Home / Lancang Kuning / Rokan Hilir
Unsur Pimpinan Kecamatan dan Stakeholder di Rokan Hilir Gelar Apel Siaga Karhutla
Apel siaga Karhutla. Foto: Istimewa
RiauAkses.com, Rokan Hilir - Memasuki musim kemarau, Unsur Pimpinan Kecamatan (Upika) di Kabupaten Rokan Hilir, tepatnya Kecamatan Balai Jaya menggelar apel siaga kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Kegiatan itu digelar di halaman Kantor Camat Balai Jaya, Senin (27/2/2023) pagi.
Apel dihadiri oleh Camat Balai Jaya, M Fauzan, Koramil 03/Bgs yang dipimpin oleh Serma Syahruddin, Polsek Bagan Sinembah yang dipimpin oleh Waka Polsek, AKP Syaf Yandra, Datuk Penghulu dan Lurah se-kecamatan Balai Jaya, Regu Pemadam Kebakaran (RPK) dari PT Salim Ivomas Pratama dan Masyarakat Peduli Api.
Dalam amanatnya, Camat Balai Jaya, M Fauzan mengatakan apel siaga darurat kebakaran hutan dan lahan ini dilaksanakan untuk memastikan kesatuan tugas penanggulangan bencana hutan dan lahan baik personil dan alat yang digunakan berjalan dengan baik.
Lanjutnya, sesuai arahan Presiden Joko Widodo menekan pada 6 hal. Pertama, prioritas pencegahan melalui monitoring dan patroli, Pengawasan harus sampai ke tingkat bawah melibatkan Babinsa, Bhabinkamtibmas dan Kades serta seluruh stakeholder.
Semua pihak harus mencari solusi yang permanen untuk menangani karhutla, Penataan ekosistem gambut harus terus menerus dilanjutkan, jangan biarkan api membesar kita harus tanggap dan jangan terlambat sehingga api sulit untuk dikendalikan.
Selain itu lanjut Camat perlunya langkah penegakan hukum harus dilakukan tanpa kompromi. Baik perdata maupun pidana sehingga menimbulkan efek jera.
“Saya berharap Tim yang sudah dibentuk dapat bekerja sebaik-baiknya. Subsatgas harus bersinergi kepada semua pihak. Para peserta apel, Saya menghimbau kepada seluruh satuan tugas kami ucapkan tetap semangat, tetap solid dan tetap jaga kesehatan,” ujarnya
“Kita berharap Langit Riau tetap biru dan Balai Jaya khususnya bebas asap pada tahun 2023. Mari kita jaga alam, maka alam akan menjaga kita semua. Semoga tuhan yang maha esa menjaga kita dalam memberikan pengabdian terbaik dalam menjaga Kabupaten Rohul,” ujarnya
Sementara itu Waka Polsek Bagan Sinembah, AKP H Syaf Yandra SH mengatakan, bahwa kegiatan apel kesiapsiagaan penanganan Karhutla tersebut adalah merupakan langkah awal pencegahan.
“Itu adalah wujud kepedulian serta langkah antisipasi terjadinya kebakaran lahan dan hutan khususnya di daerah Kecamatan Balai Jaya," ujarnya.
Oleh karena itu sebagaimana kita ketahui bahwa beberapa minggu ini sudah terjadi panas yang cukup terik dan tidak turun hujan, dan walaupun turun hujan hanya sebagian kecil yaitu masih berupa hujan lokal yang masih memungkinkan terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan.
“Dalam rangka mengantisipasi Karhutla, Koramil 03/Bgs melaksanakan Apel Kesiapsiagaan sekaligus menggelar Perlengkapan kita yang ada," jelasnya kembali.
Senada dengan hal itu Danramil 03/Bgs, Kapten Inf M Manurung mengatakan, bahwa pihaknya juga akan bekerjasama dengan Instansi terkait, dalam hal ini Badan penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Manggala Agni, Masyarakat peduli Api (MPA) dan RPK dari Perusahaan yang ada di wilayah binaan.
"Kemudian dengan Polsek selalu bersinergi untuk melakukan pemadaman di lapangan. Dan tidak ketinggalan yang sangat membantu selama ini kawan-kawan kita yang ada di perusahaan-perusahaan," terangnya.
Dimana pihaknya juga sudah menyampaikan bahwa harus tetap mewaspadai pada musim kemarau ini.
"Semua ini dilakukan dalam rangka mengantisipasi jika terjadi kebakaran, terutama dilahan masyarakat dan daerah sekitar lahan perusahaan," ungkapnya lagi.
Melalui kegiatan ini, selaku Danramil menghimbau kepada seluruh Elemen masyarakat agar tidak mengolah lahan tidak dengan cara membakar.
“Kenapa demikian? Karena apabila terjadi kebakaran yang tidak terkendali kita sama-sama mengetahui bahaya asap yang ditimbulkan oleh kebakaran sangat luar biasa dan menyerang saluran pernafasan kita, ditambah dengan adanya asap ini, sehingga sangat memungkinkan membuat situasi itu semakin parah”, tegasnya.
Oleh karena itu kami berharap kepada warga masyarakat agar betul-betul dalam pengolahan lahan tidak dengan cara membakar, apalagi jika dikaitkan dengan kesehatan yang lain.
"Kemudian dari segi pendidikan juga, kalau asapnya sudah sangat tebal kita tahu sendiri sudah beberapa kali di tempat kita ini anak-anak sekolah diliburkan, sekarang ini anak-anak kita ini baru mulai masuk sekolah, itupun baru beberapa sekolah yang ditunjuk oleh pemerintah untuk melaksanakan sekolah tatap muka," tegas Kapten Inf M Manurung. (R-02)
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
Hampir Tiga Jam Pemeriksaan Saksi Kasus Pekerja PT PPLI Tewas di Tangki Limbah, Kadis Wasnaker Sebut Segera Tetapkan Tersangka
RiauAkses.com, Pekanbaru - Hampir tiga jam proses pemeriksaan kasus kematian tiga pekerja PTPemko Pekanbaru Bakal Gelar Pasar Murah Antisipasi Harga Melonjak Jelang Puasa
RiauAkses.com, Pekanbaru - Ada rencana pasar murah kembali digelar di Kota Pekanbaru dalam waktuBawa Pil Ekstasi Diduga Untuk Pesta Narkoba, 3 Orang Pengunjung Koro Koro di Pekanbaru Diamankan Polisi
RiauAkses.com, Pekanbaru - Tiga orang pengunjung Koro Koro yang berada di Jalan HR Soebrantas,Diduga Lakukan Aktivitas Tambang Batu Bara Ilegal, Dua Orang Pria di Inhil Diamankan Polisi
RiauAkses.com, Tembilahan - Sat Reskrim Polres Inhil mengamankan dua orang pelaku berinisial H (43)Sri Rahayu, Perempuan Asal Kepulauan Meranti Juara Harapan I Hafalan Al-Qur’an 30 Juz Tingkat Dunia
RiauAkses.com, Selatpanjang - Sri Rahayu Lestari Putri, perempuan asli Riau warga Desa Tanjung




Komentar Via Facebook :