https://www.riauakses.com

  • Beranda
  • Pilihan
  • Riau
  • Lancang Kuning
    • Pekanbaru
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Kampar
    • Siak
    • Indragiri Hulu
    • Indragiri Hilir
    • Rokan Hulu
    • Rokan Hilir
    • Pelalawan
    • Kuantan Singingi
    • Kepulauan Meranti
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Politik
  • Hukum
  • Dunia
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lingkungan
    • Sumber Daya Alam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Video

  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://www.riauakses.com

Iklan Atas

https://www.riauakses.com

  • ";
  • Riau
  • Lancang Kuning
    • Pekanbaru
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Kampar
    • Siak
    • Indragiri Hulu
    • Indragiri Hilir
    • Rokan Hulu
    • Rokan Hilir
    • Pelalawan
    • Kuantan Singingi
    • Kepulauan Meranti
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Politik
  • Hukum
  • Dunia
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lingkungan
    • Sumber Daya Alam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Video

Terbaru

Trending

Pilihan

Video

Home / Riau /

Pelabuhan Selatpanjang Diserbu Ratusan Calon Penumpang Pencari Kerja Tujuan Malaysia, Kecewa Berat Tiket Sudah Habis 

Kamis, 13 Juli 2023 | 21:28 WIB  
Penulis : Ali Imran | Editor : Novita Asri Irawan
Pelabuhan Selatpanjang Diserbu Ratusan Calon Penumpang Pencari Kerja Tujuan Malaysia, Kecewa Berat Tiket Sudah Habis 

Ratusan calon penumpang di Pelabuhan Tanjung Harapan, Selatpanjang membludak rebutan tiket kapal tujuan Malaysia, Kamis (13/7/2023). Foto: Ali Imran

RiauAkses.com, Kepulauan Meranti - Ratusan warga Kepulauan Meranti menyemut di Pelabuhan Tanjung Harapan, Selatpanjang, Kamis (13/7/2023). Kerumunan akibat antrean panjang barisan manusia terlihat mengular di sudut terminal. 

Sekitar 600 orang warga calon penumpang mengantre untuk mendapatkan tiket kapal tujuan Selatpanjang-Batu Pahat, Malaysia. Bahkan banyak dari mereka sudah menunggu sejak pukul 4 subuh tadi, namun saat loket penjualan tiket dibuka pukul 7 pagi, mereka tetap tidak kebagian tiket. 

Mereka pun kecewa berat. Warga terpaksa kembali rumah masing-masing. Kocek pun kembali dirogoh untuk membayar ongkos pulang, kendati tiket tak mereka peroleh. 

Rata-rata dari mereka berasal dari desa di sejumlah kecamatan di Kabupaten Kepulauan Meranti yang harus menyeberang menggunakan kapal atau naik sepeda motor.

Ratusan calon penumpang tujuan ke Malaysia itu merupakan warga yang ingin mengadu nasib dan bekerja menggunakan paspor pelancong. Fenomena ini sudah terjadi sejak puluhan tahun silam. Lapangan kerja di Kepulauan Meranti terbatas, sehingga pilihan merantau ke negeri jiran menjadi hal yang lebih menarik. 

Salah satu warga dari Kecamatan Rangsang Barat, Sahrul yang telah antre di Pelabuhan sejak pukul 5 subuh tadi menyatakan, seharusnya sejak awal calon pemesan tiket didata dan disesuaikan dengan jumlah tiket yang tersedia.

"Harusnya dibuka sistem booking dan dibuka sebelum kapal berangkat. Sehingga kami tidak perlu menunggu lama, padahal tiketnya sudah habis," ujarnya.

Andi, warga asal Kecamatan Merbau mengatakan dengan tidak didapatkan tiket untuk berangkat dirinya harus kembali menginap di hotel karena tidak memiliki saudara di ibukota kabupaten ini. 

 

"Belum lagi bekerja, sudah banyak duit yang harus dikeluarkan. Untuk makan dan menginap di Selatpanjang. Kalau harus pulang, kami jadi bolak-balik jadinya," tuturnya. 

Solusi Belum Berhasil

Sebenarnya, pihak KSOP sudah menetapkan kebijakan untuk keberangkatan tanggal 13 Juli, pembelian tiket kapal tujuan Malaysia dibuka pada tanggal 10 Juli. Syaratnya, harus menyertakan paspor dan dibeli langsung oleh calon penumpang. Adapun jadwal penjualan tiket dimulai pukul 11 siang.

Namun kenyataannya, tiket keberangkatan hari ini justru dijual hari ini ini juga. Akibatnya, calon penumpang menumpuk dan kebanyakan tidak kebagian tiket lagi.

Sejak beberapa pekan lalu, warga Kepulauan Meranti yang ingin bepergian ke negeri jiran Malaysia mengeluhkan sulitnya untuk mendapatkan tiket kapal. 

Setiap harinya penumpang keberangkatan luar negeri ini menumpuk dan warga harus berebutan untuk membeli tiket karena tiket yang dijual terbatas karena kapasitas penumpang kapal MV Pintas Samudera 8 yang melayani trayek Selatpanjang, Kepulauan Meranti tujuan Baru Pahat, Malaysia dibatasi hanya 120 orang. 

Membludaknya penumpang hingga banyak yang tidak mendapatkan tiket, disebabkan adanya regulasi baru yang melarang warga Kepulauan Meranti berangkat ke Malaysia lewat jalur Tanjung Balai, Kepulauan Riau. 

Terkait menumpuknya penumpang ke Malaysia sehingga banyak warga yang tidak mendapatkan tiket, pihak perusahaan jasa pelayaran PT Putri Riau Sejati juga menambah armada dengan mendatangkan kapal MV Trans Jet. Hanya saja, sampai saat ini izin trayeknya belum keluar dari pemerintah Malaysia. 

Polisi Turun Tangan

Membludaknya antrean calon penumpang membuat pihak kepolisian ikut turun tangan mengurai massa. 

 

Hasil kesepakatan yang melibatkan Polres Kepulauan Meranti, KSOP Selatpanjang dan perusahaan agen tiket serta LSM Badan Pemantau Kebijakan Publik yakni dengan menerbitkan kupon sebanyak 120 tiket untuk keberangkatan tanggal 14 Juli hingga 20 Juli mendatang.

Belum bisa dipastikan apakah solusi ini bisa berhasil untuk mengurai banyaknya antrean warga yang ingin membeli tiket. (R-01)

Sumber : SabangMeraukeNews.Com

TOPIK TERKAIT

# Ratusan Calon Penumpang# Pelabuhan Selat Panjang# Pencari Kerja# Tujuan Malaysia# Kecewa Berat# Tiket Hab
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

Banner Ramadhan TAF - P07

TRENDING

  • Perkuat Tulang Punggung Listrik Riau, PLN Lakukan Final Check Relokasi Tower SUTT 150 kV

    Perkuat Tulang Punggung Listrik Riau, PLN Lakukan Final Check Relokasi Tower SUTT 150 kV

    Sabtu, 18/04/2026 | 22:08 WIB
  • Cegah TPPO dan Penyelundupan Manusia, Imigrasi Selatpanjang Bentuk Desa Binaan di Kepulauan Meranti

    Cegah TPPO dan Penyelundupan Manusia, Imigrasi Selatpanjang Bentuk Desa Binaan di Kepulauan Meranti

    Selasa, 21/04/2026 | 08:31 WIB
  • Kinerja LPS Pekanbaru Terus Dievaluasi

    Kinerja LPS Pekanbaru Terus Dievaluasi

    Selasa, 21/04/2026 | 10:35 WIB
  • Demo Warga Pasir Limau Kapas Memanas, Rumah Terduga Bandar Sabu Dirusak dan Dibakar

    Demo Warga Pasir Limau Kapas Memanas, Rumah Terduga Bandar Sabu Dirusak dan Dibakar

    Selasa, 21/04/2026 | 08:41 WIB
  • 422 Calon Siswa SKO Riau Lulus Administrasi, Siap Bertarung di Tes Fisik!

    422 Calon Siswa SKO Riau Lulus Administrasi, Siap Bertarung di Tes Fisik!

    Selasa, 21/04/2026 | 08:36 WIB
  • Dinkes Riau Pastikan 297 Layanan HIV, Tes hingga Pengobatan Bisa Diakses Pasien Secara Gratis

    Dinkes Riau Pastikan 297 Layanan HIV, Tes hingga Pengobatan Bisa Diakses Pasien Secara Gratis

    Selasa, 21/04/2026 | 08:40 WIB
  • Warga Hanyut Saat Banjir di Perumahan Griya Sidomulyo, Tim Gabungan Lakukan Pencarian

    Warga Hanyut Saat Banjir di Perumahan Griya Sidomulyo, Tim Gabungan Lakukan Pencarian

    Selasa, 21/04/2026 | 08:44 WIB
  • PSPS Pekanbaru Tundukkan Persekat Tegal 4-2, Pastikan Posisi di Liga 2 Musim Depan

    PSPS Pekanbaru Tundukkan Persekat Tegal 4-2, Pastikan Posisi di Liga 2 Musim Depan

    Selasa, 21/04/2026 | 18:34 WIB
Banner STMIK In Pekanbaru - P09
    • Ikuti Kami di:



  • Disclaimer     Kontak Kami     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    RiauAkses.com - All Right Reserved
    Desain by : Aditya