersama tim penetapan harga pada
Banner Ramadhan TAF - P07

TRENDING

  • Pekanbaru Kota Terbaik II Turunkan Kemiskinan dan Stunting

    Pekanbaru Kota Terbaik II Turunkan Kemiskinan dan Stunting

    Minggu, 26/04/2026 | 17:19 WIB
  • PLN UIP3B Sumatera Siap Salurkan Electrifying Agriculture, Harapan Baru Pembudidaya Ikan di Padang Pariaman

    PLN UIP3B Sumatera Siap Salurkan Electrifying Agriculture, Harapan Baru Pembudidaya Ikan di Padang Pariaman

    Kamis, 30/04/2026 | 19:17 WIB
  • Dibuka Sekretaris Dinas Kominfo Rohil, PWI Rokan Hilir Gelar Konferensi ke VIII

    Dibuka Sekretaris Dinas Kominfo Rohil, PWI Rokan Hilir Gelar Konferensi ke VIII

    Rabu, 29/04/2026 | 12:04 WIB
  • Jemaah Haji Asal Kampar Wafat di Masjid Nabawi, Kanwil Sampaikan Duka Mendalam

    Jemaah Haji Asal Kampar Wafat di Masjid Nabawi, Kanwil Sampaikan Duka Mendalam

    Kamis, 30/04/2026 | 07:00 WIB
  • 453 Jamaah Haji Kampar Diberangkatkan dalam 3 Kloter, Ini Jadwal Lengkapnya

    453 Jamaah Haji Kampar Diberangkatkan dalam 3 Kloter, Ini Jadwal Lengkapnya

    Minggu, 26/04/2026 | 08:00 WIB
  • Viral Video Korban Bullying Hebohkan Publik, Tim Sumber Rohil Tegaskan Kejadian Bukan di Rokan Hilir

    Viral Video Korban Bullying Hebohkan Publik, Tim Sumber Rohil Tegaskan Kejadian Bukan di Rokan Hilir

    Sabtu, 25/04/2026 | 10:30 WIB
  • Prakiraan Cuaca Riau Sabtu 25 April 2026: Hujan Ringan Dominasi Sebagian Besar Wilayah

    Prakiraan Cuaca Riau Sabtu 25 April 2026: Hujan Ringan Dominasi Sebagian Besar Wilayah

    Sabtu, 25/04/2026 | 08:24 WIB
  • Tim Gabungan Tangkap Debt Collector Lakukan Kekerasan dan Pemerasan di Pekanbaru

    Tim Gabungan Tangkap Debt Collector Lakukan Kekerasan dan Pemerasan di Pekanbaru

    Minggu, 26/04/2026 | 16:24 WIB
Banner STMIK In Pekanbaru - P09
    • Ikuti Kami di:



  • Disclaimer     Kontak Kami     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    RiauAkses.com - All Right Reserved
    Desain by : Aditya